Senin, 20 Juli 2026

Breaking News

  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
  • Sempena Hari Jadi Ke-514 Bengkalis: LAMR Gelar Sepekan Kenduri Adat Penuh Warna dan Budaya   ●   
Sebanyak 6,978 Personel Gabungan TNI Dan POLRI Sap Siaga
Polda Riau Kerahkan Kekuatan Penuh Amankan Pilpres
Jumat 16 Mei 2014, 03:28 WIB


PEKANBARU. Riaumadani.com -  Kapolda Brigjen Condro Kirono mengatakan ada sebanyak 6.978 personel gabungan dari TNI dan Polri yang akan disiapkan untuk mengamankan berbagai wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden 2014 dan itu merupakan kekuatan penuh.

"Jumah tersebut merupakan kekuatan penuh yang akan diturunkan dalam Operasi Mantap Brata," kata Condro lewat pesan elektronik yang diterima Jumat (16/5/2014) siang.

Kapolda mengatakan, Operasi Mantap Brata dilaksanakan sebagai upaya pengamanan jelang maupun ketika pelaksanaan Pilpres mendatang.

Tentunya, lanjut kata dia, sesuai dengan tahapan yang dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada akhir Juni sudah dimulai dan ini akan membutuhkan pengawasan agar tetap berjalan kondusif.

Ia mengatakan, dari total 6.978 personel tersebut, 6.548 diantaranya merupakan personel kepolisian yang terdiri dari berbagai kesatuan Mapolda maupun tiap resor di seluruh kabupaten/kota.

"Untuk pasukan TNI sementara ini informasinya ada sebanyak 430 personel dari berbagai batalyon atau kesatuan. Namun jumlahnya bisa lebih banyak," kata Condro.

Hasil dari rapat Operasi Mantap Brata, demikian Condro, di tiap kabupaten/kota dipertanggung jawabkan oleh masing-masing Polres yang juga akan mendapat bantuan dari personel TNI.

"Kalau menurut dari informasinya, tiap kabupaten dan kota itu ada bantuan 30 sampai 40 personel TNI. Tergantung tingkat kerawanan suatu daerah tersebut," katanya.

Namun khusus untuk Polresta Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau, kata dia, akan mendapat bantuan sebanyak 100 personel dari TNI dan itu belum termasuk pengamanan objek vital sehingga totalnya mencapai lebih 400 personel TNI.

"Pekanbaru tentunya menjadi pusat pengamanan dan kekuatan penuh diturunkan untuk mengantisipasi berbagai hal yang tak diinginkan," katanya. **




Editor : Sumber : GR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top