Trans Metro Pekanbaru (TMP)
bus Trans Metro Pekanbaru (TMP)
Bus TMP Diserahkan ke Perusahaan Daerah, Walikota Anggap Dishub Tak Maksimal
Minggu 23 Desember 2018, 22:37 WIB
bus Trans Metro Pekanbaru (TMP)
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Sebelum dikelola Dinas Perhubungan (Dishub), bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) pernah dikelola oleh Perusahaan Daerah Pembangunan yang kini menjadi PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (PT SPP).
Belakangan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali ingin menyerahkan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) itu ke perusahaan daerah. Proses administrasinya sudah berjalan dan akan dijalankan perusahaan milik Pemko pada Februari 2019 mendatang.
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, bulan Januari nanti atau di masa transisi masih di bawah naungan UPTD Dishub dan didampingi oleh inspektorat. "Masa transisi ini nanti selama satu bulan," kata Walikota, Minggu lalu.
Di Februari nanti, semua kendaraan bantuan dari Kementerian Perhubungan itu mulai dikelola oleh perusahaan daerah. Ia beralasan, bus sebanyak itu tidak akan mampu dikelola maksimal oleh UPTD yang hanya dipimpin oleh eselon IV.
"Kendaraan sebanyak itu tidak efektif dikelolah oleh UPTD. UPTD itu hanya eselon IV. Orangnya tidak seberapa, sementara yang mau dioperasikan ini jumlahnya ratusan," kata dia.
Terlebih ditambah lagi 10 unit. Saat ini jumlahnya sudah 100 unit lebih. Jumlah sebanyak itu, kata dia, mesti dikelolah oleh yang lebih profesional. "Perusahaan daerah yang kita tunjuk mengelola," sebutnya.
Ia juga menyebut, langkah yang lakukan ini agar pengoperasian bus TMP dikelola dengan profesional. Meski dikelola oleh UPTD, menurut dia, Dishub akan ikut melakukan pembinaan.
Ditanya mengapa saat itu Pemko menghentikan pengoperasian TMP di bawah perusahaan daerah dan mengalihkan ke Dishub sampai hari ini, ia beralasan terlalu membebani anggaran daerah. Ia pun mengklaim saat itu pengoperasian bus TMP cukup baik.
"Kenapa kita hentikan saat dikelola oleh perusahaan daerah, karena itu bus sewa. Terlalu membebani anggaran, kemudian juga subsidi tiket. Kalau sekarang kita hanya subsidi tiket saja," jelasnya. *Hc
Belakangan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali ingin menyerahkan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) itu ke perusahaan daerah. Proses administrasinya sudah berjalan dan akan dijalankan perusahaan milik Pemko pada Februari 2019 mendatang.
Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, bulan Januari nanti atau di masa transisi masih di bawah naungan UPTD Dishub dan didampingi oleh inspektorat. "Masa transisi ini nanti selama satu bulan," kata Walikota, Minggu lalu.
Di Februari nanti, semua kendaraan bantuan dari Kementerian Perhubungan itu mulai dikelola oleh perusahaan daerah. Ia beralasan, bus sebanyak itu tidak akan mampu dikelola maksimal oleh UPTD yang hanya dipimpin oleh eselon IV.
"Kendaraan sebanyak itu tidak efektif dikelolah oleh UPTD. UPTD itu hanya eselon IV. Orangnya tidak seberapa, sementara yang mau dioperasikan ini jumlahnya ratusan," kata dia.
Terlebih ditambah lagi 10 unit. Saat ini jumlahnya sudah 100 unit lebih. Jumlah sebanyak itu, kata dia, mesti dikelolah oleh yang lebih profesional. "Perusahaan daerah yang kita tunjuk mengelola," sebutnya.
Ia juga menyebut, langkah yang lakukan ini agar pengoperasian bus TMP dikelola dengan profesional. Meski dikelola oleh UPTD, menurut dia, Dishub akan ikut melakukan pembinaan.
Ditanya mengapa saat itu Pemko menghentikan pengoperasian TMP di bawah perusahaan daerah dan mengalihkan ke Dishub sampai hari ini, ia beralasan terlalu membebani anggaran daerah. Ia pun mengklaim saat itu pengoperasian bus TMP cukup baik.
"Kenapa kita hentikan saat dikelola oleh perusahaan daerah, karena itu bus sewa. Terlalu membebani anggaran, kemudian juga subsidi tiket. Kalau sekarang kita hanya subsidi tiket saja," jelasnya. *Hc
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau