Rabu, 4 Februari 2026

Breaking News

  • Anggota DPRD Hendra Jeje Kunjungi SMP 7 Bengkalis  Sekolah Almamaternya   ●   
  • Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Sindikat Emas Ilegal dan Narkoba di Kuantan Singingi   ●   
  • Bupati Afni Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan   ●   
  • Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia   ●   
  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
Trans Metro Pekanbaru (TMP)
Bus TMP Diserahkan ke Perusahaan Daerah, Walikota Anggap Dishub Tak Maksimal
Minggu 23 Desember 2018, 22:37 WIB
bus Trans Metro Pekanbaru (TMP)
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Sebelum dikelola Dinas Perhubungan (Dishub), bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) pernah dikelola oleh Perusahaan Daerah Pembangunan yang kini menjadi PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (PT SPP).

Belakangan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali ingin menyerahkan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) itu ke perusahaan daerah. Proses administrasinya sudah berjalan dan akan dijalankan perusahaan milik Pemko pada Februari 2019 mendatang.

Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, bulan Januari nanti atau di masa transisi masih di bawah naungan UPTD Dishub dan didampingi oleh inspektorat. "Masa transisi ini nanti selama satu bulan," kata Walikota, Minggu lalu.

Di Februari nanti, semua kendaraan bantuan dari Kementerian Perhubungan itu mulai dikelola oleh perusahaan daerah. Ia beralasan, bus sebanyak itu tidak akan mampu dikelola maksimal oleh UPTD yang hanya dipimpin oleh eselon IV.

"Kendaraan sebanyak itu tidak efektif dikelolah oleh UPTD. UPTD itu hanya eselon IV. Orangnya tidak seberapa, sementara yang mau dioperasikan ini jumlahnya ratusan," kata dia.

Terlebih ditambah lagi 10 unit. Saat ini jumlahnya sudah 100 unit lebih. Jumlah sebanyak itu, kata dia, mesti dikelolah oleh yang lebih profesional. "Perusahaan daerah yang kita tunjuk mengelola," sebutnya.

Ia juga menyebut, langkah yang lakukan ini agar pengoperasian  bus TMP dikelola dengan profesional. Meski dikelola oleh UPTD, menurut dia, Dishub akan ikut melakukan pembinaan.

Ditanya mengapa saat itu Pemko menghentikan pengoperasian TMP di bawah perusahaan daerah dan mengalihkan ke Dishub sampai hari ini, ia beralasan terlalu membebani anggaran daerah. Ia pun mengklaim saat itu pengoperasian bus TMP cukup baik.

"Kenapa kita hentikan saat dikelola oleh perusahaan daerah, karena itu bus sewa. Terlalu membebani anggaran, kemudian juga subsidi tiket. Kalau sekarang kita hanya subsidi tiket saja," jelasnya. *Hc




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top