Merasa Difitnah, Syarwan Hamid akan Laporkan Syahril Abu Bakar ke Polisi
Rabu 19 Desember 2018, 06:56 WIB
Letjen TNI (Purn), H Syarwan Hamid akan
melaporkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu
(LAM), Syahril Abu Bakar, ke Polisi karena dianggap memberikan
pernyataan bohong kepada media yang dirilis LAM Riau.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Letjen TNI (Purn), H Syarwan Hamid akan melaporkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM), Syahril Abu Bakar, ke Polisi karena dianggap memberikan pernyataan bohong kepada media yang dirilis LAM Riau.
"Perlu saya sampaikan apa yang dikatakan Syahril di media kemarin sore itu bohong. Dalam rilis yang saya baca merupakan rilis yang dibuat-buat," kata Syarwan, Rabu (19/13/2018).
Syarwan mengatakan, dalam rilis tersebut Syahril menuduh dirinya ingin mengembalikan gelarnya Datuk Seri Lela Setia Negara karena kecewa dengan beberapa keinginannya yang tidak diikuti oleh LAMR.
"Saya ingin klarifikasi, keinginan seperti apa yang saya minta Syahril. Keinginan saya hanya membutuhkan moralitas Anda menjaga marwah Melayu," ungkapnya dengan nada kesal.
Menurut Syarwan, dalam rilis Syahril disebutkan bahwa dirinya kecewa
tak diminta untuk melakukan tepuk tepung tawar Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
"Bagaimana saya mau mengajukan, saya diundang saja tidak. Ini kan pembohong yang luar biasa yang sudah ditulis pers," ujarnya.
Alasan itulah, Syarwan akan melaporkan Syahril Abu Bakar ke Polisi karena membuat pernyataan bohong yang menyudutkannya di publik.
"Saya akan laporkan ke polisi atas statemen Anda," pungkas mantan Menteri Dalam Negeri ini di sela-sela penyerahan gelar kehormatan Datuk Seri Lela Setia Negara di Balai Adat LAM Riau, Rabu (19/12/2018).
Diberitakan sebelumnya, Syahril Abu Bakar mengaku, bisa saja Syarwan Hamid kecewa dengan beberapa keinginannya yang tidak diikuti oleh LAMR. misalnya, ia minta berbicara di depan Milad LAMR beberapa bulan lalu yang disediakan pada sesi musyawarah.
"Perlu saya sampaikan apa yang dikatakan Syahril di media kemarin sore itu bohong. Dalam rilis yang saya baca merupakan rilis yang dibuat-buat," kata Syarwan, Rabu (19/13/2018).
Syarwan mengatakan, dalam rilis tersebut Syahril menuduh dirinya ingin mengembalikan gelarnya Datuk Seri Lela Setia Negara karena kecewa dengan beberapa keinginannya yang tidak diikuti oleh LAMR.
"Saya ingin klarifikasi, keinginan seperti apa yang saya minta Syahril. Keinginan saya hanya membutuhkan moralitas Anda menjaga marwah Melayu," ungkapnya dengan nada kesal.
Menurut Syarwan, dalam rilis Syahril disebutkan bahwa dirinya kecewa
tak diminta untuk melakukan tepuk tepung tawar Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.
"Bagaimana saya mau mengajukan, saya diundang saja tidak. Ini kan pembohong yang luar biasa yang sudah ditulis pers," ujarnya.
Alasan itulah, Syarwan akan melaporkan Syahril Abu Bakar ke Polisi karena membuat pernyataan bohong yang menyudutkannya di publik.
"Saya akan laporkan ke polisi atas statemen Anda," pungkas mantan Menteri Dalam Negeri ini di sela-sela penyerahan gelar kehormatan Datuk Seri Lela Setia Negara di Balai Adat LAM Riau, Rabu (19/12/2018).
Diberitakan sebelumnya, Syahril Abu Bakar mengaku, bisa saja Syarwan Hamid kecewa dengan beberapa keinginannya yang tidak diikuti oleh LAMR. misalnya, ia minta berbicara di depan Milad LAMR beberapa bulan lalu yang disediakan pada sesi musyawarah.
Begitu juga saat LAMR tidak bisa menyediakan waktu baginya untuk berbicara di depan majelis tepuk tepung tawar Sandiaga Uno awal September silam.
sumber Cakaplah
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama