Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Presiden Joko Widodo akan datang ke Pekanbaru 15 Desember nanti. Selain mengikuti penambalan ge" />
Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Lurah di Pekanbaru Diminta Kerahkan Massa saat Jokowi Datang ke Riau
Rabu 12 Desember 2018, 05:48 WIB
Joko Widodo Presiden RI
Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Presiden Joko Widodo akan datang ke Pekanbaru 15 Desember nanti. Selain mengikuti penambalan gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, kedatangan Joko Widodo juga untuk membagikan sertifikat tanah Program Nasional Agraria (Prona). Karena itu, setiap kelurahan yang ada di Pekanbaru diminta mengerahkan 300 orang massa. 

Salah satu Lurah di Pekanbaru berinisial FR, membenarkan pihaknya mendapatkan tugas untuk mengerahkan 300 massa saat kedatangan Joko Widodo nanti.

“Tugas kami dari pihak kelurahan memang diminta menghubungi warga yang akan menerima sertifikat Prona tersebut. Selain itu, sebagai Presiden, Pak Jokowi diinformasikan akan memberikan Sembako ke warga, makanya kami diberikan tugas untuk mengerahkan massa,” kata lurah yang meminta namanya lengkapnya tidak disebutkan, Rabu (12/12/2018).

Ia menambahkan, khusus untuk wilayah yang padat penduduk dalam rapat terakhir diminta masing-masing kelurahan mengerahkan 300 massa.

“Kecamatan Tampan kan ada 9 Kelurahan, makanya per kelurahan 300 orang dengan total 2800 massa. Massa 300 orang ini lah lurah yang mengatur masanya, entah dari PKK, RT, RW atau warga tidak mampu dan lainnya,” katadia.

Ia menyebutkan, 300 massa yang dikerahkan memang tidak semuanya mendapatkan sertifikat Prona. Hanya saja, nantinya 300 massa yang didatangkan tersebut akan diberikan Sembako.

“Untuk teknisnya kami belum tahu, karena sampai hari ini kuotanya masih belum fix. Dari 300 orang itu belum pasti juga dapat Sembako semua. Yang jelas ditekankan ke kami ini kedatangan Pak Jokowi bukan sebagai Capres tapi sebagai Kepala Pemerintah atau Negara,” ujarnya.Rls/cakaplah




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top