Anugerah Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
Kuansing Raih Peringkat Ke-7 Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2018 Dari Ombudsman RI
Kuansing Raih Peringkat Ke-7 Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2018 Dari Ombudsman RI
Selasa 11 Desember 2018, 22:34 WIB
Kuansing Raih Peringkat Ke-7 Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2018 Dari Ombudsman RI
Jakarta. RIAUMADANI. com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing mendapatkan penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018 dari Ombudsman RI dengan kategori tinggi atau di zona hijau dengan nilai 98,73. Capaian prestasi tersebut berdasarkan hasil survey Ombudsman RI terhadap tingkat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik sesuai dengan Undang-undang No.25 Tahun 2009. Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kuansing Drs.H.Mursini,M.Si dari Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai di Auditorium TVRI Jakarta, senin (10/12/2018).
Pada tahun ini sebanyak 97 Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia yang masuk zona hijau pelayanan publik. Kabupaten Kuansing meraih peringkat ke-7 Predikat Kepatuhan Tinggi dan masuk zona hijau dari Ombudsman RI. "Alhamdulilah ini prestasi yang luar biasa, Kuansing raih peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau,dan saya sangat mengapresiasi semua kinerja ASN di seluruh OPD yang telah bekerja sesuai dengan regulasi keterbukaan publik dan jauh dari mal administrasi serta pungli," ucap Bupati Kuansing, Mursini, usai menerima penghargaan.
Bupati Mursini juga meminta kepada seluruh ASN yang bekerja di Kabupaten Kuansing agar penghargaan tersebut menjadi motivasi bersama. Ke depan untuk lebih maju lagi dan dapat meningkatkan pelayanan publik yang baik sesuai standar pelayanan, yakni mudah, efektif, cepat, sederhana, transparan dan akuntabel.
"Ini merupakan komitmen saya, dinilai maupun tidak, harus memberikan pelayanan yang terbaik. Karena hal ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat, dan pemerintah wajib memberikan sesuai standar regulasi yang ada," ujar Bupati Mursini.
Sementara itu, Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum pencanangan untuk memperkuat komitmen negara dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
"Sejak tahun 2013, kita telah melakukan observasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Hasil yang didapat adalah tingkat kepatuhan terhadap pelayanan publik yang dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap pemerintah," tuturnya.
Diingatkannya, hidup di era digital tetapi mental monolog karena ada pikiran bisa mendapatkan keuntungan bagi pribadi tertentu.
“Kita sekarang hidup di era digital, tetapi mental kita mental monolog karena ada pikiran bisa mendapatkan keuntungan bagi pribadi tertentu. Oleh karena itu, saya harap para birokrat untuk dapat meningkatkan pelayanan masyarakat melalui bidang tugas masing-masing dengan pemenuhan standar pelayanan," kata Amzulian Rifai.*(MU/Humas)
Pada tahun ini sebanyak 97 Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia yang masuk zona hijau pelayanan publik. Kabupaten Kuansing meraih peringkat ke-7 Predikat Kepatuhan Tinggi dan masuk zona hijau dari Ombudsman RI. "Alhamdulilah ini prestasi yang luar biasa, Kuansing raih peringkat 1 Tingkat Provinsi Riau,dan saya sangat mengapresiasi semua kinerja ASN di seluruh OPD yang telah bekerja sesuai dengan regulasi keterbukaan publik dan jauh dari mal administrasi serta pungli," ucap Bupati Kuansing, Mursini, usai menerima penghargaan.
Bupati Mursini juga meminta kepada seluruh ASN yang bekerja di Kabupaten Kuansing agar penghargaan tersebut menjadi motivasi bersama. Ke depan untuk lebih maju lagi dan dapat meningkatkan pelayanan publik yang baik sesuai standar pelayanan, yakni mudah, efektif, cepat, sederhana, transparan dan akuntabel.
"Ini merupakan komitmen saya, dinilai maupun tidak, harus memberikan pelayanan yang terbaik. Karena hal ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat, dan pemerintah wajib memberikan sesuai standar regulasi yang ada," ujar Bupati Mursini.
Sementara itu, Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum pencanangan untuk memperkuat komitmen negara dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
"Sejak tahun 2013, kita telah melakukan observasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Hasil yang didapat adalah tingkat kepatuhan terhadap pelayanan publik yang dapat mempengaruhi kepercayaan terhadap pemerintah," tuturnya.
Diingatkannya, hidup di era digital tetapi mental monolog karena ada pikiran bisa mendapatkan keuntungan bagi pribadi tertentu.
“Kita sekarang hidup di era digital, tetapi mental kita mental monolog karena ada pikiran bisa mendapatkan keuntungan bagi pribadi tertentu. Oleh karena itu, saya harap para birokrat untuk dapat meningkatkan pelayanan masyarakat melalui bidang tugas masing-masing dengan pemenuhan standar pelayanan," kata Amzulian Rifai.*(MU/Humas)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Minggu 02 Agustus 2026, 06:16 WIB
Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan
Selasa 28 Juli 2026
Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan