APBDP Riau 2019. Naik 9,1T
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim: APBD Riau 2019 Naik Dari Perhitungan Semula
Senin 26 November 2018, 00:53 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim
Pekanbaru, RIAUMADANI. com - Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun depan naik dari perhitungan semula yang hanya sekitar Rp8,4 triliun menjadi Rp9,1 triliun.
Hal itu terungkap ketika Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim pada Sabtu sore (24/11/2018) menyampaikan Nota Pengantar Keuangan Ranperda tentang APBD Riau tahun Anggaran 2019.
Kenaikan tersebut menurut Wan Thamrin Hasyim jadi kado buat Gubernur Riau terpilih, Syamsuar karena jabatannya hanya hingga tanggal 9 Februari 2019.
Jadi, kata dia, yang akan lebih banyak dalam penggunaan anggaran adalah dimasa kepemimpinan Syamsuar-Edi Natar Nasution selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih.
"Alhamdulillah naik dari perhitungan sebelumnyakan hanya sekitar Rp8,4 triliun. Tapi terakhir naik jadi Rp9,1 triliun, dan ini jadi kado untuk Pak Syamsuar.
Kalau saya hanya mengantarkan, nanti beliaulah yang menjalankan. Kita hanya sampai Februari 2019," kata dia.
Saat dikonfirmasi arah pembangunan yang dilakukan, kata dia berdasarkan pendapatan yang ada dipergunakan terutama untuk kegiatan wajib yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat.
Kemudian, lanjut dia, untuk kebutuhan daerah yang mengikat dan mendesak yang harus dilaksanakan Pemerintah Daerah yang tentunya mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang ada.
"Kita juga ada menyatukan atau mengawinkan kegiatan yang diusulkan oleh gubernur terpilih. Ini sebelumnya kita telah melakukan pertemuan dengan Pak Syamsuar bersama Timnya dan Tim dari kita termasuk pak Sekda bahas masalah kegiatan yang ada dari mereka," kata dia.
Secara rinci disampaikan kondisi RAPBD Riau 2019 sesuai dengan KUA/PPAS yang sudah disepakati, pendapatan berjumlah Rp9,1 triliun terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3,6 triliun, Dana Perimbangan Rp 5,5 triliun dan pendapatan yang sah lainnya Rp 12,822 miliar.
Totalnya untuk belanja daerah adalah Rp9,1 triliun terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) Rp 5,070 triliun dan Belanja Langsung (BL) Rp 4,114 triliun. (Tis/mcr)
Hal itu terungkap ketika Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim pada Sabtu sore (24/11/2018) menyampaikan Nota Pengantar Keuangan Ranperda tentang APBD Riau tahun Anggaran 2019.
Kenaikan tersebut menurut Wan Thamrin Hasyim jadi kado buat Gubernur Riau terpilih, Syamsuar karena jabatannya hanya hingga tanggal 9 Februari 2019.
Jadi, kata dia, yang akan lebih banyak dalam penggunaan anggaran adalah dimasa kepemimpinan Syamsuar-Edi Natar Nasution selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih.
"Alhamdulillah naik dari perhitungan sebelumnyakan hanya sekitar Rp8,4 triliun. Tapi terakhir naik jadi Rp9,1 triliun, dan ini jadi kado untuk Pak Syamsuar.
Kalau saya hanya mengantarkan, nanti beliaulah yang menjalankan. Kita hanya sampai Februari 2019," kata dia.
Saat dikonfirmasi arah pembangunan yang dilakukan, kata dia berdasarkan pendapatan yang ada dipergunakan terutama untuk kegiatan wajib yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat.
Kemudian, lanjut dia, untuk kebutuhan daerah yang mengikat dan mendesak yang harus dilaksanakan Pemerintah Daerah yang tentunya mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang ada.
"Kita juga ada menyatukan atau mengawinkan kegiatan yang diusulkan oleh gubernur terpilih. Ini sebelumnya kita telah melakukan pertemuan dengan Pak Syamsuar bersama Timnya dan Tim dari kita termasuk pak Sekda bahas masalah kegiatan yang ada dari mereka," kata dia.
Secara rinci disampaikan kondisi RAPBD Riau 2019 sesuai dengan KUA/PPAS yang sudah disepakati, pendapatan berjumlah Rp9,1 triliun terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp3,6 triliun, Dana Perimbangan Rp 5,5 triliun dan pendapatan yang sah lainnya Rp 12,822 miliar.
Totalnya untuk belanja daerah adalah Rp9,1 triliun terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) Rp 5,070 triliun dan Belanja Langsung (BL) Rp 4,114 triliun. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham