Dengar Pendapat
Masyarakat Kenegrian Taluk Kuantan
mengaku kecewa atas ketidak hadiran Bupati dan Wakil Bupati Kuantan
Singingi, Mursini-Halim pada rapat dengar pendapat antara DPRD,
Pemerintah daerah dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan yang digelar di
ru
Bupati dan Wabup Tak Hadir Dengar Pendapat di DPRD , Masyarakat Kenegerian Taluk Kuantan Kecewa
Kamis 22 November 2018, 04:00 WIB
Masyarakat Kenegrian Taluk Kuantan
mengaku kecewa atas ketidak hadiran Bupati dan Wakil Bupati Kuantan
Singingi, Mursini-Halim pada rapat dengar pendapat antara DPRD,
Pemerintah daerah dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan yang digelar di
ru
Teluk kuantan. RIAUMADANI. com - Masyarakat Kenegrian Taluk Kuantan mengaku kecewa atas ketidak hadiran Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi, Mursini-Halim pada rapat dengar pendapat antara DPRD, Pemerintah daerah dan masyarakat kenegarian Taluk Kuantan yang digelar di ruang rapat gedung DPRD Kuansing, Rabu (21/11/2018) siang.
Pihak Pemkab Kuansing yang hadir pada pertemuan ini diwakili Asisten I, Muhjelan dan Asisten III, Agusmandar. Sedangkan dari pihak DPRD Kuansing, hadir Ketua DPRD, Andi Putra yang langsung memimpin rapat dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Kemudian utusan dari masyarakat kenegrian Teluk Kuantan terlihat hadir datuk penghulu nan berompek dan para pemangku adat kenegrian Taluk Kuantan serta puluhan masyakarat lainnya.
Saat membuka rapat ini, Ketua DPRD, Andi Putra mengatakan bahwa pertemuan ini digelar guna menindaklanjuti aksi dari masyarakat kenegrian Teluk Kuantan pada 24 Oktober lalu yang menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemkab Kuansing dan DPRD Kuansing.
"Sebelumnya saya secara pribadi minta maaf,sebab waktu datuk-datuk dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan menyampaikan aspirasi kemaren, saya sedang berada di luar kota, namun saat itu ada beberapa anggota dewan yang menerima saat itu,"ujar Andi.
"Oleh sebab itu, dalam menindaklanjuti sejumlah aspirasi yang disampaikan kemaren itu, saya sengaja mengundang kembali datuk-datuk dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan beserta Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Kepala BPKAD untuk duduk bersama membahas permasalahan yang disampaikan ini, tapi ya begini, Bupati, Wabup dan Sekda tak satu pun yang hadir,"sambung Andi Putra lagi.
Atas ketidakhadiran Bupati dan Wabup ini, Andi Putra dan sejumlah anggota DPRD lainnya menyarankan agar pertemuan ini diagendakan kembali, namun sejumlah aspirasi dari masyarakat tetap disampaikan pada kesempatan tersebut.
Terkait hal ini, salah satu utusan dari masyarakat kenegrian Taluk Kuantan, Emil Harda menyayangkan sikap dari pimpinan daerah tersebut."Seharusnya bupati, Wabup dan Sekda menghargai kami masyarakat Kenegrian Taluk Kuantan yang telah banyak berkorban dan memberikan sumangsih untuk kemajuan Kuantan Singingi ini,"sebut Emil Harda.
Sementara datuk Penghulu suku nan 6, Amrizal kembali menyampaikan aspirasi masyarakat dihadapan ketua dan anggota DPRD Kuansing diantaranya tentang penyelesaian tiga pilar, kondisi pasar yang semrawut dan porsi pembangunan untuk masyarakat kenegrian Taluk Kuantan yang dianggap masih jauh dari harapan. (Tis/mcr)
Pihak Pemkab Kuansing yang hadir pada pertemuan ini diwakili Asisten I, Muhjelan dan Asisten III, Agusmandar. Sedangkan dari pihak DPRD Kuansing, hadir Ketua DPRD, Andi Putra yang langsung memimpin rapat dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Kemudian utusan dari masyarakat kenegrian Teluk Kuantan terlihat hadir datuk penghulu nan berompek dan para pemangku adat kenegrian Taluk Kuantan serta puluhan masyakarat lainnya.
Saat membuka rapat ini, Ketua DPRD, Andi Putra mengatakan bahwa pertemuan ini digelar guna menindaklanjuti aksi dari masyarakat kenegrian Teluk Kuantan pada 24 Oktober lalu yang menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemkab Kuansing dan DPRD Kuansing.
"Sebelumnya saya secara pribadi minta maaf,sebab waktu datuk-datuk dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan menyampaikan aspirasi kemaren, saya sedang berada di luar kota, namun saat itu ada beberapa anggota dewan yang menerima saat itu,"ujar Andi.
"Oleh sebab itu, dalam menindaklanjuti sejumlah aspirasi yang disampaikan kemaren itu, saya sengaja mengundang kembali datuk-datuk dan masyarakat kenegrian Taluk Kuantan beserta Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Kepala BPKAD untuk duduk bersama membahas permasalahan yang disampaikan ini, tapi ya begini, Bupati, Wabup dan Sekda tak satu pun yang hadir,"sambung Andi Putra lagi.
Atas ketidakhadiran Bupati dan Wabup ini, Andi Putra dan sejumlah anggota DPRD lainnya menyarankan agar pertemuan ini diagendakan kembali, namun sejumlah aspirasi dari masyarakat tetap disampaikan pada kesempatan tersebut.
Terkait hal ini, salah satu utusan dari masyarakat kenegrian Taluk Kuantan, Emil Harda menyayangkan sikap dari pimpinan daerah tersebut."Seharusnya bupati, Wabup dan Sekda menghargai kami masyarakat Kenegrian Taluk Kuantan yang telah banyak berkorban dan memberikan sumangsih untuk kemajuan Kuantan Singingi ini,"sebut Emil Harda.
Sementara datuk Penghulu suku nan 6, Amrizal kembali menyampaikan aspirasi masyarakat dihadapan ketua dan anggota DPRD Kuansing diantaranya tentang penyelesaian tiga pilar, kondisi pasar yang semrawut dan porsi pembangunan untuk masyarakat kenegrian Taluk Kuantan yang dianggap masih jauh dari harapan. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Minggu 02 Agustus 2026, 06:16 WIB
Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan
Selasa 28 Juli 2026
Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan