Elpiji 3 Kg
Kepala Disperindag Rohul Drs H Sariaman MSi
Disperindag Rohul Sebut Harga Elpiji 3 Kg Ditingkat Pengecer Hanya Boleh Naik Maksimal 3 Ribu
Minggu 18 November 2018, 03:37 WIB
Kepala Disperindag Rohul Drs H Sariaman MSi
Pasir Pengaraian. RIAUMADANI. com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberi batasan harga jual gas Elpiji berat 3 Kg, untuk tingkat pengecer hanya boleh menaikkan harga dari HET minimal Seribu dan maksimal 3 ribu rupiah.
"Jika di pangkalan Elpiji harga gas melon itu 21 ribu, pengecer berarti harus jual 22 sampai 24 ribu," jelas Kepala Disperindag Rohul Drs H Sariaman MSi menjawab wartawan, Jumat (16/11/2018).
Dan kepada pihak pengelola pangkalan tidak dibenarkan menyalurkan elpiji di luar wilayah masing-masing. Apalagi, jelang natal dan tahun baru 2019 mendatang, penyaluran gas 3 Kg tersebut perlu pengawasan ekstra, untuk memghindari kelangkaan.
Mantan Sekretaris DPRD Rohul itu mengungkapkan pihaknya bersama 144 pengelola pangkalan sudah duduk bersama membahas pendistribusian gas 3 Kg kepada masyarakat.
’Kita menekan kepada seluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg se Rohul, agar tidak menjual gas Elpiji diatas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemkab Rohul. Setiap pangkalan harus mematuhi aturan pendistribusiannya. Dalam pendistribusian itu, pangkalan tidak lagi menjual Gas Elpiji 3 Kg kepada pengecer diluar wilayah pemasaran pangkalan itu sendiri,’’ ujarnya
Dia meminta seluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul, harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan. Dengan ketentuan, jika pangkalan harus menyalurkan kepada pengecer, namun harga jualnya tetap dikendalikan oleh pangkalan.
Dalam pertemuan itu, lanjut Sariaman, dibentuk sebuah wadah pangkalan Tabung Elpiji 3 Kg dengan nama Asosiasi Elpiji Tabung 3 Kg Rohul.
‘’Tujuan dibentuknya wadah Asosiasi Elpiji untuk memudahkan komunikasi dan konsultasi, antara pangkalan dengan dinas. Jika ada sesuatu persoalan dilapangan dapat dicarikan solusi. Ada 144 pangkalan resmi yang tersebar di 16 kecamatan se Rohul,’’ tuturnya.
Disinggung kuota gas Elpiji 3 Kg di Rohul, Sariaman menerangkan, dalam dua tahun terakhir, kuota Gas Elpiji 3 Kg yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 240 ribu tabung perbulan.
‘’Dalam menghadapi akhir tahun 2018 dan hari keagamaan Natal dan Tahun Baru 2019, seluruh pangkalan untuk menjaga stabilitas harga jual Gas Elpiji sesuai HET yang telah ditetapkan,’’ jelasnya.
Dia menghimbau kepada keluarga yang mampu maupun pengusaha rumah makan, restoran dan aparatur sipil Negara dilingkungan Pemkab Rohul untuk tidak menggunakan Gas Elpiji tabung 3 Kg.
Karena peruntukan Gas Elpiji tabung 3 Kg untuk keluarga kurang mampu. Sehingga diharapkan kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg terpenuhi tidak terjadi kelangkaan, dan harga yang melambung menjelang akhir tahun 2018. (***)
"Jika di pangkalan Elpiji harga gas melon itu 21 ribu, pengecer berarti harus jual 22 sampai 24 ribu," jelas Kepala Disperindag Rohul Drs H Sariaman MSi menjawab wartawan, Jumat (16/11/2018).
Dan kepada pihak pengelola pangkalan tidak dibenarkan menyalurkan elpiji di luar wilayah masing-masing. Apalagi, jelang natal dan tahun baru 2019 mendatang, penyaluran gas 3 Kg tersebut perlu pengawasan ekstra, untuk memghindari kelangkaan.
Mantan Sekretaris DPRD Rohul itu mengungkapkan pihaknya bersama 144 pengelola pangkalan sudah duduk bersama membahas pendistribusian gas 3 Kg kepada masyarakat.
’Kita menekan kepada seluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg se Rohul, agar tidak menjual gas Elpiji diatas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemkab Rohul. Setiap pangkalan harus mematuhi aturan pendistribusiannya. Dalam pendistribusian itu, pangkalan tidak lagi menjual Gas Elpiji 3 Kg kepada pengecer diluar wilayah pemasaran pangkalan itu sendiri,’’ ujarnya
Dia meminta seluruh pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Rohul, harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan. Dengan ketentuan, jika pangkalan harus menyalurkan kepada pengecer, namun harga jualnya tetap dikendalikan oleh pangkalan.
Dalam pertemuan itu, lanjut Sariaman, dibentuk sebuah wadah pangkalan Tabung Elpiji 3 Kg dengan nama Asosiasi Elpiji Tabung 3 Kg Rohul.
‘’Tujuan dibentuknya wadah Asosiasi Elpiji untuk memudahkan komunikasi dan konsultasi, antara pangkalan dengan dinas. Jika ada sesuatu persoalan dilapangan dapat dicarikan solusi. Ada 144 pangkalan resmi yang tersebar di 16 kecamatan se Rohul,’’ tuturnya.
Disinggung kuota gas Elpiji 3 Kg di Rohul, Sariaman menerangkan, dalam dua tahun terakhir, kuota Gas Elpiji 3 Kg yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 240 ribu tabung perbulan.
‘’Dalam menghadapi akhir tahun 2018 dan hari keagamaan Natal dan Tahun Baru 2019, seluruh pangkalan untuk menjaga stabilitas harga jual Gas Elpiji sesuai HET yang telah ditetapkan,’’ jelasnya.
Dia menghimbau kepada keluarga yang mampu maupun pengusaha rumah makan, restoran dan aparatur sipil Negara dilingkungan Pemkab Rohul untuk tidak menggunakan Gas Elpiji tabung 3 Kg.
Karena peruntukan Gas Elpiji tabung 3 Kg untuk keluarga kurang mampu. Sehingga diharapkan kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg terpenuhi tidak terjadi kelangkaan, dan harga yang melambung menjelang akhir tahun 2018. (***)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau