Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok S" />
Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Tragedi Tembok
Tembok Pagar SD 141 Pekanbaru Telan Korban, 2 Nyawa Melayng 4 Dilarikan Kerumah Sakit
Rabu 14 November 2018, 07:49 WIB
Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 Pekanbaru menelan korban jiwa, Rabu (14/11/18) 

Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 Pekanbaru menelan korban jiwa, Rabu (14/11/18) 
Robohnya tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 di Jalan Tengku Bey, Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, memaksa aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau melakukan penyelidikian intensif.

Kejadian yang ikut makan korban dan menewaskan dua pelajar itu menjadi perhatian publik, akibatnya satu siswi SMA 14 Pekanbaru, dan satu lagi siswa SDN 141 tewas dihimpit pagar. Diduga pagar ini adalah proyek main mata dengan dinas terkait.

Sementara Siswi yang meninggal dalam insiden itu yakni Yanitra Octavili (17th), serta William Maluaki (7th).

Sedangkan yang mengalami luka-luka Rasyad Agus Triono (adik Yanitra), Rahma (32), Marwan (42) dn korban lainnya masih didata kepolisian, sampai berita ini dirilis pihak dinas terkait masih bungkam.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto di lokasi mengatakan atas kejadian ini timnya melakukan pelidikian, namun ketika ditanya masalah ada dugaan main mata dan proyek asa jadi dia mengaku terlalu dini untuk menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab.

"Kita dalami dulu nanti hasilnya kita kasih tahu wartawan," katanya.

Saaat ini Susanto fokus mengevakuasi korban serta menjenguk ke Rumah Sakit Syafira, tempat para korban dirawat.

"Sepeda motor juga kami dievakuasi dari runtuhan tembok lama yang sedang diperbaharui itu, langkah awal kita maksimal untuk membantu para korban dahulu," jelasnya.**




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top