Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok S" />
Sabtu, 20 Juni 2026

Breaking News

  • Pemkab Siak Pertahankan WTP 15 Tahun Berturut-turut, Bupati Afni beri Apresiasi Kepada Seluruh Jajaran OPD    ●   
  • 4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu   ●   
  • Penghibahan Puluhan Hektare Lahan Eks HGU PT Eka Daya Yakin Mandiri ke Pemda Siak Dinilai Bermasalah, Tokoh Masyarakat Minta Dikembalikan untuk Rakyat.   ●   
  • Kabupaten Bengkalis Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP   ●   
  • Satrio Mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Raih Juara II Debat Tingkat Nasional, Keluarga Besar PKN Beri Apresiasi   ●   
Tragedi Tembok
Tembok Pagar SD 141 Pekanbaru Telan Korban, 2 Nyawa Melayng 4 Dilarikan Kerumah Sakit
Rabu 14 November 2018, 07:49 WIB
Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 Pekanbaru menelan korban jiwa, Rabu (14/11/18) 

Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Dunia pendidikan kota Pekanbaru berduka dengan rasa tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 Pekanbaru menelan korban jiwa, Rabu (14/11/18) 
Robohnya tembok Sekolah Dasar Negeri (SD) 141 di Jalan Tengku Bey, Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, memaksa aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau melakukan penyelidikian intensif.

Kejadian yang ikut makan korban dan menewaskan dua pelajar itu menjadi perhatian publik, akibatnya satu siswi SMA 14 Pekanbaru, dan satu lagi siswa SDN 141 tewas dihimpit pagar. Diduga pagar ini adalah proyek main mata dengan dinas terkait.

Sementara Siswi yang meninggal dalam insiden itu yakni Yanitra Octavili (17th), serta William Maluaki (7th).

Sedangkan yang mengalami luka-luka Rasyad Agus Triono (adik Yanitra), Rahma (32), Marwan (42) dn korban lainnya masih didata kepolisian, sampai berita ini dirilis pihak dinas terkait masih bungkam.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto di lokasi mengatakan atas kejadian ini timnya melakukan pelidikian, namun ketika ditanya masalah ada dugaan main mata dan proyek asa jadi dia mengaku terlalu dini untuk menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab.

"Kita dalami dulu nanti hasilnya kita kasih tahu wartawan," katanya.

Saaat ini Susanto fokus mengevakuasi korban serta menjenguk ke Rumah Sakit Syafira, tempat para korban dirawat.

"Sepeda motor juga kami dievakuasi dari runtuhan tembok lama yang sedang diperbaharui itu, langkah awal kita maksimal untuk membantu para korban dahulu," jelasnya.**




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top