Pekanbaru. RIAUMADANI. com  - Turunnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau 2019, turut berdampak pa" />
Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Anggaran PUPR
Dadang Eko Purwanto: 2019, Anggaran PUPR Riau Cuma Rp900 Miliar
Sabtu 27 Oktober 2018, 13:28 WIB
Dadang Eko Purwanto kadis PUPR Provinsi Riau
Pekanbaru. RIAUMADANI. com  - Turunnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau 2019, turut berdampak pada anggaran yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk salah satunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Instansi ini mengalami penurunan sebesar Rp400 miliar dari sebelumnya memiliki alokasi anggaran Rp1,3 triliun. Turunnya besaran belanja anggaran di PUPR tersebut, menyebabkan harus melakukan penyesuaian belanja.

"Diperkirakan hanya Rp900 miliar saja, ya karena kondisi anggaran kita. Memang anggaran itu jika dibandingkan dua tahun lalu jauh menurun. Dimana tahun 2017 anggaran PUPR mencapai Rp2 triliun dan tahun 2018 turun menjadi Rp1,3 triliun," kata Kepala Dinas PUPR Riau Dadang Eko Purwanto, Jumat (26/10/18).

PUPR pun terpaksa melakukan pembangunan skala prioritas. Itu pun sebagian lebih banyak melakukan pemeliharaan infrastruktur yang sudah dibangun sebelumnya. Diantara membangun jalan di daerah perbatasan Riau dan Sumatera Utara, tepatnya di Desa Teluk Piyai Kecamatan Kubu, Rokan Hilir. 

Prioritas lainnya melanjutkan pembangunan jalan ke kawasan pariwisata Ombak Bono di kabupaten Pelalawan. Selain itu, lanjutan penganggaran  sejumlah proyek gedung yang belum tuntas di tahun ini seperti gedung Kejati Riau juga masuk skala prioritas.

"Kita utamakan jalan penghubung antar daerah dan kawasan pariwisata. Kemudian melanjutkan penanggaran pembangunan gedung Kejati juga," paparnya. (mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top