Pangkalan Kerinci. RIAUMADANI. com - Kepala sekolah SD Negeri 012 Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, dinilai" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Penggunaan Dana Bos dan Bosda
Kepsek SDN 12 Lalang Kabung Terkesan Tidak Transparan
Jumat 19 Oktober 2018, 08:50 WIB
kepala SD Negeri 012 Lalang Kabung, Darman S.Pd 
Pangkalan Kerinci. RIAUMADANI. com - Kepala sekolah SD Negeri 012 Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, dinilai menutup-nutupi penggunaan dana BOS dan BOSDA. Kepala sekolah (Kepsek) beralasan, karena pemeriksaan sudah turun semua.

Sikap ketidaktransparanan ini ditunjukkan oleh kepala SD Negeri 012 Lalang Kabung, Darman S.Pd pada Jumat (19/10/18) saat dijumpai dikantornya. Kepada media ini dia mengaku bahwa, dalam pengelolaan dana BOS dan BOSDA tahun anggaran 2017 tidak ada masalah. Penggunaan BOS dan BOSDA tersebut telah dilaporkan semuanya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan. Namun tidak bisa saya jelaskan secara mendetail karena semua pemeriksaan seperti Inspektorat telah turun, akunya terkesan menutupi.

"Maka itu kami tidak bisa menjelaskan rincian penggunaan dana BOS dan BOSDA kepada media. Hanya bisa dijelaskan secara golbal saja, yang penting semua telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan sudah dibuatkan surat pertanggung jawaban (SPJ). Jika tidak percaya, silakan dicek saja SPJ yang telah kami laporkan di Dinas Pendidikan," cetusnya.

"Jumlah dana BOS dan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah) sudah tidak ingat lagi. Lagi pula bendahara pengelolaan dana BOS dan BOSDA disekolah ini tidak ada disini sekarang, sehingga sulit menjelaskan berapa nilainya semua. Begitu juga aitem kegiatan yang telah dilaksanakan, tidak bisa dijelaskan secara mendetail," ungkapnya.

Dikatakan Darman, jumlah dana BOS dan BOSDA di sekolah ini nilainya tidak begitu besar. Terlebih jumlah dana BOSDA, pada tahun ini sudah dikurangi sekitar 50% dari jumlah biasanya setiap tahun. Sehingga pihak sekolah kewalahan dalam melaksanakan kegiatan, karena banyak kekurangan dana untuk biaya melaksanakan setiap kegiatan sekarang, ujarnya. (Sona)



Editor : Tis
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top