Pangkalan Kerinci. RIAUMADANI. com - Kepala sekolah SD Negeri 012 Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, dinilai" />
Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Penggunaan Dana Bos dan Bosda
Kepsek SDN 12 Lalang Kabung Terkesan Tidak Transparan
Jumat 19 Oktober 2018, 08:50 WIB
kepala SD Negeri 012 Lalang Kabung, Darman S.Pd 
Pangkalan Kerinci. RIAUMADANI. com - Kepala sekolah SD Negeri 012 Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, dinilai menutup-nutupi penggunaan dana BOS dan BOSDA. Kepala sekolah (Kepsek) beralasan, karena pemeriksaan sudah turun semua.

Sikap ketidaktransparanan ini ditunjukkan oleh kepala SD Negeri 012 Lalang Kabung, Darman S.Pd pada Jumat (19/10/18) saat dijumpai dikantornya. Kepada media ini dia mengaku bahwa, dalam pengelolaan dana BOS dan BOSDA tahun anggaran 2017 tidak ada masalah. Penggunaan BOS dan BOSDA tersebut telah dilaporkan semuanya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan. Namun tidak bisa saya jelaskan secara mendetail karena semua pemeriksaan seperti Inspektorat telah turun, akunya terkesan menutupi.

"Maka itu kami tidak bisa menjelaskan rincian penggunaan dana BOS dan BOSDA kepada media. Hanya bisa dijelaskan secara golbal saja, yang penting semua telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan sudah dibuatkan surat pertanggung jawaban (SPJ). Jika tidak percaya, silakan dicek saja SPJ yang telah kami laporkan di Dinas Pendidikan," cetusnya.

"Jumlah dana BOS dan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah) sudah tidak ingat lagi. Lagi pula bendahara pengelolaan dana BOS dan BOSDA disekolah ini tidak ada disini sekarang, sehingga sulit menjelaskan berapa nilainya semua. Begitu juga aitem kegiatan yang telah dilaksanakan, tidak bisa dijelaskan secara mendetail," ungkapnya.

Dikatakan Darman, jumlah dana BOS dan BOSDA di sekolah ini nilainya tidak begitu besar. Terlebih jumlah dana BOSDA, pada tahun ini sudah dikurangi sekitar 50% dari jumlah biasanya setiap tahun. Sehingga pihak sekolah kewalahan dalam melaksanakan kegiatan, karena banyak kekurangan dana untuk biaya melaksanakan setiap kegiatan sekarang, ujarnya. (Sona)



Editor : Tis
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top