LIMBAH
Sungai Teso
Limbah PT CSR Bikin Masyarakat Geram
Senin 01 Oktober 2018, 05:41 WIB
Sungai Teso
Teluk Kuantan, RIAUMADANI. com - Akibat dari Limbah PT CRS yang mencemari limbah Sungai Teso tentunya membuat masyarakat sangat terganggu dan meresahkan .
Kondisi air Sungai Teso yang berada di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berwarna hitam lagi. Kuat dugaan, sungai tersebut dibanjiri limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Hal ini membuat Pengamat ekonomi Riau Trian Zulhadi angkat bicara dan geram atas pencemaran sungai teso di berada di Kecamatan Logas Tanah Dara (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi pada Riaumadani. com pada 29/09/2018.
"PT CRS janganlah memakai konsep teorema coase di daerah yang berjulukan berbudaya jalur ini bahwa teori yang dipopulerkan oleh Ronal coase ini tidak sesuai diterapkan di negeri kami ini". Cetus Trian
Trian juga membayangkan bagai mana jika pihak perusahaan berada di posisi masyarakat yang padtinya pihak prushaan juga tidak bakal terima.
"Coba saudara berada disisi pihak masyarakat yang dirugikan akibat eksternalitas perusahaan apa yang saudara lakukan pasti tidak akan tawar menawar kan oleh karena itu mari menjaga lingkungan sekitarnya jangan ada siapa siapa yang dirugikan dari aktivitas perusahaan ini dan juga ada pihak yang diuntungkan dan sebaiknya PT CSR menggunakan konsep Pareto optimal sehingga akan bisa menekan gejolak gejolak ketidakpuasan dari masyarakat kepada PT CSR ini".
Untuk pemerintah kuansing Dinas Lingkungan hidup agar membetikan sanksi tegas kepada PT CSR ini karena pencemarannya sudah berulang ulang sebab solusi yang paling tepat dari pencemaran ini adalah menutup segala aktivitas perusahaan untuk sementara waktu sampai pihak PT CSR bisa mengembalikan air sungai teso nilo pada keadaan semula tuturnya.
Menurut PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rustam melalui Kabid penataan dan peningkatan lingkungan hidup (PPKLH) Aprimon saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa kemaren sebelum terjadi sudah melakukan upaya nenyurati Prushaan agas waspada karena musim hujan agar memperhatikan linbah jangan sampai ada yang jebol.
"Ya, Kemaren kami suda mebyurati dan juga melakukan pemanggilan terkait musim agar waspada jangan sampai ada kolam2 limbqh yang penuh dan Jebol" tutur Aprimon. MU
Kondisi air Sungai Teso yang berada di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berwarna hitam lagi. Kuat dugaan, sungai tersebut dibanjiri limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
Hal ini membuat Pengamat ekonomi Riau Trian Zulhadi angkat bicara dan geram atas pencemaran sungai teso di berada di Kecamatan Logas Tanah Dara (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi pada Riaumadani. com pada 29/09/2018.
"PT CRS janganlah memakai konsep teorema coase di daerah yang berjulukan berbudaya jalur ini bahwa teori yang dipopulerkan oleh Ronal coase ini tidak sesuai diterapkan di negeri kami ini". Cetus Trian
Trian juga membayangkan bagai mana jika pihak perusahaan berada di posisi masyarakat yang padtinya pihak prushaan juga tidak bakal terima.
"Coba saudara berada disisi pihak masyarakat yang dirugikan akibat eksternalitas perusahaan apa yang saudara lakukan pasti tidak akan tawar menawar kan oleh karena itu mari menjaga lingkungan sekitarnya jangan ada siapa siapa yang dirugikan dari aktivitas perusahaan ini dan juga ada pihak yang diuntungkan dan sebaiknya PT CSR menggunakan konsep Pareto optimal sehingga akan bisa menekan gejolak gejolak ketidakpuasan dari masyarakat kepada PT CSR ini".
Untuk pemerintah kuansing Dinas Lingkungan hidup agar membetikan sanksi tegas kepada PT CSR ini karena pencemarannya sudah berulang ulang sebab solusi yang paling tepat dari pencemaran ini adalah menutup segala aktivitas perusahaan untuk sementara waktu sampai pihak PT CSR bisa mengembalikan air sungai teso nilo pada keadaan semula tuturnya.
Menurut PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rustam melalui Kabid penataan dan peningkatan lingkungan hidup (PPKLH) Aprimon saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa kemaren sebelum terjadi sudah melakukan upaya nenyurati Prushaan agas waspada karena musim hujan agar memperhatikan linbah jangan sampai ada yang jebol.
"Ya, Kemaren kami suda mebyurati dan juga melakukan pemanggilan terkait musim agar waspada jangan sampai ada kolam2 limbqh yang penuh dan Jebol" tutur Aprimon. MU
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Minggu 02 Agustus 2026, 06:16 WIB
Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan
Selasa 28 Juli 2026
Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan