BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.com - Satpol PP kampar beserta tim yustisi gelar razia pekat (penyakit masyarakat) yang berada d" />
Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
SATPOL PP KAMPAR
Pemilik Dan Pekerja Warung Remang - Remang Terjaring Tim Yustisi Kampar Dalam Razia Pekat
Kamis 27 September 2018, 07:07 WIB
Satpol PP kampar beserta tim yustisi gelar razia pekat (penyakit masyarakat) yang berada dikawasan kecamatan tapung hilir pada rabu malam pada pukul 23.00 hingga 02.00 wib dini hari.
BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.com - Satpol PP kampar beserta tim yustisi gelar razia pekat (penyakit masyarakat) yang berada dikawasan kecamatan tapung hilir pada rabu malam pada pukul 23.00 hingga 02.00 wib dini hari.

Penertiban pemilik dan pekerja warung/cafe ini dilaksanakan setelah sebelumnya mendapat tiga kali surat teguran dari Satpol PP namun tidak diindahkan pemilik warung.

Kasatpol PP Kampar Hambali melalui Kabid Penegakan Perda Elfauzan mengatakan, penertiban yang kita lakukan sesuai dengan Peraturan Daerah dalam memberantas Pekat di bumi Serambi Mekkah Riau ini dan sebelumnya kita sudah melayangkan tiga kali surat teguran, namun tak digubris oleh pemilik warung/Cafe," terang Fauzan saat ditemui Kamis pagi (27/9/2018).

"Dari sebelas yang terjaring satu laki - laki dan 10 Perempuan tadi malam akan kita proses serta didata dan dilanjutkan ke pengadilan Tipiring (Tindak Pidana Ringan) agar ada efek jera, razia pekat ini terjadi dikawasan tapung hilir  terdapat 4 lokasi pada tempat yang berbeda "tambahnya.

Elfauzan juga menghimbau kepada semua pemilik warung/Cafe yang menyediakan wanita dan miras agar bisa menutup usahanya karena ini melanggar aturan dan Perda yang berada dikabupaten kampar, kalau tidak sesuai dengan aturan yang berlaku kita akan tertibkan alias tutup paksa," tegasnya.

(and)



Editor : ANDRIANI
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top