FHK2 Demo Kantor DPRD Pelalawan
Ratusan Honorer K2 Datangi Kantor DPRD Tuntut Peningkatan Status PNS
Ratusan Honorer K2 Datangi Kantor DPRD Tuntut Peningkatan Status PNS
Senin 24 September 2018, 23:37 WIB
Ratusan Honorer K2 Datangi Kantor DPRD Tuntut Peningkatan Status PNS
Pelalawan. RIAUMADANI. com - Ratusan massa yang tergabung dalam forum honorer Kategori Dua (FHK2), Senin (24/9/2018) siang mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.
Kedatangan massa sebanyak 332 orang massa yang didominasi oleh para guru honorer K2 ini, guna meminta agar pihak legislatif (DPRD Pelalawan,red) serta Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan, dapat memperjuangkan nasib mereka untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sedangkan kedatangan massa ini, disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasarudin SH MH.
Dalam orasinya, Ketua forum honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Pelalawan Andri SPd mengatakan, aksi ini dilakukan pihaknya (FHK2,red) untuk menyampaikan aspirasi dan meminta dukungan ke KemenPAN-RB untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes. Pasalnya, mereka mengabdi puluhan tahun kepada Negara, namun tidak memperoleh prioritas peningkatan status untuk menjadi PNS pada rekrukmen pegawai yang tengah dibuka oleh Kemenpan-RB pada tahun 2018 ini.
"Tujuan kami mendatangi kantor DPRD pagi hari ini, guna menyampaikan aspirasi serta meminta dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan juga DPRD Pelalawan untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 Pelalawan sehingga dapat diangkat menjadi PNS tanpa seleksi dan tes.
Dan tidak hanya menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes, kami juga meminta agar Pemkab Pelalawan dapat menunda atau memundurkan waktu pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)di Kabupaten Pelalawan pada Tahun 2018 ini. Serta mengutamakan dan prioritaskan pengangkatan honorer K2 khususnya tenaga pendidik menjadi PNS," ujarnya.
Lanjut Andri, sejak tahun 2003 silam hingga tahun 2018 ini, masih ada sebanyak 332 orang pegawai honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS.
Dimana dari jumlah ratusan honorer K2 ini, mayoritas adalah para tenaga pendidik atau guru yakni sebanyak 264 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 72 orang honorer K2 lainnya, merupakan para tenaga kesehatan seperti bidan atau perawat, serta pegawai administrasi di instansi Pemkab Pelalawan.
"Tuntutan kami dari ratusan pegawai honorer K2 Kabupaten Pelalawan ini, sangatlah wajar. Pasalnya, kami sebagai honorer K2 telah mengabdi selama puluhan tahun, tanpa adanya kejelasan peningkatan status menjadi PNS. Dan alhamdulillah, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH berjanji siap untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 untuk diangkat menjadi PNS kepada Kemenpan-RB," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH mengatakan, DPRD Kabupaten Pelalawan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi para honorer K2 di Kabupaten Pelalawan terkait penangakatan honorer menjadi PNS kepada Pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB.
"Dua tahun yang lalu, kita telah mengirimkan surat kepada KemenPAN-RB terkait pengangkatan honorer K2 di Kabupaten Pelalawan menjadi PNS. Tapi, hingga saat ini masih belum dikabulkan, sehingga pada hari ini (Senin,24/9,red), kita akan mengirimkan surat lagi untuk lebih memperkuat.
Selain itu, pada Selasa (25/9) besok, kita juga akan menggelar pertemuan bersama DPR RI terkait honorer K2 ini. Apalagi, seluruh forum honorer K2 kabupaten se-Indonesia melalui Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) sepakat dan mendukung K2 untuk menjadi PNS tanpa tes. Jadi, kita berharap aspirasi honorer K2 ini nantinya dapat direstui dan disetujui Kemenpan-RB untuk diangkat PNS," pungkasnya. (MCR/sona)
Kedatangan massa sebanyak 332 orang massa yang didominasi oleh para guru honorer K2 ini, guna meminta agar pihak legislatif (DPRD Pelalawan,red) serta Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan, dapat memperjuangkan nasib mereka untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sedangkan kedatangan massa ini, disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasarudin SH MH.
Dalam orasinya, Ketua forum honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Pelalawan Andri SPd mengatakan, aksi ini dilakukan pihaknya (FHK2,red) untuk menyampaikan aspirasi dan meminta dukungan ke KemenPAN-RB untuk diangkat menjadi PNS tanpa tes. Pasalnya, mereka mengabdi puluhan tahun kepada Negara, namun tidak memperoleh prioritas peningkatan status untuk menjadi PNS pada rekrukmen pegawai yang tengah dibuka oleh Kemenpan-RB pada tahun 2018 ini.
"Tujuan kami mendatangi kantor DPRD pagi hari ini, guna menyampaikan aspirasi serta meminta dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan juga DPRD Pelalawan untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 Pelalawan sehingga dapat diangkat menjadi PNS tanpa seleksi dan tes.
Dan tidak hanya menuntut diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes, kami juga meminta agar Pemkab Pelalawan dapat menunda atau memundurkan waktu pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)di Kabupaten Pelalawan pada Tahun 2018 ini. Serta mengutamakan dan prioritaskan pengangkatan honorer K2 khususnya tenaga pendidik menjadi PNS," ujarnya.
Lanjut Andri, sejak tahun 2003 silam hingga tahun 2018 ini, masih ada sebanyak 332 orang pegawai honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS.
Dimana dari jumlah ratusan honorer K2 ini, mayoritas adalah para tenaga pendidik atau guru yakni sebanyak 264 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 72 orang honorer K2 lainnya, merupakan para tenaga kesehatan seperti bidan atau perawat, serta pegawai administrasi di instansi Pemkab Pelalawan.
"Tuntutan kami dari ratusan pegawai honorer K2 Kabupaten Pelalawan ini, sangatlah wajar. Pasalnya, kami sebagai honorer K2 telah mengabdi selama puluhan tahun, tanpa adanya kejelasan peningkatan status menjadi PNS. Dan alhamdulillah, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH berjanji siap untuk memperjuangkan nasib kami sebagai honorer K2 untuk diangkat menjadi PNS kepada Kemenpan-RB," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H Nasaruddin SH MH mengatakan, DPRD Kabupaten Pelalawan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi para honorer K2 di Kabupaten Pelalawan terkait penangakatan honorer menjadi PNS kepada Pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB.
"Dua tahun yang lalu, kita telah mengirimkan surat kepada KemenPAN-RB terkait pengangkatan honorer K2 di Kabupaten Pelalawan menjadi PNS. Tapi, hingga saat ini masih belum dikabulkan, sehingga pada hari ini (Senin,24/9,red), kita akan mengirimkan surat lagi untuk lebih memperkuat.
Selain itu, pada Selasa (25/9) besok, kita juga akan menggelar pertemuan bersama DPR RI terkait honorer K2 ini. Apalagi, seluruh forum honorer K2 kabupaten se-Indonesia melalui Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) sepakat dan mendukung K2 untuk menjadi PNS tanpa tes. Jadi, kita berharap aspirasi honorer K2 ini nantinya dapat direstui dan disetujui Kemenpan-RB untuk diangkat PNS," pungkasnya. (MCR/sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham