Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Aksi mahasiswa BEM Se Riau
Mahasiswa BEM Se-Riau Kepung DPRD Dengan Tiga Tuntutan Rakyat
Senin 24 September 2018, 22:52 WIB
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Riau menggelar aksi bertajuk Tritura selamatkan kesejahteraan rakyat dan masyarakat Riau, Senin 24 oktober 2018,
Pekanbaru. RIAUMADANI.com -  Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Riau menggelar aksi bertajuk Tritura selamatkan kesejahteraan rakyat dan masyarakat Riau, Senin 24 oktober 2018,
Ribuan masa aksi dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), serta gabungan masa aksi dari Stikes hangtuah pekanbaru, Stikes al insyiroh, Stifar Riau, Stie Bangkinang, dan rekan rekan mahasiswa Stie Indragiri Rengat dan Stai Nurul Fala Inhu melakukan longmarch Dari Universitas Muhammadiyah menuju Kantor DPRD Provinsi Riau.

Masa Aksi yang datang ke kantor DPRD Provinsi Riau, disambut oleh pihak kepolisian yang sudah membuat barikade didepan pintu masuk DPRD Provinsi. Masa aksi pun melakukan orasi dan penyampaian Tuntutan aksi. Hingga pukul 4.40 Masa aksi Aliansi BEM Se Riau meminta agar dapat masuk ke dalam kantor DPRD menyampaikan dan memberikan Tuntutan tersebut kepada Salah satu pimpinan DPRD Provinsi Riau, Namun belum ada upaya ataupun tanggapan dari pihak DPRD.

Akhirnya bentrokan pun tak dapat dielakkan, antara masa mahasiswa Aliansi BEM Se Riau dengan pihak kepolisian. Akibat bentrokan tersebut Sebanyak 6 mahasiswa, 5 Laki laki dan 1 Perempuan menjadi korban tindakan kekerasan dan represif dari pihak aparat kepolisian.

Mahasiswa tetap bersikukuh meminta tuntutan mereka agar diterima oleh pihak DPRD. Pasca bentrokan, Akhirnya ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati Rusli bersama 1 anggota Dewan lainnya, Suardiman Ambi menemui masa aksi untuk menerima Tuntutan dari Aliansi Mahasiswa BEM Sri yang berisikan 3 tuntutan.
1. Usut tuntas kasus korupsi PLTU Riau, terutama membersihkan antek – antek PLN yang korup
2. Meminta pengelolaan blok rokan untuk kesejahteraan Rakyat Riau, memajukan pembangunan Riau dan memprioritaskan Putra daerah Riau
3. Meminta kepada Presiden dan pemerintah menstabilkan perekonomian bangsa menghentikan impor yang membabi buta, serta mendukung penuh ekonomi kerakyatan menengah kebawah

Ketua DPRD Riau Septina Primawati, berjanji akan membawa aspirasi dari Mahasiswa ke Rapat khusus Anggota DPRD Riau untuk menindak lanjuti Tuntutan Aliansi BEM Se Riau tersebut.**




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top