Kasus Perekrutan Tenaga RTK
Hermiati anggota DPRD Kampar
Ini Pernyataan Tegas Hermiati Terkait Kasus Perekrutan Tenaga RTK di Kampar
Senin 30 Juli 2018, 13:31 WIB
Hermiati anggota DPRD KamparBANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.com - Anggota DPRD Kampar dari Fraksi Golkar merasa heran dan menpertanyakan apa dasar dan mengapa Temaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di Kabupaten Kampar sesuai petunjuk teknis dan aturan Kemenkes tidak diambil dari ASN, THL atau TKS yang ada, mengapa harus merekrut tenaga baru yang jelas - jelas melanggar aturan.
Ungkapan ini disampaikan Hermiati anggota Komisi I ini usai menghadiri hearing yang kesekian kalinya antara tenaga RTK, GPPI,Dinas Kesehatan dengan lintas Komisi di ruang Banggar DPRD Kampar, Senin tanggal 30 Juli 2018.
Dikatakan Hermiati, kita pun heran kok Kadis Kesehatan yang lama mengatakan alasan perekrutan ini di karenakan tingginya angka kematian Ibu dan Anak di Kampar sehingga harus melanggar Juknis dan aturan yang ada, apakah di Papua dan Indonesia Timur lainnya angka kematian Ibu dan Anak tidak tinggi ?
Toh mereka tidak melanggar Juknis dan aturan yang ada," jelasnya.
"Sebenarnya kita kasihan melihat adek - adek kita yang menjadi korban kasus perekrutan tenaga RTK yang Ilegal ini," imbuhnya.
Ditambahkannya,"agar kasus ini dibuka terang benderang dan bisa mengungkap dalang dibalik semua ini, saya sangat setuju kasus ini diusut tuntas,"tegasnya.
"Dari data awal yang disampaikan adek - adek RTK ini, pada tahun 2016 ada 78 tenaga RTK dan 31 tenaga penunggu Rumah tunggu Kelahiran dan ini yang diketahui mantan Kabid Yankes serta entah apa dasarnya ditahun 2017 bertambah 63 orang, berarti ada perekrutan baru lagi, serelah kita konfirmasi ke mantan Kabid tersebut beliau mengatakan tidak mengetahui hal tersebut dan disaat ini diusulkan kepada saya, saya menolaknya,"ucap Hermiati mengulanigi apa yang disampaikan mantan Kabid tersebut.
Menurut Herniati sesuai Juknis dan aturan yang berlaku honor arau transport mereka ini tidak boleh dibayarkan, untuk itu kita akan mencarikan solusi dengan berkonsultasi dengan Kabag Hukum dan ini boleh dibayarkan berdasarkan SK mereka sebelumnya apa iru sebagai THL atau TKS," pungkasnya.
(And)
| Editor | : | Dirman |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham