Proyek RKB SDN 028 Kubang jaya
Plank Nama sekolah SDN o28 Kubang Jaya
Dugaan Korupsi Pembangunan RKB SDN 028 Kubang Jaya Siak Hulu
Jumat 17 Oktober 2014, 08:30 WIB
Plank Nama sekolah SDN o28 Kubang Jaya
SIAK HULU. Riaumadani.com - Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru [RKB] di SD Negeri 028 Kubang Jaya kecamatan Siak hulu Kabupaten Kampar diduga kuat menyalahi bestek.
Proyek Pembangunan RKB ini menggunakan dana APBN tahun 2014 senilai Rp. 147.322.111 juta. Namun dalam realisasi pengerjaan proyek ini di duga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan
Hal ini bersasarkan pantauan Riaumadani.com Jum'at [03/10/2014] diokasi RKB desa Kubang Jaya. Menurut laporan salah seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya kepada Riaumadani. com mengatakan, jenis ukuran besi tiang bangunan, rata-rata memiliki ukuran 8 mill dan juga untuk besi slop atas. Begitu juga keramik lantai merk Ikad palsu. hal ini dikatakan oleh tukang bangunan yang mengerjakan RKB tersebut.
Tukang yang berinisial T saat dijumpai Riaumadani.com mengatakan," keramik yang kita pasang sekarang merk Ikad ini tidak sama ukurannya. saat pemasangan keramik ini agak susah disebabkan ukurannya tidak sama. ini pasti paslu, karena biasanya keramik merk Ikad ini, tulisan Ikad nya ada dikotak bukan di lakban nya, ujarnya
Kepala sekolah SDN 028 Ali Imran, S.Pd ketika dikonfirmasikan, Jumat [03/10/2014] adanya penyimpangan pembangunan RKB tersebut mengatakan tidak tahu. Apalagi keramiknya banyak sejumlah 150 kotak, dan itu bukan kesalahan kita karena dari toko bangunannya. Ada 5 sekolah yang sama menggunakan keramik yang sama", terangnya.
Anehnya lagi, ALi Imran ketika ditanyakan Riaumadani. com, Toko tempat pembelian Keramik mengatakan tidak tahu juga, karena yang membeli bukan saya tapi kawan, "ujarnya
Menyikapi hal ini, Sekretaris Jendra LSM Pemantau Pembangunan Imfrastruktur Riau [PPIR] Tamrin Ismail saat dimintai tanggapanya oleh media ini mengatakan, "Untuk mengusut ada tidaknya dugaan korupsi pada proyek tersebut, tidaklah terlalu sulit. Apa lagi, pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan. Caranya cukup dengan meminta data Bestek pengerjaan RKB ke Dinas Pendidikan.
Dari situ nanti diketahui apakah gedung yang dibangun itu sudah sesuai gambar atau belum. Kemudian bahan yang digunakan sudah memenuhi standar atau belum. Karena, untuk membuktikan bahwa gedung tersebut ada unsur korupsinya harus didukung dengan data dan keterangan yang cukup,ujar Tamrin Ismail
Dikatakannya, jangankan proyek yang belum selesai dikerjakan, proyek yang sudah puluhan tahun pun masih bisa diusut korupsinya. Sepanjang data dan keterangan yang dibutuhkan memenuhi syarat untuk ditingkatkan statusnya, dari penyelidikan ke penyidikan," katanya.**
Proyek Pembangunan RKB ini menggunakan dana APBN tahun 2014 senilai Rp. 147.322.111 juta. Namun dalam realisasi pengerjaan proyek ini di duga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan
Hal ini bersasarkan pantauan Riaumadani.com Jum'at [03/10/2014] diokasi RKB desa Kubang Jaya. Menurut laporan salah seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya kepada Riaumadani. com mengatakan, jenis ukuran besi tiang bangunan, rata-rata memiliki ukuran 8 mill dan juga untuk besi slop atas. Begitu juga keramik lantai merk Ikad palsu. hal ini dikatakan oleh tukang bangunan yang mengerjakan RKB tersebut.
Tukang yang berinisial T saat dijumpai Riaumadani.com mengatakan," keramik yang kita pasang sekarang merk Ikad ini tidak sama ukurannya. saat pemasangan keramik ini agak susah disebabkan ukurannya tidak sama. ini pasti paslu, karena biasanya keramik merk Ikad ini, tulisan Ikad nya ada dikotak bukan di lakban nya, ujarnya
Kepala sekolah SDN 028 Ali Imran, S.Pd ketika dikonfirmasikan, Jumat [03/10/2014] adanya penyimpangan pembangunan RKB tersebut mengatakan tidak tahu. Apalagi keramiknya banyak sejumlah 150 kotak, dan itu bukan kesalahan kita karena dari toko bangunannya. Ada 5 sekolah yang sama menggunakan keramik yang sama", terangnya.
Anehnya lagi, ALi Imran ketika ditanyakan Riaumadani. com, Toko tempat pembelian Keramik mengatakan tidak tahu juga, karena yang membeli bukan saya tapi kawan, "ujarnya
Menyikapi hal ini, Sekretaris Jendra LSM Pemantau Pembangunan Imfrastruktur Riau [PPIR] Tamrin Ismail saat dimintai tanggapanya oleh media ini mengatakan, "Untuk mengusut ada tidaknya dugaan korupsi pada proyek tersebut, tidaklah terlalu sulit. Apa lagi, pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan. Caranya cukup dengan meminta data Bestek pengerjaan RKB ke Dinas Pendidikan.
Dari situ nanti diketahui apakah gedung yang dibangun itu sudah sesuai gambar atau belum. Kemudian bahan yang digunakan sudah memenuhi standar atau belum. Karena, untuk membuktikan bahwa gedung tersebut ada unsur korupsinya harus didukung dengan data dan keterangan yang cukup,ujar Tamrin Ismail
Dikatakannya, jangankan proyek yang belum selesai dikerjakan, proyek yang sudah puluhan tahun pun masih bisa diusut korupsinya. Sepanjang data dan keterangan yang dibutuhkan memenuhi syarat untuk ditingkatkan statusnya, dari penyelidikan ke penyidikan," katanya.**
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau