Universitas Islam Kuansing (UNIKS)
Trian Julhadi Sebagai Pengamat ekononomi Riau dan juga dosen PNS UIN Riau
Trian Julhadi : UNIKS Sebaiknya Dijadikan Perguruan Tinggi Negri Saja
Jumat 13 Juli 2018, 23:56 WIB
Trian Julhadi Sebagai Pengamat ekononomi Riau dan juga dosen PNS UIN Riau
Teluk Kuantan, RIAUMADANI.com - Terkait bangunan Universitas Islam Kuansing (UNIKS) yang masih belum ditempati sampai saat ini, yang membuat masyarakat Kuansing bertanya-tanya kenapa sampai saat ini belum dihuni, padahal dikabarkan sudah lunas.
Hal ini membuat Trian Julhadi Sebagai Pengamat ekononomi Riau dan juga dosen PNS UIN Riau berkomentar "UNIKS dijadikan perguruan tinggi negeri saja. Kita urus segala persyaratan untuk menjadi perguruan tinggi negeri". Jelasnya kepada media ini, Kamis 12/07/2018
Trian memaparkan bahwasanya jika UNIKS sudah dijadikan universitas negri tidak lagi menjadi tanggung Daerah.
"Nah kalo sudah di negeri kan tidak membebankan kepada APBD kuansing lagi dan tentunya sudah menjadi tanggung jawab APBN semua operasionalnya, nantinya Pemda kuansing hanya bisa membantu dalam pemberian bantuan baesiswa terhadap mahasiswa dan tenaga kependidikan" paparnya.
"selanjutnya untuk dosen dosen dan tenaga non kependidikan lainnya untuk melanjutkan master dan doktor karena menurutnya begitu kompetitifnya persaingan perguruan tinggi sekarang ini..sekarang ini tenaga dosen disebuah perguruan tinggi harus bergelar doktor bahkan guru besar agar nilai perguruan tinggi tersebut terakreditasi" kembali memaparkan.
Iaa menyarankan kepa Pimpinan Daerah untuk berperan aktip dalam upaya ini, "Oleh karena itu kepada pemerintahan MH mulailah memikirkan UNIKS ini agar UNIKS ini tidak menjadi bangunan tak bertuan seperti yang kita lihat sekarang ini, karena pembangunannya yang megah itu telah meghabiskan triliyun rupiah uang rakyat kuansing" harapnya.
Presiden Uniks Kuasing Agustin juga menyatakan hal sama saat di hubungi media ini melalui via telepon "Sayang sekali kampus sebesar dan sebagus itu sampai sekarang masih belum bisa digunakan sama halnya dengan Hotel dan pasar moderen padahal dana yang di habiskan sangat la besar" nyata agustin.
Ia mengaku Hal ini sudah pernah dibicarakanya dengan Bupati Kuansing.
"saya juga pernah menanyakan permasalahan yang terjadi kepada Bapak Bupati, tentang belum juga bisa digunakan kampus baru Uniks padahal informasi yang saya dapatkan gedung Uniks sudah lunas"
"karena ada aturan aturan yang harus dilakukan untuk bisa menepati gedung tersebut salah satunya menjadikan Uniks negri" dengan menirikun apa yang di sampaikan Bupati kepadanya.
Agustin selaku Presiden Uniks Berharap permasalahan ini untuk di rembukan oleh pemda dan pihak yayasan.
"saya sebagai presiden Uniks berharap semua nya dapat duduk bersama baik dari Pemda, yayasan Uniks dan dr pihak uniknya sendiri untuk mendapatkan solusi agar dunia pendidikan di Kuansing ini kedepannya semakin lebih baik, maju dan berkembang" Harapnya. Mu/rls
Hal ini membuat Trian Julhadi Sebagai Pengamat ekononomi Riau dan juga dosen PNS UIN Riau berkomentar "UNIKS dijadikan perguruan tinggi negeri saja. Kita urus segala persyaratan untuk menjadi perguruan tinggi negeri". Jelasnya kepada media ini, Kamis 12/07/2018
Trian memaparkan bahwasanya jika UNIKS sudah dijadikan universitas negri tidak lagi menjadi tanggung Daerah.
"Nah kalo sudah di negeri kan tidak membebankan kepada APBD kuansing lagi dan tentunya sudah menjadi tanggung jawab APBN semua operasionalnya, nantinya Pemda kuansing hanya bisa membantu dalam pemberian bantuan baesiswa terhadap mahasiswa dan tenaga kependidikan" paparnya.
"selanjutnya untuk dosen dosen dan tenaga non kependidikan lainnya untuk melanjutkan master dan doktor karena menurutnya begitu kompetitifnya persaingan perguruan tinggi sekarang ini..sekarang ini tenaga dosen disebuah perguruan tinggi harus bergelar doktor bahkan guru besar agar nilai perguruan tinggi tersebut terakreditasi" kembali memaparkan.
Iaa menyarankan kepa Pimpinan Daerah untuk berperan aktip dalam upaya ini, "Oleh karena itu kepada pemerintahan MH mulailah memikirkan UNIKS ini agar UNIKS ini tidak menjadi bangunan tak bertuan seperti yang kita lihat sekarang ini, karena pembangunannya yang megah itu telah meghabiskan triliyun rupiah uang rakyat kuansing" harapnya.
Presiden Uniks Kuasing Agustin juga menyatakan hal sama saat di hubungi media ini melalui via telepon "Sayang sekali kampus sebesar dan sebagus itu sampai sekarang masih belum bisa digunakan sama halnya dengan Hotel dan pasar moderen padahal dana yang di habiskan sangat la besar" nyata agustin.
Ia mengaku Hal ini sudah pernah dibicarakanya dengan Bupati Kuansing.
"saya juga pernah menanyakan permasalahan yang terjadi kepada Bapak Bupati, tentang belum juga bisa digunakan kampus baru Uniks padahal informasi yang saya dapatkan gedung Uniks sudah lunas"
"karena ada aturan aturan yang harus dilakukan untuk bisa menepati gedung tersebut salah satunya menjadikan Uniks negri" dengan menirikun apa yang di sampaikan Bupati kepadanya.
Agustin selaku Presiden Uniks Berharap permasalahan ini untuk di rembukan oleh pemda dan pihak yayasan.
"saya sebagai presiden Uniks berharap semua nya dapat duduk bersama baik dari Pemda, yayasan Uniks dan dr pihak uniknya sendiri untuk mendapatkan solusi agar dunia pendidikan di Kuansing ini kedepannya semakin lebih baik, maju dan berkembang" Harapnya. Mu/rls
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Minggu 02 Agustus 2026, 06:16 WIB
Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan
Selasa 28 Juli 2026
Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan