Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
KERACUNAN
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa
Senin 02 Juli 2018, 22:37 WIB
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar

PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kadiskes Riau, Mimi Nazir Senin (2/7/18) mengatakan bahwa terkait keracunan masal usai menghadiri pesta pernikahan di Dusun Perambahan Desa Koto Perambahan, Kampar, Diskes Riau membawa sampel makanan untuk diperiksa di UPT Labkesling Dinkes Provinsi Riau.

" Hasilnya membutuhkan waktu 7 sd 10 hari. Karena membutuhkan pemeriksaan kultur jaringan. Ada 9 parameter mikrobilogi yg diperiksa. Yaitu E.coli, salmonella, shigella, vibrio, staphylococcus, streptococcus, Bacillus, jamur dan Clostridium," terang Mimi.

Menurut Mimi, tim bergerak cepat dan krisis Dinkes provinsi Riau turun malam itu juga ke lokasi bersama Dinkes kabupaten Kampar. Mereka melaksanakan pelayanan sampai jam 5 pagi.

"Disamping pelayanan juga dilakukan survey dan observasi serta investigasi epidemiologi kesehatan lingkungan di lokasi acara," terangnya.

Seperti diberitakan beberapa media, sebanyak 27 orang warga yang diduga keracunan makanan saat menghadiri pesta pernikahan salah seorang warga di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa di rawat Rumah Sakit Bunda Anisyah Air Tiris.

"Kita menerima korban dalam kondisi lemas dan mual-mual,untuk sementara seluruh korban yang di rujuk kesini akan terus follow up kindisinya,alhamdulillah sebanyak 27 korban yang dilarikan ke RSIA Bunda Anisyah telah kita tangani dengan serta tertolong dengan baik," jelas Dirut RSIA Bunda Anisyah.

Korban keracunan yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah tersebut rata-rata kaum Perempuan dan anak  anak,dari informasi yang disampaika  oleh Dr.Andri selaku Dirut RSIA Bunda Anisyah kepada awak media saat ditemui senen pagi 2/7 menjelaskan korban yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah kebanyakan kaum hawa dan anak-anak. Rls




Editor : Tis-rls
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top