KERACUNAN
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa
Senin 02 Juli 2018, 22:37 WIB
Diskes Riau Periksa 9 Parameter Penyebab Keracunan Masal di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kadiskes Riau, Mimi Nazir Senin (2/7/18) mengatakan bahwa terkait keracunan masal usai menghadiri pesta pernikahan di Dusun Perambahan Desa Koto Perambahan, Kampar, Diskes Riau membawa sampel makanan untuk diperiksa di UPT Labkesling Dinkes Provinsi Riau.
" Hasilnya membutuhkan waktu 7 sd 10 hari. Karena membutuhkan pemeriksaan kultur jaringan. Ada 9 parameter mikrobilogi yg diperiksa. Yaitu E.coli, salmonella, shigella, vibrio, staphylococcus, streptococcus, Bacillus, jamur dan Clostridium," terang Mimi.
Menurut Mimi, tim bergerak cepat dan krisis Dinkes provinsi Riau turun malam itu juga ke lokasi bersama Dinkes kabupaten Kampar. Mereka melaksanakan pelayanan sampai jam 5 pagi.
Seperti diberitakan beberapa media, sebanyak 27 orang warga yang diduga keracunan makanan saat menghadiri pesta pernikahan salah seorang warga di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa di rawat Rumah Sakit Bunda Anisyah Air Tiris.
"Kita menerima korban dalam kondisi lemas dan mual-mual,untuk sementara seluruh korban yang di rujuk kesini akan terus follow up kindisinya,alhamdulillah sebanyak 27 korban yang dilarikan ke RSIA Bunda Anisyah telah kita tangani dengan serta tertolong dengan baik," jelas Dirut RSIA Bunda Anisyah.
Korban keracunan yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah tersebut rata-rata kaum Perempuan dan anak anak,dari informasi yang disampaika oleh Dr.Andri selaku Dirut RSIA Bunda Anisyah kepada awak media saat ditemui senen pagi 2/7 menjelaskan korban yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah kebanyakan kaum hawa dan anak-anak. Rls
" Hasilnya membutuhkan waktu 7 sd 10 hari. Karena membutuhkan pemeriksaan kultur jaringan. Ada 9 parameter mikrobilogi yg diperiksa. Yaitu E.coli, salmonella, shigella, vibrio, staphylococcus, streptococcus, Bacillus, jamur dan Clostridium," terang Mimi.
Menurut Mimi, tim bergerak cepat dan krisis Dinkes provinsi Riau turun malam itu juga ke lokasi bersama Dinkes kabupaten Kampar. Mereka melaksanakan pelayanan sampai jam 5 pagi.
"Disamping pelayanan juga dilakukan survey dan observasi serta investigasi epidemiologi kesehatan lingkungan di lokasi acara," terangnya.
"Kita menerima korban dalam kondisi lemas dan mual-mual,untuk sementara seluruh korban yang di rujuk kesini akan terus follow up kindisinya,alhamdulillah sebanyak 27 korban yang dilarikan ke RSIA Bunda Anisyah telah kita tangani dengan serta tertolong dengan baik," jelas Dirut RSIA Bunda Anisyah.
Korban keracunan yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah tersebut rata-rata kaum Perempuan dan anak anak,dari informasi yang disampaika oleh Dr.Andri selaku Dirut RSIA Bunda Anisyah kepada awak media saat ditemui senen pagi 2/7 menjelaskan korban yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah kebanyakan kaum hawa dan anak-anak. Rls
| Editor | : | Tis-rls |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau