PILKADA RIAU 2018
H Arsyadjuliandi Rachman,
Arsyadjuliandi Rachman: Kita Tetap Menunggu Keputusan Akhir KPU Riau Secara Resmi
Rabu 27 Juni 2018, 23:35 WIB
H Arsyadjuliandi Rachman,
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno hingga kini tetap menunggu proses perhitungan suara melalui rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau.
Demikian disampaikan Calon Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (27/6/2018) malam di kediamannya jalan Sudirman, Pekanbaru.
"Soal penghitungan suara, kami masih tetap menunggu hasil akhir yang dilakukan KPU Riau. Namun kita tetap ada melakukan perhitungan internal secara manual," katanya.
Disinggung soal klaim kemenangan dari paslon lain berdasarkan quick count, pria yang akrab disapa Andi Rachman menjawab santai.
"Klaim kemenangan itu biasa. Kita hargai itu. Tapi kita tetap menunggu keputusan akhir KPU Riau secara resmi," ungkapnya.
Karena itu, Andi Rachman meminta kepada pendukung Paslon nomor urut 4 untuk tetap mengawasi dan mengawal proses penghitungan mulai dari tingkat bawah hingga nanti di plenokan di KPU 9 Juli mendatang.
"Secara pribadi saya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Riau yang telah mensukseskan pesta demokrasi ini dengan aman dan damai. Kita lihat selama proses pencoblosan tidak ada gesekan yang berarti," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam hitungan cepat lembaga survei PolMark Indonesia menetapkan Syamsuar-Edy Natar Nasution menjadi pemenang dalam gelaran Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018.
Hal ini disampailan oleh Direktur Operasional PolMark Indonesia Maikal Febrian kepada media saat menggelar konferensi pers di Prime Park Hotel Pekanbaru, Rabu (27/6/2018).
Ia mengatakan metode yang dipakai adalah sistem random sampling dengan jumlah sampel 350 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Riau dengan margin of error 1 persen pada tingkat kepercayaan 99 persen.
"Dari 350 sampel TPS masih ada 1 TPS yang belum masuk ke kita. Sampai saat ini kita masih menunggu angkanya masuk," ujar Maikal.
Dikatakan Maikal, berdasarkan data yang masuk hinggal pukul 17.09 WIB tingkat persentase pasangan Syamsuar-Edy Nasution 38,17 persen disusul oleh pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno, kemudian Firdaus-Rusli 20,23 persen dan yang paling buncit adalah pasangan Lukman Edy-Hardianto 17,25 persen.
"Berdasarkan peraturan KPU, jika selisih angkanya diatas 1,5 persen maka sengketa di MK tidak bisa dilakukan. Dan kalau kita lihat, angka selisih Syamsuar-Edy dengan pasangan lain sangat jauh," ungkapnya.
Lanjut Maikal, meski masih ada data 1 TPS yang belum masuk, dipastikan tak akan banyak perubahan data yang terjadi.
"Jadi dengan ucapan "Bismillahirohmanirrohim", kami dari PolMark Indonesia menyatakan Syamsuar-Edy Nasution adalah pemenang pada Pilgubri 2018," pungkasnya.(Rls)
Demikian disampaikan Calon Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (27/6/2018) malam di kediamannya jalan Sudirman, Pekanbaru.
"Soal penghitungan suara, kami masih tetap menunggu hasil akhir yang dilakukan KPU Riau. Namun kita tetap ada melakukan perhitungan internal secara manual," katanya.
Disinggung soal klaim kemenangan dari paslon lain berdasarkan quick count, pria yang akrab disapa Andi Rachman menjawab santai.
"Klaim kemenangan itu biasa. Kita hargai itu. Tapi kita tetap menunggu keputusan akhir KPU Riau secara resmi," ungkapnya.
Karena itu, Andi Rachman meminta kepada pendukung Paslon nomor urut 4 untuk tetap mengawasi dan mengawal proses penghitungan mulai dari tingkat bawah hingga nanti di plenokan di KPU 9 Juli mendatang.
"Secara pribadi saya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Riau yang telah mensukseskan pesta demokrasi ini dengan aman dan damai. Kita lihat selama proses pencoblosan tidak ada gesekan yang berarti," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam hitungan cepat lembaga survei PolMark Indonesia menetapkan Syamsuar-Edy Natar Nasution menjadi pemenang dalam gelaran Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018.
Hal ini disampailan oleh Direktur Operasional PolMark Indonesia Maikal Febrian kepada media saat menggelar konferensi pers di Prime Park Hotel Pekanbaru, Rabu (27/6/2018).
Ia mengatakan metode yang dipakai adalah sistem random sampling dengan jumlah sampel 350 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Riau dengan margin of error 1 persen pada tingkat kepercayaan 99 persen.
"Dari 350 sampel TPS masih ada 1 TPS yang belum masuk ke kita. Sampai saat ini kita masih menunggu angkanya masuk," ujar Maikal.
Dikatakan Maikal, berdasarkan data yang masuk hinggal pukul 17.09 WIB tingkat persentase pasangan Syamsuar-Edy Nasution 38,17 persen disusul oleh pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno, kemudian Firdaus-Rusli 20,23 persen dan yang paling buncit adalah pasangan Lukman Edy-Hardianto 17,25 persen.
"Berdasarkan peraturan KPU, jika selisih angkanya diatas 1,5 persen maka sengketa di MK tidak bisa dilakukan. Dan kalau kita lihat, angka selisih Syamsuar-Edy dengan pasangan lain sangat jauh," ungkapnya.
Lanjut Maikal, meski masih ada data 1 TPS yang belum masuk, dipastikan tak akan banyak perubahan data yang terjadi.
"Jadi dengan ucapan "Bismillahirohmanirrohim", kami dari PolMark Indonesia menyatakan Syamsuar-Edy Nasution adalah pemenang pada Pilgubri 2018," pungkasnya.(Rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan