Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Hari Raya Enam
Hari Raya Ayo Zora 2018 Spanduk #2019 Gant iPresiden Bertebaran di Kota Bangkinang
Sabtu 23 Juni 2018, 22:44 WIB
Baliho #2019GantiPresiden di Jl. Nur Mahyudin setelah simpang Jl. Sadam Husen di Dusun Uwai, Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang.
BANGKINANG, RIAUMADANI. com – Ada yang berbeda dari perayaan hari raya enam yang selalu diperingati setelah puasa 6 hari di bulan Syawal setiap tahunnya oleh Warga Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar.

Biasanya disepanjang jalan yang dilalui penziarah hanya terpajang baliho kepala daerah, anggota dewan hingga kepala desa, namun perayaan tradisi yang juga dikenal hari Ayo Zora tahun 2018 terpajangnya baliho #2019GantiPresiden di Jl. Nur Mahyudin setelah simpang Jl. Sadam Husen di Dusun Uwai, Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang.

“#2019 ganti presiden #secara konstitusional,” tulisan berwarna hitam dan merah di backround putih itu terlihat begitu mencolok
berjejer di pagar sebuah bangunan persis dipinggir jalan.

Sontak, spanduk yang terpajang di kedua sisi jalan mendapat komentar yang beragam dari para pejalan kaki yang melewati jalan tersebut.
Kemacetan di Jl. Nur Mahyudin Bangkinang akibat padatnya jemaah ziarah kubur.


“Sah-sah saja, asalkan tidak menyinggung dan tidak mengandung unsur sara, mungkin yang membuat spanduk ini tak sabar nunggu 2019,” ungkap Masril, salah seorang warga saat dimintai keterangan perihal spanduk tersebut.

Komentar bernada dukungan, juga disampaikan penziarah lainnya. Toni, yang mengaku warga Pulau ini mendukung tulisan spanduk yang juga dipasang menggunakan potongan bambu tersebut.

“Amin.., Insyaallah terwujud,” harapnya.

*Lalu apa pendapat anda??. Rls/dtc




Editor : Tis
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top