DEKALRASI PTS SERIAU
PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme dan Terorisme Jumat sore (8/6/2018) jelang berbuka itu berlangsung di Kampus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru
PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme dan Terorisme
Sabtu 09 Juni 2018, 22:26 WIB
PTS se Riau Deklarasikan Lawan Radikalisme dan Terorisme Jumat sore (8/6/2018) jelang berbuka itu berlangsung di Kampus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta se Provinsi Riau menanda-tangani Deklarasi Melawan Radikalisme dan Terorisme. Kegiatan yang berlangsung Jumat sore (8/6/2018) jelang berbuka itu berlangsung di Kampus Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, dan difasilitasi oleh APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Wilayah X-B Riau.
Sebelum deklarasi ditanda-tangani, Ketua APTISI dr Zainal Abidin, MPH terlebih dahulu membacakan naskah deklarasi dihadapan Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang, Danrem 031/WB Brigjen TNI Soni Aprilianto, Kepala Badan Intelijen Daerah Rakhman Haryadi, Presiden dan Gubernur BEM masing-masing perguruan tinggi. Hadir juga Kepala Balitbang Provinsi Riau, Dra. Hj. Arbaini bersama Kesbangpol. Dalam deklarasi itu, Pimpinan PTS se Riau secara tegas menyatakan melawan segala bentuk tindakan radikalisme dan terorisme.
Usai penanda-tanganan Kapolda Nandang mengajak seluruh komponen bangsa bersama-sama mewujudkan kemanan di Provinsi Riau. Ia menyebutkan, paham radilisme telah dimulai saat anak-anak berada di bangku sekolah lanjutan atas, dan berlanjut hingga ke perguruan tinggi. Tugas universitas, kata Nandang, adalah bagaimana supaya paham tersebut tidak berkembang.
"Harus selalu ada komunikasi harmonis dan terarah antara mahasiswa dengan dosen. Termasuk memperhatikan perilaku mahasiswa," tegas Kapolda.
Menurut Nandang, penganut paham radikalisme cenderung bersifat tertutup. Dan, sifat itu jauh dari jati diri seorang mahasiswa. Dosen diharapkan tidak hanya dapat mengajar di bangku kuliah melainkan selalu memberi perhatian kepada mahasiswa baik ketika berada di kampus maupun di luar kampus.
"Terorisme merupakan ancaman bagi kita semua dan siapapun bisa terpengaruh olehnya," ungkap Nandang.
Sementara Rektor UIR mengaku senang dapat menjadi bagian dari gerakan melawan radikalisme dan terorisme. Sesungguhnya, ucap Rektor, ajaran Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan radikal dan teror. Kampus harus dijadikan sebagai tempat syurganya ilmu pengetahuan dan teknologi serta berperadaban bagi civitas akademika.
Kami mendukung langkah-langkah dan upaya kepolisian dalam membongkar dan menangkap terduga terorisme. "Kita sampaikan apresiasi dan rasa salut yang luar biasa kepada kepolisian atas kinerja membongkar dan menagkap pelaku terduga terorisme," tegas Syafrinaldi usai deklarasi kepada wartawan. (MCR)
Sebelum deklarasi ditanda-tangani, Ketua APTISI dr Zainal Abidin, MPH terlebih dahulu membacakan naskah deklarasi dihadapan Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang, Danrem 031/WB Brigjen TNI Soni Aprilianto, Kepala Badan Intelijen Daerah Rakhman Haryadi, Presiden dan Gubernur BEM masing-masing perguruan tinggi. Hadir juga Kepala Balitbang Provinsi Riau, Dra. Hj. Arbaini bersama Kesbangpol. Dalam deklarasi itu, Pimpinan PTS se Riau secara tegas menyatakan melawan segala bentuk tindakan radikalisme dan terorisme.
Usai penanda-tanganan Kapolda Nandang mengajak seluruh komponen bangsa bersama-sama mewujudkan kemanan di Provinsi Riau. Ia menyebutkan, paham radilisme telah dimulai saat anak-anak berada di bangku sekolah lanjutan atas, dan berlanjut hingga ke perguruan tinggi. Tugas universitas, kata Nandang, adalah bagaimana supaya paham tersebut tidak berkembang.
"Harus selalu ada komunikasi harmonis dan terarah antara mahasiswa dengan dosen. Termasuk memperhatikan perilaku mahasiswa," tegas Kapolda.
Menurut Nandang, penganut paham radikalisme cenderung bersifat tertutup. Dan, sifat itu jauh dari jati diri seorang mahasiswa. Dosen diharapkan tidak hanya dapat mengajar di bangku kuliah melainkan selalu memberi perhatian kepada mahasiswa baik ketika berada di kampus maupun di luar kampus.
"Terorisme merupakan ancaman bagi kita semua dan siapapun bisa terpengaruh olehnya," ungkap Nandang.
Sementara Rektor UIR mengaku senang dapat menjadi bagian dari gerakan melawan radikalisme dan terorisme. Sesungguhnya, ucap Rektor, ajaran Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan radikal dan teror. Kampus harus dijadikan sebagai tempat syurganya ilmu pengetahuan dan teknologi serta berperadaban bagi civitas akademika.
Kami mendukung langkah-langkah dan upaya kepolisian dalam membongkar dan menangkap terduga terorisme. "Kita sampaikan apresiasi dan rasa salut yang luar biasa kepada kepolisian atas kinerja membongkar dan menagkap pelaku terduga terorisme," tegas Syafrinaldi usai deklarasi kepada wartawan. (MCR)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham