Oknum Wartawan dan LSM
Oknum Wartawan dan LSM
Sejumlah Kepala Desa di Kuansing Resah Dengan Oknum Yang Minta-minta
Rabu 30 Mei 2018, 04:31 WIB
Sejumlah Kepala Desa di Kuansing Resah Dengan Oknum Yang Minta-minta
Teluk Kuantan, RIAUMADANI.com - Sejumlah kepala desa, di Kabupaten Kuansing, mengeluhkan ulah oknum mengaku wartawan dan mengatasnamakan Lembaga pemantau tertentu yang meminta sejumlah uang dengan memaksa.
Para oknum tersebut, menurut beberapa kepala desa, di Kuansing Selasa (29/05), mendatangi mereka dengan berbagai dalih, tapi ujung-ujungnya hanya meminta uang modusnya minta ongkos dan biaya lainnya.
Oknum tersebut mendatangi para aparatur desa, seperti para kepala desa, dan tidak sungkan-sungkan meminta uang dengan cara berkelompok dan bahkan mengatasnamakan wartawan yang bertugas di wilayah Provinsi Riau.
Salah seorang kepala desa di Kecamatan Logas Tanah Darat, yang meminta identitasnya disembunyikan mengungkapkan, mereka datang dengan memakai mobil dan sepeda motor.
Menurutnya, mereka datang dan minta ketemu, kemudian berbincang-bincang. "Ujung-ujungnya minta ongkos pulang, kalau belum diberi uang mereka rada memaksa dan tidak akan beranjak dari ruangan," ujarnya pula.
Begitupun pengakuan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Singingi, dikatakan, dirinya juga sering didatangi beberapa oknum mengaku wartawan maupun oknum mengatasnamakan Lembaga pemantau dengan motivasi meminta uang.
"Mereka mengaku wartawan dan lembaga pemantau, datang ke kantor, bahkan kalau kami tak ada di kantor, mereka mendatangi rumah kami, tanpa ada rasa malu dia langsung minta uang. Sudahlah pak, masak bapak tak bisa menganggarkan untuk kami di alokasi dana desa," kata mereka seperti dituturkan kepala desa itu pula.
Para kepala desa itu pun menegaskan bahwa uang yang dicairkan adalah bukan milik mereka sendiri, tapi merupakan dana milik desa yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya.
"Saya bilang saja, ini kan bukan uang saya, ini uang negara harus jelas peruntukan dan pertanggungjawabannya," ujar kepala desa itu
Mereka berharap oknum mengaku wartawan dan Lembaga pemantau itu bisa segera ditertibkan aparat terkait, agar tidak meresahkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.* (mu)
Para oknum tersebut, menurut beberapa kepala desa, di Kuansing Selasa (29/05), mendatangi mereka dengan berbagai dalih, tapi ujung-ujungnya hanya meminta uang modusnya minta ongkos dan biaya lainnya.
Oknum tersebut mendatangi para aparatur desa, seperti para kepala desa, dan tidak sungkan-sungkan meminta uang dengan cara berkelompok dan bahkan mengatasnamakan wartawan yang bertugas di wilayah Provinsi Riau.
Salah seorang kepala desa di Kecamatan Logas Tanah Darat, yang meminta identitasnya disembunyikan mengungkapkan, mereka datang dengan memakai mobil dan sepeda motor.
Menurutnya, mereka datang dan minta ketemu, kemudian berbincang-bincang. "Ujung-ujungnya minta ongkos pulang, kalau belum diberi uang mereka rada memaksa dan tidak akan beranjak dari ruangan," ujarnya pula.
Begitupun pengakuan salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Singingi, dikatakan, dirinya juga sering didatangi beberapa oknum mengaku wartawan maupun oknum mengatasnamakan Lembaga pemantau dengan motivasi meminta uang.
"Mereka mengaku wartawan dan lembaga pemantau, datang ke kantor, bahkan kalau kami tak ada di kantor, mereka mendatangi rumah kami, tanpa ada rasa malu dia langsung minta uang. Sudahlah pak, masak bapak tak bisa menganggarkan untuk kami di alokasi dana desa," kata mereka seperti dituturkan kepala desa itu pula.
Para kepala desa itu pun menegaskan bahwa uang yang dicairkan adalah bukan milik mereka sendiri, tapi merupakan dana milik desa yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya.
"Saya bilang saja, ini kan bukan uang saya, ini uang negara harus jelas peruntukan dan pertanggungjawabannya," ujar kepala desa itu
Mereka berharap oknum mengaku wartawan dan Lembaga pemantau itu bisa segera ditertibkan aparat terkait, agar tidak meresahkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.* (mu)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham