Diduga Teroris Serang Mapolda Riau
Foto-foto para pelaku ramai tersebar di media sosial dan aplikasi chatting seperti Whatsapp.
Teroris Serang Mapolda Riau, Baku Tembak Terjadi Antara Polisi dan Terduga Teroris
Rabu 16 Mei 2018, 04:52 WIB
Foto-foto para pelaku ramai tersebar di media sosial dan aplikasi chatting seperti Whatsapp.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Aksi teroris membuat sekitar Mapolda Riau mencekam. Baku tembak terjadi antara polisi dan terduga teroris. Kini jalan sekitar Mapolda Riau disterilkan. Warga dan jurnalis dilarang mendekat.
Aparat kepolisian sampai saat ini masih terus mengepung markas Polda Riau, karena masih ada dua orang terduga teroris yang berada di belakang Mapolda.
Setelah dua orang terduga teroris berhasil ditembak mati, dua orang teroris berhasil keluar dari mobil Avanza putih dan melarikan diri ke dalam Mapolda Riau.
Beberapa menit yang lalu kembali terjadi aksi tembak menembak di belakang Mapolda Riau, tepatnya di jalan Gajahmada Pekanbaru. Ratusan Polisi bersenjata lengkap laras panjang dan pendek masih mengejar dua teroris.
Tiga jasad pelaku tampak tergeletak. Awalnya para pelaku mendatangi Mapolda Riau menggunakan Mobil Avanza putih masuk dari arah belakang kantor polisi ini.
Seperti diberitakan TVOne, salah satu terduga sempat mengancam petugas menggunakan samurai. Pelaku juga tampak menggunakan rompi.
Ada petugas yang terluka usai baku tembak. Bahkan awak media TVOne dilaporkan sempat terluka dalam insiden ini karena ditabrak oleh mobil pelaku dan kini dibawa ke rumah sakit terdekat.
Foto-foto para pelaku ramai tersebar di media sosial dan aplikasi chatting seperti Whatsapp. Warga Kota Pekanbaru mengaku panik dan takut keluar rumah hari ini
"Jadi takut keluar rumah. Semua tak aman. Teroris ini benar-benar berbahaya ya," kata Lira, salah satu karyawan swasta di Pekanbaru.
Padahal kata Lira, awalnya dia hendak ke Jalan Diponegoro untuk suatu keperluan.
"Kalau gini kondisinya, tak mau lah ke area keramaian dulu. Sekitar Sudirman itu lah," kata Lira cemas.
Untuk diketahui, mobil pelaku masih berada di lokasi dan menunggu sterilisasi dari tim penjinak bom. Rls
Aparat kepolisian sampai saat ini masih terus mengepung markas Polda Riau, karena masih ada dua orang terduga teroris yang berada di belakang Mapolda.
Setelah dua orang terduga teroris berhasil ditembak mati, dua orang teroris berhasil keluar dari mobil Avanza putih dan melarikan diri ke dalam Mapolda Riau.
Beberapa menit yang lalu kembali terjadi aksi tembak menembak di belakang Mapolda Riau, tepatnya di jalan Gajahmada Pekanbaru. Ratusan Polisi bersenjata lengkap laras panjang dan pendek masih mengejar dua teroris.
Tiga jasad pelaku tampak tergeletak. Awalnya para pelaku mendatangi Mapolda Riau menggunakan Mobil Avanza putih masuk dari arah belakang kantor polisi ini.
Seperti diberitakan TVOne, salah satu terduga sempat mengancam petugas menggunakan samurai. Pelaku juga tampak menggunakan rompi.
Ada petugas yang terluka usai baku tembak. Bahkan awak media TVOne dilaporkan sempat terluka dalam insiden ini karena ditabrak oleh mobil pelaku dan kini dibawa ke rumah sakit terdekat.
Foto-foto para pelaku ramai tersebar di media sosial dan aplikasi chatting seperti Whatsapp. Warga Kota Pekanbaru mengaku panik dan takut keluar rumah hari ini
"Jadi takut keluar rumah. Semua tak aman. Teroris ini benar-benar berbahaya ya," kata Lira, salah satu karyawan swasta di Pekanbaru.
Padahal kata Lira, awalnya dia hendak ke Jalan Diponegoro untuk suatu keperluan.
"Kalau gini kondisinya, tak mau lah ke area keramaian dulu. Sekitar Sudirman itu lah," kata Lira cemas.
Untuk diketahui, mobil pelaku masih berada di lokasi dan menunggu sterilisasi dari tim penjinak bom. Rls
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau