Senin, 2 Februari 2026

Breaking News

  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
  • Lantik 5 Pejabat Administrator Sekda Siak Tekankan Inovasi dan Profesionalisme ASN   ●   
  • Pengurangan Dana Desa Oleh Pusat Berdampak Bagi Pembagunan.dan Menghambat Kemajuan Desa    ●   
  • Yuhandi Kades Dusun Tua Pelang, Dukung Kinerja Polisi Langsung di Bawah Presiden RI.    ●   
  • Bupati Bengkalis Buka Festival Layang-Layang Wau Laksamana Diikuti 200 Peserta    ●   
Jelang Ramadhan
Harga Kebutuhan Pokok di Rohul Mulai Merangkak Naik
Senin 14 Mei 2018, 07:16 WIB
Menjelang bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah, sejumlah harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional  Kabupaten  Rokan Hulu (Rohul), kini mulai merangkak naik.

ROHUL. RIAUMADANI. com - Menjelang bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyah, sejumlah harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional  Kabupaten  Rokan Hulu (Rohul), kini mulai merangkak naik.

Seperti di Pasar Modren Pasir Pangaraian, Ahad (13/5/2018), sejumlah kebutuhan pokok naik 8 hingga 12 persen. Beberapa kebutuhan pokok seperti  ayam potong alami  kenaikan yang paling tinggi. Sebelumnya harga ayam potong di jual berkisar Rp38 ribu per kg, kini sudah menembus Rp50 ribu per kgnya.

Diakui seorang pedagang ayam Afdianto, bahwa kenaikan harga ayam potong terjadi sejak sepekan ini. Kenaikan harga ayam potong, diduga karena tingginya permintaan,  Sehingga berpengaruh terhadap harga.

“Kita membelinya dari toke dengan harga memang sudah mahal,  sehingga kita menaikkan harga jual,“ sebut Afidanto.

Kemudian, selain ayam potong,  cabe merah juga alami kenaikan dari harga Rp 28 ribu kini menjadi Rp35 ribu per kg. Termasuk bawang merah, dari harga Rp25 ribu per kgnya kini naik menjadi Rp35 ribu per kg, dan bawang putih dari Rp22 ribu per kg menjadi Rp25 ribu per kg.

Kemudian, telur ayam buras dari Rp40 ribu per papan kini menjadi Rp42 ribu per papannyam sementara untuk daging naik dari Rp110 ribu per kg saat ini menjadi Rp 120 ribu per kgnya.

Kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut, dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya bagi kaum ibu. Mereka menyatakan,  kenaikan harga kebutuhan  pokok  tersebut sangat memberatkan ekonomi,  di tengah kondisi  ekonomi  saat ini.

“kenaikan harga sembako sangat memberatkan kami, apalagi barang barang semua naik, ditambah ekonomi susah. Sebagai rakyat kecil, saat ini kita terpaksa harus pandai– pandai mengatur keuangan," teang Neni,  salah seorang  ibu rumah tangga.(sal/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Rohul
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top