Program SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting).
Kelompok Tani (Poktan) Berkah
Program UPSUS SIWAB di Kabupaten Kampar Sangat Membantu Peternak Sapi
Senin 30 April 2018, 21:53 WIB
Kelompok Tani (Poktan) Berkah
Advetorial Diskominfo Kampar
KAMPAR. RIAUMADANI. com - Kabupaten Kampar sangat potensi untuk pengembangan peternakan Sapi khususnya di daerah Tapung dan Kampar Kiri Tengah yang sejak tahun 2017 hingga saat ini tengah di kembangkan program pengembangan Sapi dengan sistem yang diberi nama Upaya Khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB).
Program Upaya Khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) adalah salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.
Program tersebut dituangkan dalam peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditanda tangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016.
Program ini memiliki tujuan mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi yang ditargetkan tercapai pada 2026 dan mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.
Oleh karena itu, UPSUS SIWAB akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet.
Terdapat dua program utama dalam program UPSUS SIWAB ini yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (Inka).

Kedua program utama tersebut merupakan upaya penerapan sistem manjemen reproduksi yang baik meliputi: pemeriksaan status reproduksi dan gangrep (gangguan reproduksi), pelayanan IB dan kawin alam, pemenuhan semen beku dan N2 Cair, pengendalian betina produktif, dan pemenuhan hijauan pakan ternak dan konsentrat. Kegiatan ini terintegrasi menggunakan pendekatan peran aktif masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya peternakan untuk mencapai kebuntingan 3 juta ekor dari 4 juta akseptor Sapi/Kerbau pada tahun 2017.
Terkait hal tersebut Kadis Perkebunan Perternakan dan Kesehatan Hewan Kampar Ir.Bustan yang diwakili drh.Zainudin Kabid Peternakan, mengatakan kepada Riaumadani. com. "Kegiatan Pencanangan Upsus Siwab tingkat Kabupaten Kampar merupakan salah satu langkah penguatan Upsus Siwab Provinsi Riau dalam rangka mendukung Upsus Siwab Nasional tahun 2017. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi sapi induk di dalam negeri, agar dapat terus menghasilkan anak sapi, karena itu program ini juga menjadi fokus Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun 2017.
Kepada pihak terkait untuk bahu membahu dan saling bekerja sama dalam mendukung dan menyukseskan Program Upsus Siwab ini. Khususnya kepada petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis agar senantiasa melakukan komunikasi yang intensif dengan mementingkan sumber daya pakan ternak dan kesehatan hewan, agar ke depan dapat menjadi masyarakat peternak yang semakin sukses, maju dan sejahtera," jelas Heri
Di Kabupaten Kampar untuk di tahun 2017 yang lalu Kampar menargetkan Isimilasi Buatan (IB) 8550 ekor dan yang bunting 5551 ekor, target ini tercapai dan terrealisasi seratus persen. Untuk tahun ini kita diberi target IB 3880 dan yang bunting 3440 ekor sedangkan yang lahir 3450 ekor," terang Kadis Perkebunan Perternakan dan Kesehatan Hewan Kampar Ir.Bustan yang diwakili drh.Zainudin Kabid Peternakan.
"Dengan 26 orang petugas (Isimilator) yang kita miliki, untuk target 2018 ini hingga bulan Juni sudah bisa kita capai,"ujar Zainudin.
Hal ini bisa kita lihat dari bulan Januari hingga Maret IB sudah mencapai 1506 ekor dengan yang bunting 2184 ekor dan yang lahir 986 ekor. Semua Isimilator melaksanakan IB secara serentak mulai Januari dengan target mereka masing - masing serta serta seluruh biaya gratis tidak dube bankan ke peternak.

Untuk mencapai target kita selalu memberikan motifasi kepada petugas agar bejerja cepat dan seandai nya target ini sudah tercapai di bulan Juni nanti, kita bisa ambil target untuk Kabupaten lain yang masih belum tercapai,"jelas Zainudin.
Selain Sapi di Kabupaten Kampar kita juga memiliki Kerbau yang sudah bersertifikat nasional yang terdapat di daerah Kuntu Kecamatan Kampar Kiri yang harus kita kembangkan.
Sertifikat nasional ini kita dapatkan saat tim dari Pusat turun kesana yang mengamati ada ciri - ciri serta karakteristik Kerbau di Kuntu ini tidak dimiliki Kerbau di daerah lain. Untuk itu saat ini kita melalui Petugas berupaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar Kerbau disini bisa dikembang. biakkan. (Adv Diskominfo Kampar?And)
KAMPAR. RIAUMADANI. com - Kabupaten Kampar sangat potensi untuk pengembangan peternakan Sapi khususnya di daerah Tapung dan Kampar Kiri Tengah yang sejak tahun 2017 hingga saat ini tengah di kembangkan program pengembangan Sapi dengan sistem yang diberi nama Upaya Khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB).
Program Upaya Khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) adalah salah satu program yang dicanangkan Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri.
Program tersebut dituangkan dalam peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditanda tangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016.
Program ini memiliki tujuan mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi yang ditargetkan tercapai pada 2026 dan mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam pemenuhan pangan asal hewan, dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat.
Oleh karena itu, UPSUS SIWAB akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet.
Terdapat dua program utama dalam program UPSUS SIWAB ini yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (Inka).

Kedua program utama tersebut merupakan upaya penerapan sistem manjemen reproduksi yang baik meliputi: pemeriksaan status reproduksi dan gangrep (gangguan reproduksi), pelayanan IB dan kawin alam, pemenuhan semen beku dan N2 Cair, pengendalian betina produktif, dan pemenuhan hijauan pakan ternak dan konsentrat. Kegiatan ini terintegrasi menggunakan pendekatan peran aktif masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya peternakan untuk mencapai kebuntingan 3 juta ekor dari 4 juta akseptor Sapi/Kerbau pada tahun 2017.
Terkait hal tersebut Kadis Perkebunan Perternakan dan Kesehatan Hewan Kampar Ir.Bustan yang diwakili drh.Zainudin Kabid Peternakan, mengatakan kepada Riaumadani. com. "Kegiatan Pencanangan Upsus Siwab tingkat Kabupaten Kampar merupakan salah satu langkah penguatan Upsus Siwab Provinsi Riau dalam rangka mendukung Upsus Siwab Nasional tahun 2017. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi sapi induk di dalam negeri, agar dapat terus menghasilkan anak sapi, karena itu program ini juga menjadi fokus Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun 2017.
Kepada pihak terkait untuk bahu membahu dan saling bekerja sama dalam mendukung dan menyukseskan Program Upsus Siwab ini. Khususnya kepada petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis agar senantiasa melakukan komunikasi yang intensif dengan mementingkan sumber daya pakan ternak dan kesehatan hewan, agar ke depan dapat menjadi masyarakat peternak yang semakin sukses, maju dan sejahtera," jelas Heri
Di Kabupaten Kampar untuk di tahun 2017 yang lalu Kampar menargetkan Isimilasi Buatan (IB) 8550 ekor dan yang bunting 5551 ekor, target ini tercapai dan terrealisasi seratus persen. Untuk tahun ini kita diberi target IB 3880 dan yang bunting 3440 ekor sedangkan yang lahir 3450 ekor," terang Kadis Perkebunan Perternakan dan Kesehatan Hewan Kampar Ir.Bustan yang diwakili drh.Zainudin Kabid Peternakan.
"Dengan 26 orang petugas (Isimilator) yang kita miliki, untuk target 2018 ini hingga bulan Juni sudah bisa kita capai,"ujar Zainudin.
Hal ini bisa kita lihat dari bulan Januari hingga Maret IB sudah mencapai 1506 ekor dengan yang bunting 2184 ekor dan yang lahir 986 ekor. Semua Isimilator melaksanakan IB secara serentak mulai Januari dengan target mereka masing - masing serta serta seluruh biaya gratis tidak dube bankan ke peternak.

Untuk mencapai target kita selalu memberikan motifasi kepada petugas agar bejerja cepat dan seandai nya target ini sudah tercapai di bulan Juni nanti, kita bisa ambil target untuk Kabupaten lain yang masih belum tercapai,"jelas Zainudin.
Selain Sapi di Kabupaten Kampar kita juga memiliki Kerbau yang sudah bersertifikat nasional yang terdapat di daerah Kuntu Kecamatan Kampar Kiri yang harus kita kembangkan.
Sertifikat nasional ini kita dapatkan saat tim dari Pusat turun kesana yang mengamati ada ciri - ciri serta karakteristik Kerbau di Kuntu ini tidak dimiliki Kerbau di daerah lain. Untuk itu saat ini kita melalui Petugas berupaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar Kerbau disini bisa dikembang. biakkan. (Adv Diskominfo Kampar?And)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama