Jalan Lintas Riau - Sumbar di Kuansing Terancam Putus
Amblasnya turap jalan di kawasan tanjakan Bukit Betabuh,
Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik terjadi pada Ahad (8/4/2018 ) siang
Karena Amblasnya Turap Jalan di kawasan Tanjakan Bukit Betabuh Desa Kasang Kuantan Mudik
Minggu 08 April 2018, 22:47 WIB
Amblasnya turap jalan di kawasan tanjakan Bukit Betabuh,
Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik terjadi pada Ahad (8/4/2018 ) siang
TELUK KUANTAN. RIAUMADANI. com - Jalan nasional penghubung Sumatra Barat - Riau via Teluk Kuantan menuju Kiliran Jao atau sebaliknya terancam putus akibat turap penahan tebing amblas.
Amblasnya turap jalan di kawasan tanjakan Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik terjadi pada Ahad (8/4/2018 ) siang. Hal ini terjadi akibat wilayah Kuansing dan sekitarnya diguyur hujan lebat dari Sabtu ( 7/4/2018 ) malam hingga Ahad siang.
Untuk diketahui, ruas jalan tersebut merupakan urat nadi penting bagi kendaraan yang melintas di jalur Lintas Tengah Sumatera bagi kendaraan dari pulau Jawa ke Sumatra dan kota-kota di Pulau Sumatra dan sebaliknya.
Turap jalan yang amblas sepanjang lebih kurang 100 meter tersebut terletak pada tanjakan tertinggi di area perbukitan Bukit Betabuh tepatnya sebelum memasuki kawasan air terjun Guruh Gemurai sebelah kanan dari arah Teluk Kuantan menuju Kiliran Jao.
Jika longsor semakin parah dan jalan putus, maka tidak ada jalan alternatif untuk melintas di kawasan ini. Karena di sisi kanan merupakan jurang dan sebelah kiri perbukitan jika dari arah Teluk Kuantan ke Kiliran Jao.
"Ya, pada saat melintas di kawasan Bukit Betabuh, Desa Kasang saya harus antre dan berhati-hati akibat dari amblasnya jalan tersebut," ujar Ucok (30), sopir truk kepada Riaumandiri.co, Ahad (8/4/2018).
Sementara itu, Rian (28) warga Desa Kasang berharap pemerintah segera memperbaiki turap yang amblas. Jika jalan tersebut putus, akan berdampak terhadap harga bahan kebutuhan pokok.
"Bahan pokok di Kuansing ini kan masih tergantung pada pada Sumbar, seperti beras, cabai, bawang dan lain-lainnya," ucapnya.
"Kalau dibiarkan saja bisa-bisa jalan lintas via Teluk Kuantan - Sumbar putus total," katanya. RMC
Amblasnya turap jalan di kawasan tanjakan Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik terjadi pada Ahad (8/4/2018 ) siang. Hal ini terjadi akibat wilayah Kuansing dan sekitarnya diguyur hujan lebat dari Sabtu ( 7/4/2018 ) malam hingga Ahad siang.
Untuk diketahui, ruas jalan tersebut merupakan urat nadi penting bagi kendaraan yang melintas di jalur Lintas Tengah Sumatera bagi kendaraan dari pulau Jawa ke Sumatra dan kota-kota di Pulau Sumatra dan sebaliknya.
Turap jalan yang amblas sepanjang lebih kurang 100 meter tersebut terletak pada tanjakan tertinggi di area perbukitan Bukit Betabuh tepatnya sebelum memasuki kawasan air terjun Guruh Gemurai sebelah kanan dari arah Teluk Kuantan menuju Kiliran Jao.
Jika longsor semakin parah dan jalan putus, maka tidak ada jalan alternatif untuk melintas di kawasan ini. Karena di sisi kanan merupakan jurang dan sebelah kiri perbukitan jika dari arah Teluk Kuantan ke Kiliran Jao.
"Ya, pada saat melintas di kawasan Bukit Betabuh, Desa Kasang saya harus antre dan berhati-hati akibat dari amblasnya jalan tersebut," ujar Ucok (30), sopir truk kepada Riaumandiri.co, Ahad (8/4/2018).
Sementara itu, Rian (28) warga Desa Kasang berharap pemerintah segera memperbaiki turap yang amblas. Jika jalan tersebut putus, akan berdampak terhadap harga bahan kebutuhan pokok.
"Bahan pokok di Kuansing ini kan masih tergantung pada pada Sumbar, seperti beras, cabai, bawang dan lain-lainnya," ucapnya.
"Kalau dibiarkan saja bisa-bisa jalan lintas via Teluk Kuantan - Sumbar putus total," katanya. RMC
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama