Pemprov Riau Serius Lakukan Percepatan Pembangunan KITB
Rabu 28 Maret 2018, 01:18 WIB
Keseriusan ditunjukkan Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Riau dalam upaya melakukan percepatan pembangunan Kawasan
Industri Tanjung Buton (KITB). Dalam upaya ini, Senin (26/3)
JAKARTA .RIAUMADANI. com - Keseriusan ditunjukkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam upaya melakukan percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Dalam upaya ini, Senin (26/3) kemarin, pertemuan dilakukan dengan Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian RI agar segala infrastruktur standar nasional yang diperlukan terwujud
Rombongan Pemprov Riau dalam pertemuan dengan Deputi Perekonomian Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Elen Septiadi kemarin dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau H Ahmad Hijazi. Turut pula hadir mendampinginya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan sekretaris daerah dari 12 kabupaten dan kota yang ada di Riau.
Sekdaprov memaparkan, pertemuan yang dilakukan membahas pengembangan KITB. Langkah ini sebutnya merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Riau.'Ini dalam rangka percepatan pembangunan kawasan Industri dan Pelabuhan Tanjung Buton (KITB), yang bakal menjadi kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Riau, 'urai Hijazi.
Lebih lanjut dituturkannya, KITB strategis untuk dikembangkan karena Jaraknya yang dekat dan berbatasan langsung perairan internasional Selat Malaka.'Kunjungan kita ke Kemeterian Koordinator bidang Perekonomian bertujuan untuk meyakinkan pemerintah pusat agar mempercepat pembangunan kawasan ini,' tegasnya.
Dia meyakini, jika pengembangan KITB terwujud, Riau akan memiliki kendali untuk melakukan pengelolaan produk komoditas primer lebih stabil lagi.'Jika ini terwujud, maka komoditas primer kita tidak lagi fluktuatif, sehingga kita bisa mengelola hilirnya dan kemudian harga produk pertanian akan lebih stabil,' imbuhnya.
Keberadaan KITB juga sangat mendukung percepatan ekonomi di Provinsi Riau. Karena itu pemerintah daerah harus berani menjemput bola dan memperjuangkan di tingkat pusat.'Pemerintah Provinsi Riau akan terus melakukan lobi ke pemerintah pusat agar KITB dengan segala infrastruktur segera terwujud. Karena, KITB yang berada di pesisir pantai Provinsi Riau sudah memenuhi standar nasional untuk pengembangan kawasan industri,' jelasnya.
Dalam pertemuan kemarin, dibahas pul dana perimbangan bagi daerah. Sekdaprov menguraikan, pertemuan adalah sebagai bentuk perjuangan bersama Pemprov Riau dan kabupaten serta kota yang ada.'Bagaimana kita menggesa pembangunan di Provinsi Riau. Dalam pertemuan ini dibahas bagaimana percepatan pengembangan ekonomi di Provinsi Riau. Dibahas strategi dalam merebut dana pusat. Dalam diskusi ini berkembang perlu dibangun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) di Provinsi Riau. Kelebihan KEK dapat menarik investasi, karena fasilitas KEK akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara integrasi. Perlu kreativitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,' ujarnya panjang lebar.
Sementara itu, Deputi Perekonomian Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Elen Septiadi terkait pembahasan menyampaikan penegasan akan menyikapi apa yang menjadi permintaan Pemprov Riau.'Kami akan membantu bagaimana pembangunan di Riau bisa berkembang. Terutama mendorong pembangunan kawasan industri menjadi pendukung perkembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,' ucapnya.
(humas)
Rombongan Pemprov Riau dalam pertemuan dengan Deputi Perekonomian Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Elen Septiadi kemarin dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau H Ahmad Hijazi. Turut pula hadir mendampinginya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan sekretaris daerah dari 12 kabupaten dan kota yang ada di Riau.
Sekdaprov memaparkan, pertemuan yang dilakukan membahas pengembangan KITB. Langkah ini sebutnya merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Riau.'Ini dalam rangka percepatan pembangunan kawasan Industri dan Pelabuhan Tanjung Buton (KITB), yang bakal menjadi kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Riau, 'urai Hijazi.
Lebih lanjut dituturkannya, KITB strategis untuk dikembangkan karena Jaraknya yang dekat dan berbatasan langsung perairan internasional Selat Malaka.'Kunjungan kita ke Kemeterian Koordinator bidang Perekonomian bertujuan untuk meyakinkan pemerintah pusat agar mempercepat pembangunan kawasan ini,' tegasnya.
Dia meyakini, jika pengembangan KITB terwujud, Riau akan memiliki kendali untuk melakukan pengelolaan produk komoditas primer lebih stabil lagi.'Jika ini terwujud, maka komoditas primer kita tidak lagi fluktuatif, sehingga kita bisa mengelola hilirnya dan kemudian harga produk pertanian akan lebih stabil,' imbuhnya.
Keberadaan KITB juga sangat mendukung percepatan ekonomi di Provinsi Riau. Karena itu pemerintah daerah harus berani menjemput bola dan memperjuangkan di tingkat pusat.'Pemerintah Provinsi Riau akan terus melakukan lobi ke pemerintah pusat agar KITB dengan segala infrastruktur segera terwujud. Karena, KITB yang berada di pesisir pantai Provinsi Riau sudah memenuhi standar nasional untuk pengembangan kawasan industri,' jelasnya.
Dalam pertemuan kemarin, dibahas pul dana perimbangan bagi daerah. Sekdaprov menguraikan, pertemuan adalah sebagai bentuk perjuangan bersama Pemprov Riau dan kabupaten serta kota yang ada.'Bagaimana kita menggesa pembangunan di Provinsi Riau. Dalam pertemuan ini dibahas bagaimana percepatan pengembangan ekonomi di Provinsi Riau. Dibahas strategi dalam merebut dana pusat. Dalam diskusi ini berkembang perlu dibangun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) di Provinsi Riau. Kelebihan KEK dapat menarik investasi, karena fasilitas KEK akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara integrasi. Perlu kreativitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,' ujarnya panjang lebar.
Sementara itu, Deputi Perekonomian Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Elen Septiadi terkait pembahasan menyampaikan penegasan akan menyikapi apa yang menjadi permintaan Pemprov Riau.'Kami akan membantu bagaimana pembangunan di Riau bisa berkembang. Terutama mendorong pembangunan kawasan industri menjadi pendukung perkembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,' ucapnya.
(humas)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 20 Juni 2026, 06:25 WIB
4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu
Sabtu 20 Juni 2026
4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban