Destinasi wisata.
Azis Zaenal didampingi Presenter ternama TVRI yang biasa
dikenal dengan Wak Atan melakukan dialog terkait terkait pariwisata
kampar
Bupati Aziz Zaenal Live TVRI Program Rona Melayu, Paparkan Pariwisata Kampar
Senin 12 Maret 2018, 02:33 WIB
Azis Zaenal didampingi Presenter ternama TVRI yang biasa
dikenal dengan Wak Atan melakukan dialog terkait terkait pariwisata
kampar
PEKANBARU. RIAUMADANI.com - Menggeliatnya potensi Wisata di Kabupaten Kampar membuat Pemerintah Provinsi Riau menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata.
Dalam hal ini Bupati Kampar Azis Zaenal secara langsung (Live) di studio II Televisi Republik Indonesia (TVRI) Riau Kepri, Jum at (9/3/18) pukul 17.00 WIB.
Siarang langsung Azis Zaenal tersebut merupakan suatu acara rutinitas TVRI Riau Kepri yang dirangkum dalam program "Rona Melayu" terkait Seni dan Wisata Kabupaten Kampar.
Azis Zaenal didampingi Presenter ternama TVRI yang biasa dikenal dengan Wak Atan melakukan dialog terkait terkait pariwisata kampar selama lebih kurang 60 menit.
Diringi musik Calempong sebagai selingi dialog tersebut, Azis Zaenal menyampaikan bagaimana untuk mepertahankan dan meningkatkan tradisional kampar khusunya musik calempong dan pariwisata.
Kampar bertekat terus untuk dapat meningkatkan dan mepertahankan serta menciptakan bibit unggul dalam bidang kesenian. Melalui kesenian kita akan beri kesempatan kepada anak Kampar untuk berkarya.
Dalam hal ini pula tahun depan Kampar akan menggelar Festifal seni musik daerah Kampar termasuk Calempong.
Kemudian terkait pariwisata atau objek wisata, Kampar saat ini banyak memiliki objek wisata, saat ini tercatat lebih kurang 20 ribuan orang diluar Kampar melakukan kunjungan wisata ke Kampar.
Dimana Kampar sudah terkenal dan dikenal oleh objek wisata Raja Empat Kampar, dalam hal ini khususnya Ulu Kasok yang terletak di Areal Waduk PLTA Koto panjang XIII Koto Kampar.
Dalam ha ini juga di akui masih kurangnya akses atau infrastruktur dan espose, kita tau dalam objek wisata yang terpenting bisa ditempuh dengan mudah, onkos murah serta home stay yang baik.
Dimana dalam managemen market bisa diterapkan dimasyarakat, untuk itu kita perlu mengetahui bagaimana agar pengunjung mau berulang ketempat itu. dalam hal ini yang perlu di dijagaadalah keindahan, kenyamanan, makanan yang enk lagi murah serta yang terpenting keramahan pelayanan."Terang Azis".
Untuk tahun ini, sebagai peningkatan pelayanan pariwisata, Pemda Kampar telah mengoperasionalkan Bus Damri Wisata untuk Rute ke objek wisata Candi Muara Takus yang akan melewati objek wisata Ulu Kasok, Cubodak Hil, Tepian Darmaga serta air terjun Gulamo XIII Koto Kampar.
Selain keramahan dalam melayani tamu, masalah kebersihan juga yang harus dijaga. apalagi lanjut Azis Kampar sedang berusaha untuk bisa tahun ini meraih Piala Adipura.
Kemudian terkait peningkatan daerah Rimbang Baling Kampar Hiri Hulu yang disampaikan Irul melalui Kontak Telpon memang ada 9 Desa yang berbatasan degan Sumbar. Menuju daerah tersebut tidak ada kendraan darat melainkan kendraan air atau sampan.
Diakui daerah Rimba Baling tersebut memang merupakan syurganya Kampar dalam hal keindahan alam, akan tetapi sampai saat ini memang pemda Kampar belum bisa melakukan pembangunan infrastruktur jalan disebabkan karna diketahui daerah tersebut adalah Hutan lindung.
akaj tetapi setelah terus dilakukan penjajakan sampai kekementrian Kehutanan bahkan beberapa waktu lalu Menteri kehutananpun sudah meninjau langsung, akan tetapi itu belum juga menemui titik terang.
Untuk itu, Azis Zaenal terus berusaha mencari jalan keluar dan mendapatkan solusi sementara akses jalan tersebut bisa dibuka akan tetapi dibangun dengan menggunakan ADD Desa serta tidak boleh lebar.
Untuk memajukan kampar dalam hal ini bukan di Rimba Baling saja, semua akses daerah dan akses wisata mana saja di Kampar akan terus dikembangkan, agar perekonomian masyarakat meningkat melalui pariwisata.(mcr)
Dalam hal ini Bupati Kampar Azis Zaenal secara langsung (Live) di studio II Televisi Republik Indonesia (TVRI) Riau Kepri, Jum at (9/3/18) pukul 17.00 WIB.
Siarang langsung Azis Zaenal tersebut merupakan suatu acara rutinitas TVRI Riau Kepri yang dirangkum dalam program "Rona Melayu" terkait Seni dan Wisata Kabupaten Kampar.
Azis Zaenal didampingi Presenter ternama TVRI yang biasa dikenal dengan Wak Atan melakukan dialog terkait terkait pariwisata kampar selama lebih kurang 60 menit.
Diringi musik Calempong sebagai selingi dialog tersebut, Azis Zaenal menyampaikan bagaimana untuk mepertahankan dan meningkatkan tradisional kampar khusunya musik calempong dan pariwisata.
Kampar bertekat terus untuk dapat meningkatkan dan mepertahankan serta menciptakan bibit unggul dalam bidang kesenian. Melalui kesenian kita akan beri kesempatan kepada anak Kampar untuk berkarya.
Dalam hal ini pula tahun depan Kampar akan menggelar Festifal seni musik daerah Kampar termasuk Calempong.
Kemudian terkait pariwisata atau objek wisata, Kampar saat ini banyak memiliki objek wisata, saat ini tercatat lebih kurang 20 ribuan orang diluar Kampar melakukan kunjungan wisata ke Kampar.
Dimana Kampar sudah terkenal dan dikenal oleh objek wisata Raja Empat Kampar, dalam hal ini khususnya Ulu Kasok yang terletak di Areal Waduk PLTA Koto panjang XIII Koto Kampar.
Dalam ha ini juga di akui masih kurangnya akses atau infrastruktur dan espose, kita tau dalam objek wisata yang terpenting bisa ditempuh dengan mudah, onkos murah serta home stay yang baik.
Dimana dalam managemen market bisa diterapkan dimasyarakat, untuk itu kita perlu mengetahui bagaimana agar pengunjung mau berulang ketempat itu. dalam hal ini yang perlu di dijagaadalah keindahan, kenyamanan, makanan yang enk lagi murah serta yang terpenting keramahan pelayanan."Terang Azis".
Untuk tahun ini, sebagai peningkatan pelayanan pariwisata, Pemda Kampar telah mengoperasionalkan Bus Damri Wisata untuk Rute ke objek wisata Candi Muara Takus yang akan melewati objek wisata Ulu Kasok, Cubodak Hil, Tepian Darmaga serta air terjun Gulamo XIII Koto Kampar.
Selain keramahan dalam melayani tamu, masalah kebersihan juga yang harus dijaga. apalagi lanjut Azis Kampar sedang berusaha untuk bisa tahun ini meraih Piala Adipura.
Kemudian terkait peningkatan daerah Rimbang Baling Kampar Hiri Hulu yang disampaikan Irul melalui Kontak Telpon memang ada 9 Desa yang berbatasan degan Sumbar. Menuju daerah tersebut tidak ada kendraan darat melainkan kendraan air atau sampan.
Diakui daerah Rimba Baling tersebut memang merupakan syurganya Kampar dalam hal keindahan alam, akan tetapi sampai saat ini memang pemda Kampar belum bisa melakukan pembangunan infrastruktur jalan disebabkan karna diketahui daerah tersebut adalah Hutan lindung.
akaj tetapi setelah terus dilakukan penjajakan sampai kekementrian Kehutanan bahkan beberapa waktu lalu Menteri kehutananpun sudah meninjau langsung, akan tetapi itu belum juga menemui titik terang.
Untuk itu, Azis Zaenal terus berusaha mencari jalan keluar dan mendapatkan solusi sementara akses jalan tersebut bisa dibuka akan tetapi dibangun dengan menggunakan ADD Desa serta tidak boleh lebar.
Untuk memajukan kampar dalam hal ini bukan di Rimba Baling saja, semua akses daerah dan akses wisata mana saja di Kampar akan terus dikembangkan, agar perekonomian masyarakat meningkat melalui pariwisata.(mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat