KDRT
Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak
(P2TP2A) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA)
Provinsi Riau, Tengku Syuaib saat dijumpai mediacenter.riau.go.id di
ruang kerjanya, Senin (5/3
UPT P2TP2A Riau Ajak Masyarakat Berperan Aktif Laporkan KDRT
Senin 05 Maret 2018, 22:57 WIB
Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak
(P2TP2A) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA)
Provinsi Riau, Tengku Syuaib saat dijumpai mediacenter.riau.go.id di
ruang kerjanya, Senin (5/3
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kepala UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Riau Tengku Syuaib mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif melaporkan indikasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan masing-masing.
Hal tersebut disampaikan oleh Syuaib saat dijumpai mediacenter.riau.go.id di ruang kerjanya, Senin (5/3). Lebih lanjut ia mengatakan bahwa keberadaan UPT P2TP2A ini berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 56 Tahun 2017 Tanggal 7 November 2017.
"UPT P2TP2A ini memiliki tugas dan fungsi menyelesaikan kasus-kasus menyangkut tentang perlindungan perempuan dan anak," ungkapnya.
Dijelaskan olehnya, terdapat 17 kasus menyangkut tentang perlindungan perempuan dan anak yang ditangani oleh pihaknya, antara lain; kekerasan dalam rumah tangga, kejahatan seksual, hak asuh anak, anak berhadapan dengan hukum, penganiayaan, anak hilang, trafficking, kekerasan psikis, pendidikan anak, kekerasan fisik, pidana murni, kenakalan remaja, penelantaran tenaga kerja, pencemaran nama baik, menuntut perjanjian, narkoba, dan pelanggaran HAM.
Dari 17 kasus yang ditangani tersebut, terdapat peningkatan laporan kasus terhadap perempuan dan anak di instansinya, yakni sebesar 5 kasus. Yang mana pada tahun 2016 yang lalu terdapat 175 kasus, sementara itu pada tahun 2017 terdapat 180 kasus.
"Dari data tersebut, kami mengharapkan masyarakat di Provinsi Riau untuk berperan aktif menjaga lingkungan," imbaunya.
Jika masyarakat menemukan kasus terhadap perempuan dan anak tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk menghubungi UPT P2TP2A di nomor 08125296736. (mcr)
Hal tersebut disampaikan oleh Syuaib saat dijumpai mediacenter.riau.go.id di ruang kerjanya, Senin (5/3). Lebih lanjut ia mengatakan bahwa keberadaan UPT P2TP2A ini berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 56 Tahun 2017 Tanggal 7 November 2017.
"UPT P2TP2A ini memiliki tugas dan fungsi menyelesaikan kasus-kasus menyangkut tentang perlindungan perempuan dan anak," ungkapnya.
Dijelaskan olehnya, terdapat 17 kasus menyangkut tentang perlindungan perempuan dan anak yang ditangani oleh pihaknya, antara lain; kekerasan dalam rumah tangga, kejahatan seksual, hak asuh anak, anak berhadapan dengan hukum, penganiayaan, anak hilang, trafficking, kekerasan psikis, pendidikan anak, kekerasan fisik, pidana murni, kenakalan remaja, penelantaran tenaga kerja, pencemaran nama baik, menuntut perjanjian, narkoba, dan pelanggaran HAM.
Dari 17 kasus yang ditangani tersebut, terdapat peningkatan laporan kasus terhadap perempuan dan anak di instansinya, yakni sebesar 5 kasus. Yang mana pada tahun 2016 yang lalu terdapat 175 kasus, sementara itu pada tahun 2017 terdapat 180 kasus.
"Dari data tersebut, kami mengharapkan masyarakat di Provinsi Riau untuk berperan aktif menjaga lingkungan," imbaunya.
Jika masyarakat menemukan kasus terhadap perempuan dan anak tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk menghubungi UPT P2TP2A di nomor 08125296736. (mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 20 Juni 2026, 06:25 WIB
4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu
Sabtu 20 Juni 2026
4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban