DisekapTiga Hari lalu diperkosa
Poto Ilustrasi Int
Siswi MTs Pekanbaru Disekap dan Diperkosa Kenalan Barunya
Kamis 18 September 2014, 01:13 WIB
Poto Ilustrasi IntPEKANBARU. Riaumadani.com - Tragis betul nasib yang dialami Bunga [13], siswi salah satu Madrasah Tsanawiyah [MTs] di Kota Pekanbaru tidak pernah menyangka perkenalannya dengan W [15] akan berakhir duka. Bunga disekap di rumah W selama tiga hari dan diminta untuk melayani nafsu bejatnya.T
Kasus penyekapan dan pemerkosaan ini berawal ketika W menghubungi Bunga melalui telepon seluler, Sabtu [6/9/2014] lalu. Saat itulah mereka saling berkenalan satu sama lainnya. Tidak hanya berkenalan, W meminta untuk ketemuan dengan Bunga. Mereka pun sepakat untuk bertemu di rumah P, di Jalan Paus Kecamatan Bukit Raya.
Ketika bertemu, W mencoba membujuk rayu Bunga agar mau ikut dengannya. Segala "jurus maut" dikeluarkan W untuk menaklukkan hati Bunga. Alhasil, Bunga pun mengikuti permintaan W tanpa pamit kepada orangtuanya. Bunga diajak ke rumah W yang berada di Pandau Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Disinilah Bunga disekap selama tiga hari dan selama itu pula dirinya diminta melayani nafsu bejat W.
Tiga hari tanpa kabar, membuat Mulyadi [50] ayah Bunga khawatir. Ia melaporkan kehilangan anak ke Polisi dan mencoba mencari tahu keberadaan Bunga, hingga akhirnya ia mendapatkan di Pandau.
Dalam penuturannya kepada pihak penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak [PPA] Polresta Pekanbaru, Senin [15/9/2014], Mulyadi mengaku ditelpon W dan mengatakan Bunga ada bersamanya. W tidak akan mengembalikan Bunga, jika Mulyadi tidak menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu.
"Ia minta tebusan, sebesar Rp600 ribu," ujar Mulyadi.
Mulyadi mengiyakan permintaan W dan mengatur kapan uang itu akan diantar. Sebelum bertemu, Mulyadi terlebih dahulu sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Sehingga, W dengan mudah ditangkap.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert H Watratan, SH, S.Sos, MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun, SIk, MIk membenarkan tentang adanya penyekapan dan pemerkosaan terhadap Bunga.
"Pelaku sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Mapolresta," ujar Hari.**
Kasus penyekapan dan pemerkosaan ini berawal ketika W menghubungi Bunga melalui telepon seluler, Sabtu [6/9/2014] lalu. Saat itulah mereka saling berkenalan satu sama lainnya. Tidak hanya berkenalan, W meminta untuk ketemuan dengan Bunga. Mereka pun sepakat untuk bertemu di rumah P, di Jalan Paus Kecamatan Bukit Raya.
Ketika bertemu, W mencoba membujuk rayu Bunga agar mau ikut dengannya. Segala "jurus maut" dikeluarkan W untuk menaklukkan hati Bunga. Alhasil, Bunga pun mengikuti permintaan W tanpa pamit kepada orangtuanya. Bunga diajak ke rumah W yang berada di Pandau Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Disinilah Bunga disekap selama tiga hari dan selama itu pula dirinya diminta melayani nafsu bejat W.
Tiga hari tanpa kabar, membuat Mulyadi [50] ayah Bunga khawatir. Ia melaporkan kehilangan anak ke Polisi dan mencoba mencari tahu keberadaan Bunga, hingga akhirnya ia mendapatkan di Pandau.
Dalam penuturannya kepada pihak penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak [PPA] Polresta Pekanbaru, Senin [15/9/2014], Mulyadi mengaku ditelpon W dan mengatakan Bunga ada bersamanya. W tidak akan mengembalikan Bunga, jika Mulyadi tidak menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu.
"Ia minta tebusan, sebesar Rp600 ribu," ujar Mulyadi.
Mulyadi mengiyakan permintaan W dan mengatur kapan uang itu akan diantar. Sebelum bertemu, Mulyadi terlebih dahulu sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Sehingga, W dengan mudah ditangkap.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert H Watratan, SH, S.Sos, MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun, SIk, MIk membenarkan tentang adanya penyekapan dan pemerkosaan terhadap Bunga.
"Pelaku sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Mapolresta," ujar Hari.**
| Editor | : | TIS-GR |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan