PILKADA RIAU 2018
Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye
dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru,
khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018).
Cawagubri "Riau Bangkit" Hardianto Prihatin Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal
Rabu 21 Februari 2018, 03:15 WIB
Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye
dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru,
khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018).
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Calon Wakil Gubernur Riau dengan taglin "Riau Bangkit", Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018). Ada dua rumah tokoh masyarakat yang dikunjungi pada hari ini untuk di Tenayan, yakni kediaman Marlis Kasim dan Esweli.
Kunjungan Hardianto yang berpasangan dengan Calon Gubernur Riau, Lukman Edy (LE), ini dihadiri ratusan masyarakat. Silaturahmi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya kepada pasangan Gubri Wagubri Zaman Now ini.
Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat Kulim dalam pertemuan tersebut bahwa pembangunan saat ini hanya terpusat di tengah kota saja. Baik itu perbaikan jalan, pembangunan gedung dan sebagainya.
"Sementara di pinggiran masih banyak jalan yang rusak. Kalau Jalan Sudirman sudah tiap tahun selalu ditimpa dengan aspal baru," ujar Anto, salah seorang warga.
Demikian juga dengan persoalan pendidikan. Salah seorang warga Tangkerang Timur yang menyatakan bahwa beberapa waktu lalu ada aksi penyegelan sebuah SD. Aksi ini dilakukan karena masyarakat kecewa anaknya tidak bisa masuk di SD tersebut. Alasannya, di SD tersebut kelas penuh dan tidak mampu menampung lebih banyak siswa lagi.
"Ini saya pikir aneh, pemerintah kok tidak bisa membangun kelas tambahan. Padahal fasilitas lain seperti stadion dan lainnya bisa dibuat," katanya.
Mendengarkan curhatan para warga, Hardianto menyatakan prihatinnya atas kondisi pembangunan pinggiran Pekanbaru. Ini berbeda dengan pembangunan di pusat kota.
Politisi Gerindra ini mengakui pembangunan infrastruktur jalan selama beberapa tahun belakang tidak berjalan dengan baik. Demikian juga dengan sektor pendidikan.
"Ini menjadi perhatian kita untuk membangun Riau. Calon Gubernur Riau Lukman Edy adalah tokoh nasional yang punya jaringan politik yang kuat di pusat. Kalau tak ada duit daerah untuk biaya pembangunan, kita harap Lukman Edy dapat mencarikan dana lain di pusat. Sehingga pembangunan infrstruktur dan pendidikan bisa dilaksanalan dengan adil," ungkap pasangan nomor urut 2 ini.*rls
Kunjungan Hardianto yang berpasangan dengan Calon Gubernur Riau, Lukman Edy (LE), ini dihadiri ratusan masyarakat. Silaturahmi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya kepada pasangan Gubri Wagubri Zaman Now ini.
Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat Kulim dalam pertemuan tersebut bahwa pembangunan saat ini hanya terpusat di tengah kota saja. Baik itu perbaikan jalan, pembangunan gedung dan sebagainya.
"Sementara di pinggiran masih banyak jalan yang rusak. Kalau Jalan Sudirman sudah tiap tahun selalu ditimpa dengan aspal baru," ujar Anto, salah seorang warga.
Demikian juga dengan persoalan pendidikan. Salah seorang warga Tangkerang Timur yang menyatakan bahwa beberapa waktu lalu ada aksi penyegelan sebuah SD. Aksi ini dilakukan karena masyarakat kecewa anaknya tidak bisa masuk di SD tersebut. Alasannya, di SD tersebut kelas penuh dan tidak mampu menampung lebih banyak siswa lagi.
"Ini saya pikir aneh, pemerintah kok tidak bisa membangun kelas tambahan. Padahal fasilitas lain seperti stadion dan lainnya bisa dibuat," katanya.
Mendengarkan curhatan para warga, Hardianto menyatakan prihatinnya atas kondisi pembangunan pinggiran Pekanbaru. Ini berbeda dengan pembangunan di pusat kota.
Politisi Gerindra ini mengakui pembangunan infrastruktur jalan selama beberapa tahun belakang tidak berjalan dengan baik. Demikian juga dengan sektor pendidikan.
"Ini menjadi perhatian kita untuk membangun Riau. Calon Gubernur Riau Lukman Edy adalah tokoh nasional yang punya jaringan politik yang kuat di pusat. Kalau tak ada duit daerah untuk biaya pembangunan, kita harap Lukman Edy dapat mencarikan dana lain di pusat. Sehingga pembangunan infrstruktur dan pendidikan bisa dilaksanalan dengan adil," ungkap pasangan nomor urut 2 ini.*rls
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham