Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
PILKADA RIAU 2018
Cawagubri "Riau Bangkit" Hardianto Prihatin Pinggiran Pekanbaru Masih Tertinggal
Rabu 21 Februari 2018, 03:15 WIB
Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018).
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Calon Wakil Gubernur Riau dengan taglin "Riau Bangkit", Hardianto, bersilaturahmi sekaligus kampanye dialogis menyampaikan visi-misinya kepada masyarakat Pekanbaru, khususnya di Tenayan Raya, Selasa (20/2/2018). Ada dua rumah tokoh masyarakat yang dikunjungi pada hari ini untuk di Tenayan, yakni kediaman Marlis Kasim dan Esweli.

Kunjungan Hardianto yang berpasangan dengan Calon Gubernur Riau, Lukman Edy (LE), ini  dihadiri ratusan masyarakat. Silaturahmi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya kepada pasangan Gubri Wagubri Zaman Now ini.

Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat Kulim dalam pertemuan tersebut bahwa pembangunan saat ini hanya terpusat di tengah kota saja. Baik itu perbaikan jalan, pembangunan gedung dan sebagainya.

"Sementara di pinggiran masih banyak jalan yang rusak. Kalau Jalan Sudirman sudah tiap tahun selalu ditimpa dengan aspal baru," ujar Anto, salah seorang warga.

Demikian juga dengan persoalan pendidikan. Salah seorang warga Tangkerang Timur yang menyatakan bahwa beberapa waktu lalu ada aksi penyegelan sebuah SD. Aksi ini dilakukan karena masyarakat kecewa anaknya tidak bisa masuk di SD tersebut. Alasannya, di SD tersebut kelas penuh dan tidak mampu menampung lebih banyak siswa lagi.

"Ini saya pikir aneh, pemerintah kok tidak bisa membangun kelas tambahan. Padahal fasilitas lain seperti stadion dan lainnya bisa dibuat," katanya.

Mendengarkan curhatan para warga, Hardianto menyatakan prihatinnya atas kondisi pembangunan pinggiran Pekanbaru. Ini berbeda dengan pembangunan di pusat kota.

Politisi Gerindra ini mengakui pembangunan infrastruktur jalan selama beberapa tahun belakang tidak berjalan dengan baik. Demikian juga dengan sektor pendidikan.

"Ini menjadi perhatian kita untuk membangun Riau. Calon Gubernur Riau Lukman Edy adalah tokoh nasional yang punya jaringan politik yang kuat di pusat. Kalau tak ada duit daerah untuk biaya pembangunan, kita harap Lukman Edy dapat mencarikan dana lain di pusat. Sehingga pembangunan infrstruktur dan pendidikan bisa dilaksanalan dengan adil," ungkap pasangan nomor urut 2 ini.*rls




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top