PETANI
Petani Padi Kuansing Kecewa, Kurangnya Perhatian Pemerintah Daerah Maupun Pemerintah Pusat
Selasa 13 Februari 2018, 22:43 WIB
KUANSING. RIAUMADANI. com - Para Petani di Kabupaten Kuansing saat ini mengeluh kususnya petani padi, yang biasanya ada bantuan dari Pemerintahan Pusat, namun di tahun 2017 kemaren tidak ada sama sekali.
Berdasarkan Keterangan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Naparion kepada wartawan Riaumadani. com mengatakan "Saya sudah mengusulkan program, seperti tahun 2015 yang lalu, dimana petani mendapat fasilitas Sepeti Pupuk urea, Pupuk KCL, pupuk TSP, pupuk kompos, Racun Siput, Benih Padi, bahkan ada uang pengelolaan," tuturnya pada Selasa 13/2/2018.
Naparion menambahkan "Sepertinya usulan saya tidak terlaksan tahun ini, karena menurut dinas pertanian program ini dialihkan ke program lain, saat ini saya segan untuk bertemu para petani, "ujarnya kembali.
Di tempat terpisah Kabid Dinas Pertanian Tanaman Pangan Annida.SP ketika diminta keterangan beralasan, "Program ini sudah kami usulkan ke APBN, kalau usulan ini di setujui maka Kita dapat bantuan dari pusat, dan provinsi tidak mengurangi APBD kita, tapi Program ini dialihkan oleh menteri Pertanian kelahan kering, atau lahan yang belum menghasilkan begitu baik" ujarnya saat di hubungi melaui telepon selulernya.
Seorang petani yang tidak mau menyebutkan namanya berharap "Seharusnya kalau tidak ada bantuan dari pusat maka pemerintah derah mau tidak mau harus memberikan bantuan melalui APBD, demi kejayaan kami sebagai petani" imbuhnya. (MU)
Berdasarkan Keterangan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Naparion kepada wartawan Riaumadani. com mengatakan "Saya sudah mengusulkan program, seperti tahun 2015 yang lalu, dimana petani mendapat fasilitas Sepeti Pupuk urea, Pupuk KCL, pupuk TSP, pupuk kompos, Racun Siput, Benih Padi, bahkan ada uang pengelolaan," tuturnya pada Selasa 13/2/2018.
Naparion menambahkan "Sepertinya usulan saya tidak terlaksan tahun ini, karena menurut dinas pertanian program ini dialihkan ke program lain, saat ini saya segan untuk bertemu para petani, "ujarnya kembali.
Di tempat terpisah Kabid Dinas Pertanian Tanaman Pangan Annida.SP ketika diminta keterangan beralasan, "Program ini sudah kami usulkan ke APBN, kalau usulan ini di setujui maka Kita dapat bantuan dari pusat, dan provinsi tidak mengurangi APBD kita, tapi Program ini dialihkan oleh menteri Pertanian kelahan kering, atau lahan yang belum menghasilkan begitu baik" ujarnya saat di hubungi melaui telepon selulernya.
Seorang petani yang tidak mau menyebutkan namanya berharap "Seharusnya kalau tidak ada bantuan dari pusat maka pemerintah derah mau tidak mau harus memberikan bantuan melalui APBD, demi kejayaan kami sebagai petani" imbuhnya. (MU)
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Minggu 02 Agustus 2026, 06:16 WIB
Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan
Selasa 28 Juli 2026
Pemkab Siak Tangani 152,3 Km Jalan Rusak, Gandeng Perusahaan Lewat Program CSR
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan