Terkait Proyek, Inspektorat Inhu Akan Periksa Oknum Pejabat
Senin 12 Mei 2014, 02:20 WIB
Ket.Foto Proyek Pemetaan Saah Di Desa Kelayang
RENGAT. Riaumadani.com - Sebelumnya telah diberitakan dimedia ini terkait dugan beberapa pejabat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendapat sogokan atau pelicin dari pemetaan sawah di pulau Duit Desa Kelayang. Menyikapi pemberitaan ini, maka Dinas Inspektorat selaku pengawasan dan pembinaan di Pemkab Inhu akan segera melakukan pemanggilan kepada para pihak yang diduga telah menikmati uang suap dari proyek Bansos pencetaan sawah yang sumber dananya mengunakan anggaran APBN tahun 2013.
Kepala Inspektorat kabupaten Inhu Ir Rosmadi saat di komfirmasi wartawan Beter diruang kerja jumat (09/05/14).
Ir Rosmadi mengatakan "Sesuai dengan pemberitan dibeberapa media cetak dan On Line tentang adanya dugaan beberapa pejabat yang mendapat uang sogok dari proyek pencetaan sawah di pulau Duit yang diduga dilakukan oleh ketua kelompok inisial SU. Dan selain itu, sesuai dengan apa yang sudah dikatakan oleh Aruji selaku maneger Tabah Hati, maka kita sesuai Tupoksi dalam hal pengawasan dan juga pembinaan, akan segera memanggil pihak-pihak terkait,"tegasnya.
Namun sebelum kita melakukan pemanggilan, kita akan segera bentuk tim untuk melakukan pengecekan di lapangan. Bila hal ini benar, maka kita tidak akan segan-segan untuk melanjutkan permasalahan ini keranah Hukum,"ujar, dia. Di singgung mengenai adanya isu bahwa salah seorang oknum anggota DPRD Inhu juga terlibat mendapat sogokan. Apakah Inspetorat akan memanggil Bapak wakil rakyat tersebut?. Menjawab pertanyaan ini Ir Rosmadi berjanji, "Nanti kita lihat dulu perkembangan hasil dari lapangan. Bila benar, ada dana tersebut mengalir ke oknum anggota DPRD, maka kita akan minta kepada ketua DPRD Inhu untuk melakukan pemanggilan kepada oknum anggotanya tersebut,"janji, Rosmadi.
Menyikapi pemberitaan ini, secara terpisah Ketua LSM Peduli Pembangunan Dan Lingkungan (PPDL) Ariadi Sanjaya mengatakan, "Dana Rp 150 juta dari proyek Pencetaan sawah yang sudah di terima oleh Kontraktor tersebut, bila dinilai dari kondisi proyek yang masih semak, maka saya menduga bahwa ada pengelembungan dana oleh kontraktor. Secara visual tidak sepantasnya dana 150 yang sudah diterima, namun kondisi pencetaan sawah seperti itu,"kata, dia.
Menurut Sanjaya, "Dalam hal ini jangan hanya oknum pejabat PPTK nya saja yang di periksa, oknum kontraktor juga harus di periksa oleh Inspetorat dan penegak Hukum, karena ada dugaan kontraktor bekerja tidak sesuai bestek, mungkin saja sebelumnya sudah ada permainan. Bila dalam hal ini nanti nya ada kebenaran, maka kita minta kepolisian untuk segera menetapkan para pihak menjadi tersangka dalam permasalahan ini, dan segera melimpahkan perkara ini ke-Kejaksaan Negeri Rengat,"pinta, Sanjaya. **
Kepala Inspektorat kabupaten Inhu Ir Rosmadi saat di komfirmasi wartawan Beter diruang kerja jumat (09/05/14).
Ir Rosmadi mengatakan "Sesuai dengan pemberitan dibeberapa media cetak dan On Line tentang adanya dugaan beberapa pejabat yang mendapat uang sogok dari proyek pencetaan sawah di pulau Duit yang diduga dilakukan oleh ketua kelompok inisial SU. Dan selain itu, sesuai dengan apa yang sudah dikatakan oleh Aruji selaku maneger Tabah Hati, maka kita sesuai Tupoksi dalam hal pengawasan dan juga pembinaan, akan segera memanggil pihak-pihak terkait,"tegasnya.
Namun sebelum kita melakukan pemanggilan, kita akan segera bentuk tim untuk melakukan pengecekan di lapangan. Bila hal ini benar, maka kita tidak akan segan-segan untuk melanjutkan permasalahan ini keranah Hukum,"ujar, dia. Di singgung mengenai adanya isu bahwa salah seorang oknum anggota DPRD Inhu juga terlibat mendapat sogokan. Apakah Inspetorat akan memanggil Bapak wakil rakyat tersebut?. Menjawab pertanyaan ini Ir Rosmadi berjanji, "Nanti kita lihat dulu perkembangan hasil dari lapangan. Bila benar, ada dana tersebut mengalir ke oknum anggota DPRD, maka kita akan minta kepada ketua DPRD Inhu untuk melakukan pemanggilan kepada oknum anggotanya tersebut,"janji, Rosmadi.
Menyikapi pemberitaan ini, secara terpisah Ketua LSM Peduli Pembangunan Dan Lingkungan (PPDL) Ariadi Sanjaya mengatakan, "Dana Rp 150 juta dari proyek Pencetaan sawah yang sudah di terima oleh Kontraktor tersebut, bila dinilai dari kondisi proyek yang masih semak, maka saya menduga bahwa ada pengelembungan dana oleh kontraktor. Secara visual tidak sepantasnya dana 150 yang sudah diterima, namun kondisi pencetaan sawah seperti itu,"kata, dia.
Menurut Sanjaya, "Dalam hal ini jangan hanya oknum pejabat PPTK nya saja yang di periksa, oknum kontraktor juga harus di periksa oleh Inspetorat dan penegak Hukum, karena ada dugaan kontraktor bekerja tidak sesuai bestek, mungkin saja sebelumnya sudah ada permainan. Bila dalam hal ini nanti nya ada kebenaran, maka kita minta kepolisian untuk segera menetapkan para pihak menjadi tersangka dalam permasalahan ini, dan segera melimpahkan perkara ini ke-Kejaksaan Negeri Rengat,"pinta, Sanjaya. **
| Editor | : | Sumber : Budi.D |
| Kategori | : | Inhu |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau