Pembangunan Riau
Pemprov Riau Bangun 51 Unit Jembatan Senilai Rp 577,9 miliar
Pemprov Riau Bangun 51 Unit Jembatan Senilai Rp 577,9 miliar
Rabu 20 Desember 2017, 05:50 WIB
Pemprov Riau Bangun 51 Unit Jembatan Senilai Rp 577,9 miliar
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Zulfiman Arba, 35, begitu senang hatinya. Meski badannya kuyup diguyur hujan, ia tak beranjak dari berdiri di atas jembatan Sei Mentawai di Desa Cipang Kiri Hilir, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Motornya sengaja di parkir di atas jembatan yang baru diresmikan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, akhir November 2017 lalu.
"Rasa rasa tak percaya saya pak kalau jembatan ini sekarang ada. Lokasi kami ini dulu terpencil dan terisolir. Tapi sekarang dah ada jembatan. Kami tak perlu memutar jauh ke seberang lagi," ujarnya.
Jembatan ini menjadi penghubung dan pembuka keterisolasian antara masyarakat di perbatasan Kabupaten Rokan Hulu di Riau dengan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Lima Puluh Koto di Sumatera Barat.
Tidak ini saja jembatan yang sudah dibangun Pemerintah Provinsi Riau. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachmad dan jajarannya sudah membangun 51 Unit Jembatan dalam kurun waktu empat tahun terakhir, periode 2014 hingga 2017.
Anggaran yang digelontorkan juga tidak sedikit. Mencapai Rp 577,92 miliar untuk membangun 6.245 meter jembatan tadi.
Gubernur mengatakan realisasi pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen penting pihaknya dalam menyambung konektivitas antara daerah.
"Peran jembatan ini sangat vital dalam mempercepat mobilisasi barang dan jasa," ujar gubernur.
Selain itu, keberadaan jembatan juga memiliki multiplier effect yang baik untuk pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.
Jembatan yang dibangun Pemprov Riau tersebut memiliki bermacam tipe mulai dari Kelas A, Kelas B dan jembatan gantung. Dari 51 jembatan tersebut, sebagian besarnya sudah berfungsi. Sebagian lagi belum berfungsi karena masih dalam tahap konstruksi. Misalnya jembatan Siak IV yang masih dalam tahap penyambungan bagian tengahnya. Atau ada jembatan lain di daerah yang belum bisa berfungsi karena jalan kabupaten di seberang belum tuntas pengerjaannya.
Selain itu, dari data yang dirangkum dapat terlihat upaya Pemprov Riau melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.
"Dari data ini bisa kita lihat kalau Pemprov Riau sudah bangun jembatan yang lebih panjang dari jembatan Suramadu. Kalau Suramadu panjangnya 5.438 meter. Kita sudah bangun jembatan 6.245 meter. Lebih panjang kan?," kelakar gubernur.
Adapun rincian jembatan yang dibangun Pemprov Riau yakni sepanjang 2013 hingga 2015 ada 20 unit jembatan yang dibangun Pemprov Riau yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Yakni delapan unit di Kampar. Kemudian empat unit di Pekanbaru, tiga di Rokan Hulu, dua di Kuansing, dua di Pelalawan dan satu di Siak. Dengan kata lain, sepanjang tahun tersebut ada 2.291 meter jembatan yang telah dibangun Pemprov Riau.
Sementara pada 2016, Pemprov Riau juga membangun 15 unit jembatan dengan menghabiskan anggaran Rp171,963 miliar. Jembatan tersebut tersebar di tujuh kabupaten dan kota yakni Rokan Hulu dan Kampar masing masing empat unit. Kemudian Kuansing dan Pekanbaru masing masing dua unit. Sementara Siak, Pelalawan dan Indragiri Hilir masing masing satu unit jembatan. Total panjang jembatan yang dibangun Pemprov Riau pada 2016 ini yakni 1.680 meter.
Kemudian pada 2017, Pemprov Riau juga membangun 16 unit jembatan sepanjang 2.274 meter. Pembangunan ini menguras anggaran sekitar Rp 207,093 miliar. Belasan jembatan ini dibangun dengan rincian lima unit masing masing di Kampar dan Indragiri Hilir. Kemudian tiga unit di Rokan Hulu, dua unit di Pekanbaru dan satu unit di Kuantan Singingi.(MC Riau /mtr)
AddThis Sharing Buttons
Share to FacebookShare to TwitterShare to PrintShare to EmailShare to PinterestShare to GmailShare to Google+Share to LinkedInShare to Facebook MessengerShare to More
"Rasa rasa tak percaya saya pak kalau jembatan ini sekarang ada. Lokasi kami ini dulu terpencil dan terisolir. Tapi sekarang dah ada jembatan. Kami tak perlu memutar jauh ke seberang lagi," ujarnya.
Jembatan ini menjadi penghubung dan pembuka keterisolasian antara masyarakat di perbatasan Kabupaten Rokan Hulu di Riau dengan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Lima Puluh Koto di Sumatera Barat.
Tidak ini saja jembatan yang sudah dibangun Pemerintah Provinsi Riau. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachmad dan jajarannya sudah membangun 51 Unit Jembatan dalam kurun waktu empat tahun terakhir, periode 2014 hingga 2017.
Anggaran yang digelontorkan juga tidak sedikit. Mencapai Rp 577,92 miliar untuk membangun 6.245 meter jembatan tadi.
Gubernur mengatakan realisasi pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen penting pihaknya dalam menyambung konektivitas antara daerah.
"Peran jembatan ini sangat vital dalam mempercepat mobilisasi barang dan jasa," ujar gubernur.
Selain itu, keberadaan jembatan juga memiliki multiplier effect yang baik untuk pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.
Jembatan yang dibangun Pemprov Riau tersebut memiliki bermacam tipe mulai dari Kelas A, Kelas B dan jembatan gantung. Dari 51 jembatan tersebut, sebagian besarnya sudah berfungsi. Sebagian lagi belum berfungsi karena masih dalam tahap konstruksi. Misalnya jembatan Siak IV yang masih dalam tahap penyambungan bagian tengahnya. Atau ada jembatan lain di daerah yang belum bisa berfungsi karena jalan kabupaten di seberang belum tuntas pengerjaannya.
Selain itu, dari data yang dirangkum dapat terlihat upaya Pemprov Riau melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.
"Dari data ini bisa kita lihat kalau Pemprov Riau sudah bangun jembatan yang lebih panjang dari jembatan Suramadu. Kalau Suramadu panjangnya 5.438 meter. Kita sudah bangun jembatan 6.245 meter. Lebih panjang kan?," kelakar gubernur.
Adapun rincian jembatan yang dibangun Pemprov Riau yakni sepanjang 2013 hingga 2015 ada 20 unit jembatan yang dibangun Pemprov Riau yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Yakni delapan unit di Kampar. Kemudian empat unit di Pekanbaru, tiga di Rokan Hulu, dua di Kuansing, dua di Pelalawan dan satu di Siak. Dengan kata lain, sepanjang tahun tersebut ada 2.291 meter jembatan yang telah dibangun Pemprov Riau.
Sementara pada 2016, Pemprov Riau juga membangun 15 unit jembatan dengan menghabiskan anggaran Rp171,963 miliar. Jembatan tersebut tersebar di tujuh kabupaten dan kota yakni Rokan Hulu dan Kampar masing masing empat unit. Kemudian Kuansing dan Pekanbaru masing masing dua unit. Sementara Siak, Pelalawan dan Indragiri Hilir masing masing satu unit jembatan. Total panjang jembatan yang dibangun Pemprov Riau pada 2016 ini yakni 1.680 meter.
Kemudian pada 2017, Pemprov Riau juga membangun 16 unit jembatan sepanjang 2.274 meter. Pembangunan ini menguras anggaran sekitar Rp 207,093 miliar. Belasan jembatan ini dibangun dengan rincian lima unit masing masing di Kampar dan Indragiri Hilir. Kemudian tiga unit di Rokan Hulu, dua unit di Pekanbaru dan satu unit di Kuantan Singingi.(MC Riau /mtr)
AddThis Sharing Buttons
Share to FacebookShare to TwitterShare to PrintShare to EmailShare to PinterestShare to GmailShare to Google+Share to LinkedInShare to Facebook MessengerShare to More
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan