Dari Masjid An-Nur Jalan Diponegoro Denpasar. Ustazd Abdul Somad : Saya Bukan Anti NKRI
Sabtu 09 Desember 2017, 05:33 WIB
Ustadz Abdul Somad. LC, MA
DENPASAR, RIAUMADANI. com – Penceramah Ustaz Abdul Somad. LC. MA akhirnya mengisi pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid an-Nur, Jalan Diponegoro Denpasar.
Sebelumnya, tokoh agama Islam asal Pekanbaru, Riau, ini berhadapan dengan massa penolak yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB).
Ustaz Somad dalam ceramahnya di Masjid An-Nur menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.
“Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),†kata dia di Masjid An-Nur Denpasar, Jumat (8/12) malam.
Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Islam ini adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini, sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.
Ustaz Somad sama sekali tidak tersulut amarah dengan massa yang menolaknya sejak Jumat siang. KRB yang didominasi organisasi kemasyarakatan (ormas) Laskar Bali, Patriot Garuda Nusantara (PGN), Padepokan Sandi Murti, dan Banaspati itu bahkan berunjuk rasa di laman Hotel Aston Denpasar, tempat Ustaz Somad menginap. Mereka meneriaki umpatan dan ancaman supaya Ustaz Somad pergi dari Bali.
Tokoh agama dari Bumi Andalas ini mengajak seluruh masyarakat untuk tabayun atau mencari tahu sebelum berpersepsi akan sesuatu.
Ustaz Somad dijadwalkan mengisi pengajian di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro Denpasar pada pukul 20.00 WITA. Polisi kemudian melakukan mediasi antara pihak KRB dengan Ustaz Somad.
Ustaz asal Pekanbaru itu diminta mengikrarkan janji dan sumpah setia di atas Alquran kepada NKRI yang akhirnya dipenuhi. Namun, KRB yang didominasi anggota Laskar Bali tetap bersikeras menghentikan rencana pengajian tersebut.
“Ustaz Somad tidak cinta NKRI. Kami Laskar Bali cinta NKRI. Usir Ustaz Somad,†kata Sekretaris Jenderal Laskar Bali, I Ketut Ismaya, Jumat (8/12).
Penolakan terhadap Ustaz Somad pada mulanya disuarakan di media sosial oleh Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Agung Ngurah Harta, dan salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali Arya Wedakarna.
Ustaz Somad dinilai mendukung tegaknya sistem khilafah di Indonesia. Ustaz Somad dalam sejumlah video yang beredar dinilai kerap mengafirkan pemeluk agama lain atau orang yang tak seiman, juga beberapa kali mengomentari simbol agama lain.
Arya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak tentang rencana kedatangan salah satu tokoh agama (Ustaz Somad) ke Bali. Dia mengatakan, masyarakat Bali sama sekali tidak pernah menolak kegiatan agama apa pun, termasuk dakwah di masjid-masjid.
Mediasi alot itu akhirnya berakhir dengan diizinkannya Ustaz Somad menyampaikan kajian ceramah di Masjid An-Nur. Ustaz Somad dikawal langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo.
Sumber : Republika.co.id
Sebelumnya, tokoh agama Islam asal Pekanbaru, Riau, ini berhadapan dengan massa penolak yang menamakan diri Komponen Rakyat Bali (KRB).
Ustaz Somad dalam ceramahnya di Masjid An-Nur menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak anti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika ada pihak yang menyebarkan isu tersebut dengan berpedoman pada potongan-potongan video pendek di media sosial maka itu sama sekali tidak benar.
“Jika ada isu saya anti-NKRI, ini pasti dibuat sama orang yang tidak punya paket data karena hanya menonton video pendek (jamaah tertawa),†kata dia di Masjid An-Nur Denpasar, Jumat (8/12) malam.
Dia meminta umat tidak marah dan mendoakan mereka yang menebar isu diberikan hidayah, rezeki banyak, dan umur panjang. Islam ini adalah agama yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Ulama terdahulu membawa Islam ke negeri ini, sehingga Muslim bisa bertetangga dengan saudaranya yang beragama Hindu, Kristen, dan sebagainya.
Ustaz Somad sama sekali tidak tersulut amarah dengan massa yang menolaknya sejak Jumat siang. KRB yang didominasi organisasi kemasyarakatan (ormas) Laskar Bali, Patriot Garuda Nusantara (PGN), Padepokan Sandi Murti, dan Banaspati itu bahkan berunjuk rasa di laman Hotel Aston Denpasar, tempat Ustaz Somad menginap. Mereka meneriaki umpatan dan ancaman supaya Ustaz Somad pergi dari Bali.
Tokoh agama dari Bumi Andalas ini mengajak seluruh masyarakat untuk tabayun atau mencari tahu sebelum berpersepsi akan sesuatu.
Ustaz Somad dijadwalkan mengisi pengajian di Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro Denpasar pada pukul 20.00 WITA. Polisi kemudian melakukan mediasi antara pihak KRB dengan Ustaz Somad.
Ustaz asal Pekanbaru itu diminta mengikrarkan janji dan sumpah setia di atas Alquran kepada NKRI yang akhirnya dipenuhi. Namun, KRB yang didominasi anggota Laskar Bali tetap bersikeras menghentikan rencana pengajian tersebut.
“Ustaz Somad tidak cinta NKRI. Kami Laskar Bali cinta NKRI. Usir Ustaz Somad,†kata Sekretaris Jenderal Laskar Bali, I Ketut Ismaya, Jumat (8/12).
Penolakan terhadap Ustaz Somad pada mulanya disuarakan di media sosial oleh Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Agung Ngurah Harta, dan salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali Arya Wedakarna.
Ustaz Somad dinilai mendukung tegaknya sistem khilafah di Indonesia. Ustaz Somad dalam sejumlah video yang beredar dinilai kerap mengafirkan pemeluk agama lain atau orang yang tak seiman, juga beberapa kali mengomentari simbol agama lain.
Arya mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak tentang rencana kedatangan salah satu tokoh agama (Ustaz Somad) ke Bali. Dia mengatakan, masyarakat Bali sama sekali tidak pernah menolak kegiatan agama apa pun, termasuk dakwah di masjid-masjid.
Mediasi alot itu akhirnya berakhir dengan diizinkannya Ustaz Somad menyampaikan kajian ceramah di Masjid An-Nur. Ustaz Somad dikawal langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo.
Sumber : Republika.co.id
| Editor | : | |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat