Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Diduga Aniaya dan Siksa Pembantu
Seorang Dokter Gigi di Bangkinang Dilaporkan ke Polres Kampar
Sabtu 02 Desember 2017, 22:34 WIB
Ika Indah Sri Wahyuni (21 Thn) warga Sei Maki Kuok Korban Penganiayaan majikan.
BANGKINANG RIAUMADANI. com - Lagi-lagi kekerasan majikan kepada pembantu rumah tangga terjadi. Kali ini menimpa Ika Indah Sri Wahyuni (21 Thn) warga Sei Maki Kuok yang berprofesi sebagai seorang pembantu rumah tangga pada seorang dokter gigi inisial SA, yang membuka praktek di jalan Agussalim Bangkinang Kampar.

Ika mengaku kerap mendapat penganiayaan di sekujur tubuhnya berupa pukulan pakai botol, tang gigi, gayung dan sering juga disiram pakai air.

PRT yang baru 3 bulan bekerja di rumah SA tersebut mengaku selalu mendapat perlakuan kasar dari majikannya itu semenjak bulan terakhir ini. Kepala, punggung, wajah dan anggota tubuh lainnya sering menjadi sasaran amukan si majikan.

Kejadian ini baru diketahui masyarakat kemaren tanggal 30 Desember 2017 pukul 20.00 WIB.

Menurut pengakuan korban, saat itu dirinya dipukul pakai gayung berulang-ulang di bagian punggung sehingga mengakibatkan lebam setelah sebelumnya dipukul pakai botol di belakang kepala.

Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat segera menuju TKP dan mengeluarkan korban dari dalam rumah, selanjutnya diantar ke Rumah Sakit Umum Daerah Kampar.

Berdasarkan pantauan datariau.com, Sabtu (2/12/2017) saat ini korban sedang menjalani perawatan intensif di ruangan Ali Bin Abi Tholib 1 Lantai III RSUD Kampar.

Saat ini Ika masih terbaring lemah dengan hampir sekujur tubuh mengalami luka-luka dan lebam.

"Saya 2 bulan terakhir ini selalu dipukul oleh majikan saya. Alasannya kata majikan karena saya sering terlambat dalam bekerja," ungkap Ika.

Sehari setelah kejadian, orang tua Ika yang bernama Sukimin warga Sei Maki Kuok segera membuat laporan ke Polres Kampar dengan nomor surat LP/301/XII/2017/RIAU/RES KAMPAR.




Editor : Tis.
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top