Revisi SK Program
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Ir Puji
Daryanto meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengevaluasi
kembali SK kawasan yang termasuk dalam Program Kota Tanpa Kumuh
(Kotaku).
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Revisi SK Program KotaKu
Senin 20 November 2017, 10:40 WIB
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Ir Puji Daryanto meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengevaluasi kembali SK kawasan yang termasuk dalam Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
Menurutnya, beberapa wilayah yang masuk dalam program tersebut, tidak berjalan seiring pelaksanaan program Kotaku. Padahal wilayah itu masuk dalam kategori kawasan kumuh.
"Banyak kelurahan yang tidak di SK kan walikota untuk masuk di program Kotaku, sementara menurut masyarakat disana kawasan mereka masih dapat dianggap kumuh dan mereka berharap wilayahnya masuk ke program Kotaku dan dapat di SK kan Walikota," Kata Puji, ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (20/11/17).
Dia mencontohkan, wilayah yang berada di Kelurahan Muara Fajar, Umban sari dan Rumbai Bukit, harusnya masuk dalam program layak Kotaku. Karena, tempat tersebut sudah jauh tertinggal.
"Saya berharap, Pemko melakukan revisi dan mengevaluasi SK wilayah yang masuk dalam program Kotaku. Karena ada pengurangan wilayah kumuh di SK tersebut, jadi daerah sudah tidak kumuh diganti wilayah kumuh lainnya," jelasnya.
Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2017 diluncurkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Daerah yang awalnya kumuh dan padat penduduk disulap menjadi kawasan pemukiman penduduk yang indah dan asri, kini malah dijadikan sebagai lokasi wisata alternatif warga yang dikenal dengan istilah kampung wisata.
Pada tahun 2017 ini, ada sekitar 113 hektar kawasan kumuh di Kota Pekanbaru yang tersebar di 11 Kelurahan dan 6 Kecamatan yang masuk ke dalam Program Kotaku. Salah satu kawasan yang masuk ke dalam Program Kotaku 2017, yakni pemukiman warga yang berada di Jalan Muslimim Kelurahan Tanah Datar - Kecamatan Pekanbaru Kota.
Dimana, jalan akses warga disemenisasi dan ditanami dengan sejumlah pohon penghijauan. Seain itu, taman bunga juga tampak bermekaran tanpa ada sampah sedikit pun. Semuanya tertata rapi dan indah, bergitu juga dengan rumah-rumah penduduknya. [rls]
Menurutnya, beberapa wilayah yang masuk dalam program tersebut, tidak berjalan seiring pelaksanaan program Kotaku. Padahal wilayah itu masuk dalam kategori kawasan kumuh.
"Banyak kelurahan yang tidak di SK kan walikota untuk masuk di program Kotaku, sementara menurut masyarakat disana kawasan mereka masih dapat dianggap kumuh dan mereka berharap wilayahnya masuk ke program Kotaku dan dapat di SK kan Walikota," Kata Puji, ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (20/11/17).
Dia mencontohkan, wilayah yang berada di Kelurahan Muara Fajar, Umban sari dan Rumbai Bukit, harusnya masuk dalam program layak Kotaku. Karena, tempat tersebut sudah jauh tertinggal.
"Saya berharap, Pemko melakukan revisi dan mengevaluasi SK wilayah yang masuk dalam program Kotaku. Karena ada pengurangan wilayah kumuh di SK tersebut, jadi daerah sudah tidak kumuh diganti wilayah kumuh lainnya," jelasnya.
Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun 2017 diluncurkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Daerah yang awalnya kumuh dan padat penduduk disulap menjadi kawasan pemukiman penduduk yang indah dan asri, kini malah dijadikan sebagai lokasi wisata alternatif warga yang dikenal dengan istilah kampung wisata.
Pada tahun 2017 ini, ada sekitar 113 hektar kawasan kumuh di Kota Pekanbaru yang tersebar di 11 Kelurahan dan 6 Kecamatan yang masuk ke dalam Program Kotaku. Salah satu kawasan yang masuk ke dalam Program Kotaku 2017, yakni pemukiman warga yang berada di Jalan Muslimim Kelurahan Tanah Datar - Kecamatan Pekanbaru Kota.
Dimana, jalan akses warga disemenisasi dan ditanami dengan sejumlah pohon penghijauan. Seain itu, taman bunga juga tampak bermekaran tanpa ada sampah sedikit pun. Semuanya tertata rapi dan indah, bergitu juga dengan rumah-rumah penduduknya. [rls]
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan