Festival Reog dan Kuda Lumping Bengkalis
Meriahnya Festival Reog dan Kuda Lumping di Bengkalis
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Buka Secara Resmi Festival Reog dan Kuda Lumping di Bengkalis
Senin 13 November 2017, 01:19 WIB
Meriahnya Festival Reog dan Kuda Lumping di Bengkalis
BENGKALIS. RIAUMADANI. com -Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman membuka secara resmi festival Reog dan Kuda Lumping tahun 2017, Minggu 12 November 2017 sore, yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Bantan Tengah Kecamatan Bantan.
Pembukaan festival reog dan kuda lumping tersebut, ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bupati Rohil Suyatno, Plt. Sekda Bengkalis H. Arianto, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Bengkalis.
Festival reog dan kuda lumping diikuti sebanyak 650 Peserta terdiri dari 400 peserta reog dan 250 peserta kuda lumping.
Dalam sambutan Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pentingnya menjaga dan melestarikan budaya-budaya yang ada di Provinsi Riau salah satunya dengan menyelenggarakan iven-iven yang dilakukan saat ini. Sehingga para generasi mengerti dan paham dengan budaya yang dianut.
"Kami berharap melalui festival yang digelar ini dapat menjadikan wahana informasi kepada generasi penerus kita khusus generasi suku jawa," ujar orang nomor satu Bumi Lancang Kuning.
Rachman menambahkan, kedepan iven-iven seperti ini diharapkan dapat ditingkatkan lebih baik lagi, jika perlu festival ini tidak hanya digelar tingkat Kabupaten/Kota namun juga digelar tingkat Provinsi Riau.
"Satu hal lagi, yang dipenting dari momentum seni budaya reog ini, yaitu mampu menyatu seluruh masyarakat, tidak hanya keturunan suku Jawa, juga suku lainnya yang ada di kecamatan Bantan dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya," ujar Rachman.
Disambutan terakhir orang nomor satu Bumi Lancang Kuning tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan pihak panitia. yang sudah mengundang, guna menghadiri sekaligus membuka kegiatan festival reog dan kuda lumping Se-Kabupaten Bengkalis tahun 2017.
Mampu satukan wong jowo dengan melayu
Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, Kabupaten Bengkalis memiliki berbagai khasanah seni budaya dari berbagai suku, salah satunya kekayaan seni budaya milik masyarakat keturunan jawa, berupa reog dan kuda lumping.
Melalui festival reog dan kuda lumping, katanya, diharapkan mampu menyatukan wong jowo dengan masyarakat melayu yang ada di Negeri junjungan ini, meskipun reog berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bukan berarti khasanah leluhur ini milik wong ponorogo semata.
"Kami menilali kegiatan festival reog dan dan kuda lumping se-Kabupaten Bengkalis yang digelar Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Kabupaten Bengkalis, tidak hanya sekedar sebuah pertunjukan. Namun jauh dari itu, sebagai upaya melestarikan khasanah seni budaya di Kabupaten Bengkalis, khususnya dari masyarakat keturunan Jawa, dan kami juga memberikan apresisasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan festival reog dan kuda lumping tingkat Kabupaten Bengkalis," kata Amril.
Amril mengajak kepada seluruh segenap masyarakat keturunan etnis jawa di Kabupaten Bengkalis untuk berperan aktif berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis, tanamkan perinsip guyup, rukun dan gotong royong, sehingga saling mengenal dan mampu meningkatkan kerja sama dalam segala aspek.(tis-humas)
Pembukaan festival reog dan kuda lumping tersebut, ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Bupati Rohil Suyatno, Plt. Sekda Bengkalis H. Arianto, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Bengkalis.
Festival reog dan kuda lumping diikuti sebanyak 650 Peserta terdiri dari 400 peserta reog dan 250 peserta kuda lumping.
Dalam sambutan Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pentingnya menjaga dan melestarikan budaya-budaya yang ada di Provinsi Riau salah satunya dengan menyelenggarakan iven-iven yang dilakukan saat ini. Sehingga para generasi mengerti dan paham dengan budaya yang dianut.
"Kami berharap melalui festival yang digelar ini dapat menjadikan wahana informasi kepada generasi penerus kita khusus generasi suku jawa," ujar orang nomor satu Bumi Lancang Kuning.
Rachman menambahkan, kedepan iven-iven seperti ini diharapkan dapat ditingkatkan lebih baik lagi, jika perlu festival ini tidak hanya digelar tingkat Kabupaten/Kota namun juga digelar tingkat Provinsi Riau.
"Satu hal lagi, yang dipenting dari momentum seni budaya reog ini, yaitu mampu menyatu seluruh masyarakat, tidak hanya keturunan suku Jawa, juga suku lainnya yang ada di kecamatan Bantan dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya," ujar Rachman.
Disambutan terakhir orang nomor satu Bumi Lancang Kuning tersebut, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan pihak panitia. yang sudah mengundang, guna menghadiri sekaligus membuka kegiatan festival reog dan kuda lumping Se-Kabupaten Bengkalis tahun 2017.
Mampu satukan wong jowo dengan melayu
Sementara itu Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, Kabupaten Bengkalis memiliki berbagai khasanah seni budaya dari berbagai suku, salah satunya kekayaan seni budaya milik masyarakat keturunan jawa, berupa reog dan kuda lumping.
Melalui festival reog dan kuda lumping, katanya, diharapkan mampu menyatukan wong jowo dengan masyarakat melayu yang ada di Negeri junjungan ini, meskipun reog berasal dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bukan berarti khasanah leluhur ini milik wong ponorogo semata.
"Kami menilali kegiatan festival reog dan dan kuda lumping se-Kabupaten Bengkalis yang digelar Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Kabupaten Bengkalis, tidak hanya sekedar sebuah pertunjukan. Namun jauh dari itu, sebagai upaya melestarikan khasanah seni budaya di Kabupaten Bengkalis, khususnya dari masyarakat keturunan Jawa, dan kami juga memberikan apresisasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan festival reog dan kuda lumping tingkat Kabupaten Bengkalis," kata Amril.
Amril mengajak kepada seluruh segenap masyarakat keturunan etnis jawa di Kabupaten Bengkalis untuk berperan aktif berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis, tanamkan perinsip guyup, rukun dan gotong royong, sehingga saling mengenal dan mampu meningkatkan kerja sama dalam segala aspek.(tis-humas)
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional
.png)
Selasa 16 Juni 2026, 06:49 WIB
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Selasa 16 Juni 2026
Mendagri Minta Pemda Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama