Sabtu, 20 Juni 2026

Breaking News

  • Pemkab Siak Pertahankan WTP 15 Tahun Berturut-turut, Bupati Afni beri Apresiasi Kepada Seluruh Jajaran OPD    ●   
  • 4.090 Pelamar Padati Bursa Pekanbaru Job Fair 2026, Ini Sektor yang Paling Diburu   ●   
  • Penghibahan Puluhan Hektare Lahan Eks HGU PT Eka Daya Yakin Mandiri ke Pemda Siak Dinilai Bermasalah, Tokoh Masyarakat Minta Dikembalikan untuk Rakyat.   ●   
  • Kabupaten Bengkalis Torehkan Prestasi 13 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP   ●   
  • Satrio Mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Raih Juara II Debat Tingkat Nasional, Keluarga Besar PKN Beri Apresiasi   ●   
RLH
Dinas PKPP Riau Kembali Anggarkan Rp120 Miliar untuk 2.000 Unit RLH
Selasa 31 Oktober 2017, 23:10 WIB
lustrasi

PEKANBARU. RIAUMADANI. com - ‎Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mengalokasikan dana pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) sebesar Rp120 miliar lebih untuk 2.000 unit RLH melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKPP) Provinsi Riau, Muhammad Amin kepada CAKAPLAH.COM, Selasa (31/10/2017). Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan proses verifikasi dan validasi by name by address penerima bantuan RLH.

Meski demikian, sebut M Amin, untuk penganggaran pihaknya sudah merincikan ‎berapa per unit anggarannya. Dimana tahun ini ada kenaikan dari tahun sebelumnya hanya Rp50 juta per unit RLH.

"Kita belajar dari pengalaman sebelumnya. Tahun 2018 penganggaran RLH kita bagi empat wilayah, misalnya Pekanbaru, Kampar dan Rokan Hulu ‎menjadi satu wilayah dengan nilai Rp55 juta per unit RLH," katanya.

Masih kata M Amin, untuk wilayah dua itu diantaranya Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Pelalawan dengan nilai anggaran Rp57,5 juta per unit RLH. Sementara untuk dua wilayah lagi daerah bagian pesisir seperti Indragiri Hilir, Bengkalis, Rokan Hilir, Dumai dan Kepulauan Meranti nilai anggarannya rata Rp60 juta per unit RLH.

"Kenapa di deaerah pesisir lebih banyak, karena tingkat harga material di sana relatif lebih mahal dan biaya transportasinya tinggi. Jadi berdasarkan kajian dan pengalaman tahun 2017, makanya ada peningkatan nilai per unit RLH," paparnya.

Ditanya angka keseluruhan RLH tahun 2018, M Amin tidak ingat angka pastinya. Yang jelas kalau dirata-ratakan per unit mendapat Rp57 juta, maka dikalikan 2.000 unit ada sekitar Rp120 miliar anggarannya.

Disamping itu, M Amin mengaku saat ini sudah banyak proposal bantuan RLH masuk di Dinas PKPP Riau. Proposal itu berdasarkan pengajuan dari desa. Namun Amin tidak ingat berapa keseluruhan proposal yang sudah masuk.

"Makanya kita lakukan proses verifikasi dan validasi ke lapangan. Karena ada beberapa ketentuan dan penilaian untuk mendapatkan rumah bantuan ini, misalnya kondisi rumah, status perkawi‎nan penerima, termasuk usia penerima," pungkasnya. rls




Editor : TIS
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top