Perkosaan anak dibawah umur
Perkosaan Ilustrasi
Diberi Obat Tidur, Karyawan Dibawah Umur Diperkosa Bos
Minggu 24 Agustus 2014, 00:35 WIB
Perkosaan IlustrasiTANGERANG . Riaumadani. com - Seorang remaja berinisial A yang mengaku diperkosa di pabrik PT II, Kecamatan Periuk, Tangerang oleh WNA sempat pingsan saat bekerja lantaran terlalu lelah. Hal tersebut diungkapkan oleh keluarga dari A kepada Kompas.com di kediamannya, Sabtu [23/8/2014] sore.
WNA yang berinisial AT dikatakan adalah bos remaja tersebut. Adapun A sendiri merupakan karyawan yang terdaftar di pabrik tersebut untuk bekerja di bagian produksi.
"Dia [A] kerja shift malam, kena long shift 12 jam kerja. Istirahatnya aja cuma setengah jam, mana cukup itu," keluh sepupu dari ibu A, Supena [43].
Saat A pingsan, beberapa temannya membawa dia ke kantor perusahaan yang juga berada di dalam kompleks pabrik tersebut. Keterangan ini sekaligus membantah kabar bahwa A kesurupan.
Saat A dibawa ke ruangan yang tidak lain adalah milik AT, A diberi obat yang diduga pil tidur oleh AT. A pun meminum obat itu setelah dia sadar dari pingsan. Obat itu kemudian membuat A menjadi antara sadar dan tak sadar. Di saat itulah AT melancarkan aksinya dengan membuka seluruh pakaian korban terlebih dahulu.
Menurut Supena, selain A, ada dua karyawan lain yang pingsan saat bekerja. Namun dari semua karyawan, menurut Supena, hanya A yang dibawa ke dalam kantor perusahaan tersebut. Di dalam kantor itu terdapat kamar pribadi milik AT, yang diduga memerkosa saat A beristirahat di sana.
Kasus ini dilaporkan ke Polres Tangerang pada Kamis [21/8/2014] silam. Pelaku terancam dijerat pasal 81 Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur. Pelaku sendiri diketahui berasal dari negara Republik Rakyat Tiongkok [RRT]. Dari hasil visum yang telah dilakukan pada A di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang Jumat [22/8/2014] lalu, terdapat bahwa kemaluan A mengalami robek dan luka.
Kepala Unit Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Ajun Komisaris Sutini yang menangani kasus ini memastikan dalam waktu dekat akan memanggil AT untuk diperiksa. **
WNA yang berinisial AT dikatakan adalah bos remaja tersebut. Adapun A sendiri merupakan karyawan yang terdaftar di pabrik tersebut untuk bekerja di bagian produksi.
"Dia [A] kerja shift malam, kena long shift 12 jam kerja. Istirahatnya aja cuma setengah jam, mana cukup itu," keluh sepupu dari ibu A, Supena [43].
Saat A pingsan, beberapa temannya membawa dia ke kantor perusahaan yang juga berada di dalam kompleks pabrik tersebut. Keterangan ini sekaligus membantah kabar bahwa A kesurupan.
Saat A dibawa ke ruangan yang tidak lain adalah milik AT, A diberi obat yang diduga pil tidur oleh AT. A pun meminum obat itu setelah dia sadar dari pingsan. Obat itu kemudian membuat A menjadi antara sadar dan tak sadar. Di saat itulah AT melancarkan aksinya dengan membuka seluruh pakaian korban terlebih dahulu.
Menurut Supena, selain A, ada dua karyawan lain yang pingsan saat bekerja. Namun dari semua karyawan, menurut Supena, hanya A yang dibawa ke dalam kantor perusahaan tersebut. Di dalam kantor itu terdapat kamar pribadi milik AT, yang diduga memerkosa saat A beristirahat di sana.
Kasus ini dilaporkan ke Polres Tangerang pada Kamis [21/8/2014] silam. Pelaku terancam dijerat pasal 81 Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur. Pelaku sendiri diketahui berasal dari negara Republik Rakyat Tiongkok [RRT]. Dari hasil visum yang telah dilakukan pada A di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang Jumat [22/8/2014] lalu, terdapat bahwa kemaluan A mengalami robek dan luka.
Kepala Unit Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Ajun Komisaris Sutini yang menangani kasus ini memastikan dalam waktu dekat akan memanggil AT untuk diperiksa. **
| Editor | : | TIS/TP |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 09 Juni 2026, 06:40 WIB
Polres Rohul Gelar Upacara PTDH Dua Personelnya, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si : Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas
Selasa 02 Juni 2026
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Nasional

Jumat 12 Juni 2026, 13:29 WIB
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Jumat 12 Juni 2026
Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan
Rabu 10 Juni 2026
8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 07 Juni 2026, 16:37 WIB
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Minggu 07 Juni 2026
Tim Kuasa Hukum AW Siapkan Serangan Balik, Keterangan Saksi Mahkota Akan Diuji
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama