Dugaan korupsi Dana Bantuan sosial
poto ilustrasi
Polda Riau Periksa Dua Anggota Banggar Bengkalis
Jumat 22 Agustus 2014, 03:53 WIB
poto ilustrasiPEKANBARU. Riaumadani. com - Untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Bantuan Sosial [Bansos] Bengkalis dengan tersangka Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah, Penyidik Subdit III Reskrimsus Polda Riau terus periksa saksi-saksi. Kali ini, Rabu [20/8/2014] kemarin, penyidik periksa dua anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Bengkalis.
Dua anggota DPRD Bengkalis itu kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, diperiksa sebagai saksi. "'Pemeriksaannya sebenarnya sudah dimulai dari Selasa [19/8/2014].Karena belum selesai dilanjutkan lagi hari ini [Rabu,red]," ujar Guntur.
Ditambahkan Kasubdit III Reskrimsus Polda Riau AKBP Yusup Rahmanto, pemeriksaan dua saksi tambahan ini untuk mengembangkan kasus dan mendalami keterlibatan Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Selain itu kita juga mengembangkan apakah ada tersangka lainnya," kata Yusup.
Ketika ditanya siapa nama dua anggota DPRD Bengkalis itu? Yusuf enggan menyebutkan namanya."Yang jelas dua saksi itu adalah anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Bengkalis," ujar Yusup.
Pemeriksaan anggota banggar itu jelas Yusup, karena ada hubungan kerjanya dengan BPT selaku yang menyalurkan dana. "Jadi kita ingin tahu seperti apa proses pengesahannya sampai dengan penyalurannya di BPT," ucap Yusup.
Saat ditanya lagi apakah Jamal Abdilan sudah pernah diperiksa sebagai tersangka? Yusup menjawab, pihaknya belum ada memeriksa Jamal Abdillah sebagai tersangka.
Berita sebelumnya, Jamal ditetapka sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus setelah memeriksa 10 orang saksi. Dalam proses penyidikan, tim penyidik tidak bisa memeriksa Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah [TAPD] Bengkalis yakni Sekdakab Bengkalis Asmaran Hasan karena meninggal dunia. **
Dua anggota DPRD Bengkalis itu kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, diperiksa sebagai saksi. "'Pemeriksaannya sebenarnya sudah dimulai dari Selasa [19/8/2014].Karena belum selesai dilanjutkan lagi hari ini [Rabu,red]," ujar Guntur.
Ditambahkan Kasubdit III Reskrimsus Polda Riau AKBP Yusup Rahmanto, pemeriksaan dua saksi tambahan ini untuk mengembangkan kasus dan mendalami keterlibatan Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Selain itu kita juga mengembangkan apakah ada tersangka lainnya," kata Yusup.
Ketika ditanya siapa nama dua anggota DPRD Bengkalis itu? Yusuf enggan menyebutkan namanya."Yang jelas dua saksi itu adalah anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Bengkalis," ujar Yusup.
Pemeriksaan anggota banggar itu jelas Yusup, karena ada hubungan kerjanya dengan BPT selaku yang menyalurkan dana. "Jadi kita ingin tahu seperti apa proses pengesahannya sampai dengan penyalurannya di BPT," ucap Yusup.
Saat ditanya lagi apakah Jamal Abdilan sudah pernah diperiksa sebagai tersangka? Yusup menjawab, pihaknya belum ada memeriksa Jamal Abdillah sebagai tersangka.
Berita sebelumnya, Jamal ditetapka sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimsus setelah memeriksa 10 orang saksi. Dalam proses penyidikan, tim penyidik tidak bisa memeriksa Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah [TAPD] Bengkalis yakni Sekdakab Bengkalis Asmaran Hasan karena meninggal dunia. **
| Editor | : | Amsarudin/TP |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham