Pakta Integritas CPNS
penandatanganan pakta integritas oleh Peserta Seleksi
Calon Pegawai Negeri Sipil sejumlah formasi yang mendaftar untuk formasi
di Kepolisian Daerah Riau. Jumat (29/9/2017)
Para Peserta Tes CPNS Polda Riau Teken Pakta Integritas
Jumat 29 September 2017, 22:54 WIB
penandatanganan pakta integritas oleh Peserta Seleksi
Calon Pegawai Negeri Sipil sejumlah formasi yang mendaftar untuk formasi
di Kepolisian Daerah Riau. Jumat (29/9/2017)
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Bertempat di Sekolah Polisi Negara Pekanbaru, Jumat (29/9/2017), dilakukan penandatanganan pakta integritas oleh Peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil sejumlah formasi yang mendaftar untuk formasi di Kepolisian Daerah Riau.
Pakta integritas ditandatangani oleh perwakilan panitia dan peserta seleksi, dengan disaksikan langsung oleh Waka Polda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat utama Polda Riau, pengawas internal dan eksternal, serta 58 orang peserta seleksi.
Dalam sambutannya Brigjen Pol Ermi Widyatno mengingatkan kepada seluruh peserta seleksi untuk tidak percaya kepada janji dari oknum-oknum yang berani menjamin kelulusan.
"Dan yang berusaha menggunakan koneksi dengan menghubungi panitia atau pejabat yang berwenang, akan didiskualifikasi," tegas Waka Polda.
Sementara itu kepada panitia dan pengawas, Waka Polda meminta agar menjalankan tugas dengan serius dan bertanggung jawab.
"Pegang teguh pakta integritas dan komitmen yang sudah disepakati dan jangan menyalahgunakan wewenang," tandasnya.
Terpisah, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Riau, Kombes Pol Benny Supandi menjelaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan suatu upaya menyatukan komitmen agar tidak ada Korupsi Kolusi dan Nepotisme dan intervensi.
Ia mengatakan jumlah peserta yang meneken pakta integritas itu ada sebanyak 58 orang. Semuanya itu mendaftar untuk memperebutkan hanya lima formasi CPNS di Polda Riau.
Kelima formasi itu terdiri dari tiga dokter untuk ditempatkan di SPN Pekanbaru, Kepolisian Resort Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu. Sedangkan dua formasi lainnya yakni perawat untuk Polres Inhil dan Inhu.
"Kita panitia dan pesertanya masing-masing 29 orang untuk dokter dan perawat. Itu yang terverifikasi dari 223 orang yang mendaftar berdasarkan pendaftaran di Badan Kepegawaian Negara pusat," ujarnya.
Secara keseluruhan, lanjut Benny, Kepolisian Republik Indonesia diberi jatah sebanyak 200 formasi CPNS seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya hanya 5 untuk Polda Riau.
Menurutnya, jatah 5 orang tersebut, mungkin karena keterbatasan pemerintah untuk menerima pegawai.
"Kebutuhan kita sebenarnya banyak, apalagi untuk posisi dokter. Keseluruhan Polda Riau punya sekitar 10 ribu pegawai, harusnya 17 ribu. Masih banyak posisi yang kosong," ungkapnya.
Setelah penandatanganan pakta integritas ini, sesuai jadwal peserta akan menjalani seleksi kompetensi dasar dan bidang sekitar dua pekan. Usai itu, akan ada seleksi tes kesehatan jasmani. MCR
Pakta integritas ditandatangani oleh perwakilan panitia dan peserta seleksi, dengan disaksikan langsung oleh Waka Polda Riau Brigjen Pol Ermi Widyatno.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat utama Polda Riau, pengawas internal dan eksternal, serta 58 orang peserta seleksi.
Dalam sambutannya Brigjen Pol Ermi Widyatno mengingatkan kepada seluruh peserta seleksi untuk tidak percaya kepada janji dari oknum-oknum yang berani menjamin kelulusan.
"Dan yang berusaha menggunakan koneksi dengan menghubungi panitia atau pejabat yang berwenang, akan didiskualifikasi," tegas Waka Polda.
Sementara itu kepada panitia dan pengawas, Waka Polda meminta agar menjalankan tugas dengan serius dan bertanggung jawab.
"Pegang teguh pakta integritas dan komitmen yang sudah disepakati dan jangan menyalahgunakan wewenang," tandasnya.
Terpisah, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Riau, Kombes Pol Benny Supandi menjelaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan suatu upaya menyatukan komitmen agar tidak ada Korupsi Kolusi dan Nepotisme dan intervensi.
Ia mengatakan jumlah peserta yang meneken pakta integritas itu ada sebanyak 58 orang. Semuanya itu mendaftar untuk memperebutkan hanya lima formasi CPNS di Polda Riau.
Kelima formasi itu terdiri dari tiga dokter untuk ditempatkan di SPN Pekanbaru, Kepolisian Resort Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu. Sedangkan dua formasi lainnya yakni perawat untuk Polres Inhil dan Inhu.
"Kita panitia dan pesertanya masing-masing 29 orang untuk dokter dan perawat. Itu yang terverifikasi dari 223 orang yang mendaftar berdasarkan pendaftaran di Badan Kepegawaian Negara pusat," ujarnya.
Secara keseluruhan, lanjut Benny, Kepolisian Republik Indonesia diberi jatah sebanyak 200 formasi CPNS seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya hanya 5 untuk Polda Riau.
Menurutnya, jatah 5 orang tersebut, mungkin karena keterbatasan pemerintah untuk menerima pegawai.
"Kebutuhan kita sebenarnya banyak, apalagi untuk posisi dokter. Keseluruhan Polda Riau punya sekitar 10 ribu pegawai, harusnya 17 ribu. Masih banyak posisi yang kosong," ungkapnya.
Setelah penandatanganan pakta integritas ini, sesuai jadwal peserta akan menjalani seleksi kompetensi dasar dan bidang sekitar dua pekan. Usai itu, akan ada seleksi tes kesehatan jasmani. MCR
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham