Bujang Dara Riau 2017
Foto: Finalis Bujang Dara Riau saat mengunjungi situs
Candi Muara Takus di kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar
Provinsi Riau.
25 Pasang Bujang Dara Riau Akan Bertarung Pada Malam Grand Final di SKA Co Ex Pekanbaru
Jumat 22 September 2017, 23:16 WIB
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Prosesi pemilihan Bujang Dara Riau 2017 segera memasuki babak akhir dan pemenangnya akan ditentukan pada malam grand final Bujang Dara Riau tahun 2017 pada Jumat, 22 September mendatang. Acara yang terbuka untuk umum itu akan dilangsungkan di SKA Co Ex Pekanbaru, Pukul 19.00 WIB.
Sebelumnya, 25 pasang finalis mengunjungi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Balai Serindit, Ahad lalu. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Riau menyampaikan bahwa para finalis tak hanya berperan sebagai duta, namun lebih jauh menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Dikatakan pemilihan Bujang Dara bukan sebatas seremonia belakan melainkan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur melayu secara lebih meluas lagi. Gubernur juga menyampaikan tentang besarnya potensi pariwisata Bumi Lancang Kuning.
"Diperlukan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif dalam membangun kepariwisataan yang kuat dan berkarakter. Ketika kita memilih budaya sebagai basis pengembangan maka pariwisata yang hendak ditumbuhkan sejalan dengan kultur melayu," ujarnya. Ia berharap tidak hanya pemenang --namun seluruh finalis berperan aktif dalam upaya merindangkan dunia kepariwisataan dan kebudayaan. Menjadi agen dalam memacu perubahan.
Para finalis yang menjadi peserta melewati beragam proses termasuk pembekalan kultural melayu sampai etik mengingat peran sebagai duta dan sekaligus teladan tersebut.
Selain Gubernur Riau beserta istri, malam grand final akan dihadiri petinggi dan jajaran Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata RI, Esthy Reko Astuti, Duta Pariwisata Indonesia, Azka (Putra Generasi Pesona Indonesia) dan Indah (Putri Agro Wisata Indonesia).
Acara yang dikemas bernuansa melayu itu, juga menghadirkan Mulan Jameela, Micky AFI, Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI) dan David Flamenco. Warga yang ingin menyaksikan rangkaian pagelaran malam grand final via video streaming dapat mengakses
Lebih Ketat
Di tempat terpisah Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman mengabarkan soal naiknya standar kompetensi Bujang Dara 2017 dibanding tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan terdahulu proses seleksi hanya perwakilan dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.
"Saat ini persaingan lebih ketat bahkan mulai dari audisi yang sangat terbuka semisal sudah melibatkan peserta melalui jalur umum dan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berstandar nasional. Peserta seleksi jalur umum dibuka secara luas untuk seluruh putra-putri Riau yang memenuhi kriteria seleksi," jelas Fahmizal Usman, Senin lalu.
Tahapan seleksi yang relatif jauh lebih ketat itulah yang kemudian menjaring 25 pasang finalis. 12 pasang utusan dari Kabupaten dan Kota serta ditambah 13 pasang melalui jalur seleksi umum.
"Seleksi peserta melalui dua jalur itu memungkinkan kuota untuk kursi finalis bertambah. Menjadi lebih banyak sehingga seleksi Bujang Dara 2017 makin kompetitif. Langkah ini juga bertujuan memperbanyak duta wisata yang dapat diberdayakan dalam upaya memajukan pariwisata Riau," ujarnya.
Menjelang malam grand final keseluruhan finalis masih mengikuti karantina. Sebelumnya mereka telah beroleh pembekalan pariwisata Riau, kultur melayu, public speaking, kepribadian, kepedulian sosial sampai pelatihan disiplin yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) sampai materi tentang bahaya narkoba dari BNN. (rls).
Sebelumnya, 25 pasang finalis mengunjungi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Balai Serindit, Ahad lalu. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Riau menyampaikan bahwa para finalis tak hanya berperan sebagai duta, namun lebih jauh menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Dikatakan pemilihan Bujang Dara bukan sebatas seremonia belakan melainkan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur melayu secara lebih meluas lagi. Gubernur juga menyampaikan tentang besarnya potensi pariwisata Bumi Lancang Kuning.
"Diperlukan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif dalam membangun kepariwisataan yang kuat dan berkarakter. Ketika kita memilih budaya sebagai basis pengembangan maka pariwisata yang hendak ditumbuhkan sejalan dengan kultur melayu," ujarnya. Ia berharap tidak hanya pemenang --namun seluruh finalis berperan aktif dalam upaya merindangkan dunia kepariwisataan dan kebudayaan. Menjadi agen dalam memacu perubahan.
Para finalis yang menjadi peserta melewati beragam proses termasuk pembekalan kultural melayu sampai etik mengingat peran sebagai duta dan sekaligus teladan tersebut.
Selain Gubernur Riau beserta istri, malam grand final akan dihadiri petinggi dan jajaran Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata RI, Esthy Reko Astuti, Duta Pariwisata Indonesia, Azka (Putra Generasi Pesona Indonesia) dan Indah (Putri Agro Wisata Indonesia).
Acara yang dikemas bernuansa melayu itu, juga menghadirkan Mulan Jameela, Micky AFI, Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI) dan David Flamenco. Warga yang ingin menyaksikan rangkaian pagelaran malam grand final via video streaming dapat mengakses
Lebih Ketat
Di tempat terpisah Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman mengabarkan soal naiknya standar kompetensi Bujang Dara 2017 dibanding tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan terdahulu proses seleksi hanya perwakilan dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.
"Saat ini persaingan lebih ketat bahkan mulai dari audisi yang sangat terbuka semisal sudah melibatkan peserta melalui jalur umum dan disertifikasi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berstandar nasional. Peserta seleksi jalur umum dibuka secara luas untuk seluruh putra-putri Riau yang memenuhi kriteria seleksi," jelas Fahmizal Usman, Senin lalu.
Tahapan seleksi yang relatif jauh lebih ketat itulah yang kemudian menjaring 25 pasang finalis. 12 pasang utusan dari Kabupaten dan Kota serta ditambah 13 pasang melalui jalur seleksi umum.
"Seleksi peserta melalui dua jalur itu memungkinkan kuota untuk kursi finalis bertambah. Menjadi lebih banyak sehingga seleksi Bujang Dara 2017 makin kompetitif. Langkah ini juga bertujuan memperbanyak duta wisata yang dapat diberdayakan dalam upaya memajukan pariwisata Riau," ujarnya.
Menjelang malam grand final keseluruhan finalis masih mengikuti karantina. Sebelumnya mereka telah beroleh pembekalan pariwisata Riau, kultur melayu, public speaking, kepribadian, kepedulian sosial sampai pelatihan disiplin yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) sampai materi tentang bahaya narkoba dari BNN. (rls).
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Budaya |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau