DUGAAN KKN
Kades Sungai Bungo Kampar Kiri Pecat Perangkat Tanpa Alasan, Rekrut Keluarga Sendiri
Minggu 03 September 2017, 02:01 WIB
KAMPAR KIRI. RIAUMADANI. com - Ulah Kepala Desa Sungai Bungo kecamatan
Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar , Syamsawir mulai membuat resah
sejumlah perangkat desa dan Tokoh masyrakat. Pasalnya, Syamsawir
sangkepala Desa diduga telah semena-mena terhadap masyarakat dan
melakukan pemecatan terhadap perangkatnya secara sepihak.
Hal ini ditengarai adanya perbedaan pendapat dan keinginan Kades membangun Dinasti keluarga dalam menjalankan Pemerintahan di desa Sungai Bungo
Tidak tanggung-tanggung akibat perbedaan pendapat tersebut Syamsawir memecat 12 aparat desa Sungai Bungo dengan sepihak alias tanpa alasan yang jelas dan tanpa persetujuan Camat Kampar kiri hilir, parahnya lagi setelah dipecat ke-12 aparat desa ini tidak dibayarkan gaji mereka selama 3 bulan terhitung dari bulan April 2017
Mereka yang dipecat adalah Kaur umum Sudirman, Abu Hanifah ketua RT, Azwar anas ketua RT, Assiar Yanto ketua RT, Bustami ketua RW, Orizal LPM, M.Dun Linmas, Ali Umar BPD, Amran BPD, Syamsir BD, Lukman BPD, Anwar BPD
Kepada media ini, salah seorang aparat yang dipecat tidak mau disebutkan namanya mengatakan," seharusnya kades memecat perangkat dengan alasan jelas, misalnya sering bolos, cacat, tersandung kasus hukum, dan tak bisa menjalankan tugas'. ujarnya
“Nah, ini tidak jelas. Saya tidak tahu salah saya apa. Kami dipecat kepala desa tanpa alasan. Kalau memang kami salah, mestinya ditegur dan diperingati sebanyak tiga kali, baik peringatan tertulis,†kata dia Kamis (31/08).
Tidak hanya itu, kades Syamsawir juga dengan seenaknya sendiri memotong gaji tiga orang Kepala Dusun [Kadus] yaitu Kadus I Rahman, Kadus 2 Jabaruddin dan M. Siri Kadus 3 sebesar Rp. 150.000,-/bulan dengan alasan untuk membayar gaji kadus 4, anehnya didalam RAB desa Sungai Bungo gaji Kadus 4 sudah dianggarkan dan ini telah berlangsung selama 4 tahun, "ujarnya
Sementara itu kepala desa Syamsawir ketika dihubungi media ini via hand phone selulernya mengatakan terkait gaji ke-12 aparat yang dipecat, uang telah ada di Bendahara, sudah bisa di ambil sebut kades lewat WA nya Senin [28/08]
Anehnya, ketika mereka mendatangi kantor desa Bendahara desa tidak pernah berada ditempat, dihubungi lewat hand phone pun gak diangkat, ini ada apa..? seakan-akan antara kepala desa dan bendaharanya ada kerjasama untuk menghindar.
Ditempat terpisah ketua umum LSM Peduli Aset dan Kedaulatan Bangsa Indonesi [PAKBI] Edi Oman mengatakan, Ini bukan saja melanggar aturan yang ada tetapi juga adanya dugaan pungli yang dilakukan kades Syamsawir, sebagai LSM Peduli kami tertantang untuk melaporkan hal ini ke Polres kampar," Pungkasnya . Deo febro
Hal ini ditengarai adanya perbedaan pendapat dan keinginan Kades membangun Dinasti keluarga dalam menjalankan Pemerintahan di desa Sungai Bungo
Tidak tanggung-tanggung akibat perbedaan pendapat tersebut Syamsawir memecat 12 aparat desa Sungai Bungo dengan sepihak alias tanpa alasan yang jelas dan tanpa persetujuan Camat Kampar kiri hilir, parahnya lagi setelah dipecat ke-12 aparat desa ini tidak dibayarkan gaji mereka selama 3 bulan terhitung dari bulan April 2017
Mereka yang dipecat adalah Kaur umum Sudirman, Abu Hanifah ketua RT, Azwar anas ketua RT, Assiar Yanto ketua RT, Bustami ketua RW, Orizal LPM, M.Dun Linmas, Ali Umar BPD, Amran BPD, Syamsir BD, Lukman BPD, Anwar BPD
Kepada media ini, salah seorang aparat yang dipecat tidak mau disebutkan namanya mengatakan," seharusnya kades memecat perangkat dengan alasan jelas, misalnya sering bolos, cacat, tersandung kasus hukum, dan tak bisa menjalankan tugas'. ujarnya
“Nah, ini tidak jelas. Saya tidak tahu salah saya apa. Kami dipecat kepala desa tanpa alasan. Kalau memang kami salah, mestinya ditegur dan diperingati sebanyak tiga kali, baik peringatan tertulis,†kata dia Kamis (31/08).
Tidak hanya itu, kades Syamsawir juga dengan seenaknya sendiri memotong gaji tiga orang Kepala Dusun [Kadus] yaitu Kadus I Rahman, Kadus 2 Jabaruddin dan M. Siri Kadus 3 sebesar Rp. 150.000,-/bulan dengan alasan untuk membayar gaji kadus 4, anehnya didalam RAB desa Sungai Bungo gaji Kadus 4 sudah dianggarkan dan ini telah berlangsung selama 4 tahun, "ujarnya
Sementara itu kepala desa Syamsawir ketika dihubungi media ini via hand phone selulernya mengatakan terkait gaji ke-12 aparat yang dipecat, uang telah ada di Bendahara, sudah bisa di ambil sebut kades lewat WA nya Senin [28/08]
Anehnya, ketika mereka mendatangi kantor desa Bendahara desa tidak pernah berada ditempat, dihubungi lewat hand phone pun gak diangkat, ini ada apa..? seakan-akan antara kepala desa dan bendaharanya ada kerjasama untuk menghindar.
Ditempat terpisah ketua umum LSM Peduli Aset dan Kedaulatan Bangsa Indonesi [PAKBI] Edi Oman mengatakan, Ini bukan saja melanggar aturan yang ada tetapi juga adanya dugaan pungli yang dilakukan kades Syamsawir, sebagai LSM Peduli kami tertantang untuk melaporkan hal ini ke Polres kampar," Pungkasnya . Deo febro
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan