Pasca Bentrokan
Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain
Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Perintahkan Tilang Taksi Online
Selasa 22 Agustus 2017, 06:51 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Zulkarnain menginstruksikan jajarannya di Pekanbaru untuk menilang mobil transportasi daring atau berbasis aplikasi online, karena jenis transportasi ini belum diizinkan beroperasi oleh dinas perhubungan setempat.
"Biasanya tilang itu karena tidak ada SIM atau STNK, tidak pakai sabuk pengaman. Tapi saya sudah koordinasikan tilang saja kalau masih jalan," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain di Pekanbaru, Senin, (21/08/2017)
Hal itu diungkapkannya pasca bentrokan antara pengendara angkutan daring dengan sopir taksi konvensional di Pekanbaru, Minggu kemarin,(20/08/2017), diduga karena keberatan para sopir taksi konvensional atas masih beroperasinya angkutan online.
Sementara, para pengemudi juga melakukan demo besar-besaran, tanpa anarkis, juru bicara demo menyatakan, bisa melakukan demo anarkis bila tuntutan tidak dikabulkan, dan mereka saat berdemo dilakukan secara tertib, meski membuat kemacetan di pusat Kota Pekanbaru. Selengkapnya, simak di video berikut.
Kapolda menyatakan prihatin terhadap kejadian yang menimbulkan korban luka dan beberapa kendaraan taksi yang hancur. Kapolda meminta kepada kedua pihak untuk tidak main hakim sendiri.
"Kalau memang dari dishub belum mengizinkan dan sudah disosialisasi belum boleh operasional, diharapkan juga kepada angkutan daring untuk mematuhi," ungkapnya.
Soal bentrokan, pihak kepolisian menurutnya tetap akan menegakkan hukum bagi pelaku dan korban dari kedua pihak. bagaimanapun, itu tetap tindak pidana penganiayaan dan akan dicari pelakunya, kata Kapolda.
Sebelumnya, pada Minggu kemarin terjadi bentrokan beruntun yang diawali dengan dikeroyoknya dua orang pengemudi mobil angkutan daring Go-Car oleh sejumlah sopir taksi konvensional. Para sopir juga memberhentikan pengemudi angkutan online sepeda motor, GoJek.
Selanjutnya, pada malam hari, ratusan pengendara Go-Jek mengamuk dengan sasaran sopir taksi konvensional di Simpang Mal SKA Pekanbaru. Ada sopir yang terluka dan sebagian berhasil lari, namun sejumlah mobil taksi itu hancur dan pecah kacanya diamuk para pengendara Gojek.
Republika/Antara
"Biasanya tilang itu karena tidak ada SIM atau STNK, tidak pakai sabuk pengaman. Tapi saya sudah koordinasikan tilang saja kalau masih jalan," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain di Pekanbaru, Senin, (21/08/2017)
Hal itu diungkapkannya pasca bentrokan antara pengendara angkutan daring dengan sopir taksi konvensional di Pekanbaru, Minggu kemarin,(20/08/2017), diduga karena keberatan para sopir taksi konvensional atas masih beroperasinya angkutan online.
Sementara, para pengemudi juga melakukan demo besar-besaran, tanpa anarkis, juru bicara demo menyatakan, bisa melakukan demo anarkis bila tuntutan tidak dikabulkan, dan mereka saat berdemo dilakukan secara tertib, meski membuat kemacetan di pusat Kota Pekanbaru. Selengkapnya, simak di video berikut.
Kapolda menyatakan prihatin terhadap kejadian yang menimbulkan korban luka dan beberapa kendaraan taksi yang hancur. Kapolda meminta kepada kedua pihak untuk tidak main hakim sendiri.
"Kalau memang dari dishub belum mengizinkan dan sudah disosialisasi belum boleh operasional, diharapkan juga kepada angkutan daring untuk mematuhi," ungkapnya.
Soal bentrokan, pihak kepolisian menurutnya tetap akan menegakkan hukum bagi pelaku dan korban dari kedua pihak. bagaimanapun, itu tetap tindak pidana penganiayaan dan akan dicari pelakunya, kata Kapolda.
Sebelumnya, pada Minggu kemarin terjadi bentrokan beruntun yang diawali dengan dikeroyoknya dua orang pengemudi mobil angkutan daring Go-Car oleh sejumlah sopir taksi konvensional. Para sopir juga memberhentikan pengemudi angkutan online sepeda motor, GoJek.
Selanjutnya, pada malam hari, ratusan pengendara Go-Jek mengamuk dengan sasaran sopir taksi konvensional di Simpang Mal SKA Pekanbaru. Ada sopir yang terluka dan sebagian berhasil lari, namun sejumlah mobil taksi itu hancur dan pecah kacanya diamuk para pengendara Gojek.
Republika/Antara
| Editor | : | Tis.rls |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham